
mamii......
Deg
jeritan histeris itu mengejutkan semua orang yang bedara di kamar Queen gadis kecil yang menjadi saksi ibunya meninggal.
" Queen... sayangnya daddy tenang ya , daddy disini sayang "
" daddy mami mana? , semalam Queen mimpi buruk daddy , Queen mau mami daddy " tanya Queen dengan air mata yang mengalir deras.
" mami sudah tidur sayang " ucap Scott parsons ayah Renata kakek Queen
" kenapa mami tidur kakek sekarangkan masih siang , Queen mau bertemu mami kek " tangis Queen dan berpari keluar
" mami... mami... mami... " panggil Queen berteriak.
" Queen sayang mami sudah tidur mami gak akan bangun lagi , biarin mami istirahat ya Queen kamu sayang mami kan? biarin mami tidur ya syg. " ucap jessy nenek Queen
seketika tubuh Queen bergetar mengingat kejadian semalam dan ambruk sontak membuat mereka panik dan pergi menuju Rumah Sakit.
" dokter gimana keadaan putri saya? " tanya Robert saat melihat dokter keluar ruang rawat.
" maaf apa terjadi sesuatu dengan nya hingga membuatnya trauma? " tanya dokter yang menangani Queen
" iya dok , anak saya melihat ibunya mengakhiri hidupnya sendiri " ucap Robert dengan mata yang sulit di artikan
" apa dia melihatnya secara langsung kejadiannya "
" saya rasa ia dok. karna tak jauh dari jenazah istri saya , anak saya sudah tak sadarkan diri. dan bangun dengan keadaan seperti ini "
" pak sebaiknya anak bapak di tangani secara khusus karna jiwa dan mentalnya terguncang hebat , apalagi ia melihat dengan mata kepalanya sendiri " saran dokter.
__ADS_1
" baik dok saya akan lakukan yang dokter sarankan "
benar saja ketika ia melihat Queen yang sudah terbangun dari tadi hanya melihat dengan tatapan kosong dengan air mata yang mengalir deras. bahkan ia tak menjawab pertanyaan dari siapapun bahkan keluarganya. semua orang menjadi panik dan bingung melihat Queen yang tidak merespon semua pertanyaan bahkan ketika dokter memberinya tusukan jarum kecil pada kaki gadis itu namun ia tak merasakan sakit sekalipun. tubuhnya baik baik saja tapi jiwa dan mentalnya mengalami hal yang sangat luar biasa sakit. semenjak kejadian itu Queen menempati kamar ibunya yang tertutup ketika ibunya di katakan tak bisa terkena matahari.
Queen mengunci dirinya di kamar itu dengan kegelapan. sampai ketika jessy yang tak bisa menerima kenyataan putrinya Renata sudah tiada membuatnya sakit sakitan dan pergi meninggalkan mereka juga. dan menambah trauma pesikis mental dan jiwa Queen.
perlahan lahan Queen membaik dengan penanganan dokter specialis yang sangat profesional dengan bantuan keluarganya. sampai Queen menyetujui pernikahan Robert dan Renika.
Queen menjadi gadis yang ceria seperti dahulu karna ia melupakan masa lalu dan traumanya dengan penanganan khusus melalui hipnotis terapi. ia sangat di sayangi dan di lindungi karna tak mau terjadi apa apa dengan Queen keluarga sepakat untuk merahasiakan semuanya tentang kematian ibunya. yang ia tahu bahwa ibunya kembar dan kembaran ibunya meninggal karna kecelakaan.
flashback :
Saat mereka semua menunggu Queen di depan pintu kamar gadis itu. semua orang sangat cemas karna sejak tadi Queen tidak memberi respon ataupun menunjukan dirinya. mendobrak pintu juga tidak mungkin karna pintunya sangat kuat kalau di dobrak harus menggunakan alat.
Ketika mereka semua sedang duduk diam dengan wajah sangat lelah. tiba tiba saja pintu terbuka dan menampakan gadis yang dari tadi di tunggu , dengan langkah cepat mommy memeluk tubuh ramping putrinya dan menangis sesegukan.
ceklek
" Queen apa yang terjadi? " ucap sella
para ayah masih saja menatap dengan intens wajah gadis itu. terutama Robert yang mengetahui seperti apa putrinya itu menatap dengan sendu dan khawatir jika Queen kembali trauma.
Rafka hanya diam melihat semuanya ia khawatir tapi ia tidak tau harus berbuat apa , apalagi ketika menyadari hubungan dirinya dan Queen yang memang tidak terlalu baik karna ucapan nya yang mengatakan bahwa pernikahan mereka hanya di atas kertas dan selalu mengacuhkan gadis cantik itu.
sedangkan Queen hanya diam membisu sambil menatap wajah ke empat wajah orangtuanya dengan bergantian.
" emangnya Queen kenapa mommy? " ucapnya berpura pura.
sontak membuat mereka bingung dan heran apalagi melihat wajah Queen yang tampak biasa saja. tanpa adanya kesedihan ataupun traumanya. dengan saling pandang para orangtua paruh baya hanya menatap wajah gadis yang di depannya.
" mak... maksud mommy kamu kenapa sayang , apa kamu baik baik saja? soalnya dari tadi kamu tidak merespon saat kami mengetuk pintu kamar kamu " ucap Renika terbata bata
__ADS_1
" oh maaf mom , tadi Queen mandi karna kehujanan saat pulang , mobil Queen mogok di jalan jadi Queen harus memperbaikinya sendiri " ucapnya bohong dengan cengiran
" oh gitu sayang syukurlah kalau gitu , tapi kenapa gak manggil pak sastro atau kang amad bengkel sayang " ucap Robert mengelus rambut putrinya.
" Queen bisa sendiri daddy , jadi kenapa harus merepotkan orang lain " ucapnya ucapnya tersenyum manis.
" ya sudah apa kamu uda makan? " ucap mama sella
" belum ma , tadi Queen langsung pulang saat dari makam mami Renata " ucap Queen senyum manis
" kamu dari makam mami Renata syg? kenapa gak bilang kan bisa pergi sama mommy " ucap Renika yang terkejut dengar perkataan Queen.
" aku pikir mommy sudah pergi karna hari ini adalah hari peringatan mami Renata aku kira mommy ingat "
" mommy ingat sayang tapi mommy mengirim do'a di panti asuhan saja. maaf ya mommy tidak tau kalau kamu mau pergi ziarah " ucap Renika
" kamu kenal mami Renata Queen? " tanya Rafka yang bingung dengan pembicaraan mereka semua.
" kenal lah baby , mami Renata itu kembaran mommy yang meninggal karna kecelakaan 10 tahun yang lalu "
dan mereka semua mengangguk kan kepalanya tanda setuju mengerti. tapi tidak dengan Robert yang paham betul bahwa ada yang di sembunyikan oleh Queen walau mereka semua tidak menyadari sikap aneh Queen yang tidak terlihat. Robert paham betul bila Queen memiliki hal yang dia sembunyikan apapun itu. dia selalu paham dengan perubahan putrinya.
" yasudah kamu makan gih sana uda jam 02.00 Wib " ucap mama sella.
" makan roti saja ma kalau makan nasi nanti aku gendut , kalau aku gendut suami aku nanti bisa lari dan meninggalkan aku " ucap Queen bercanda membuat mereka semua tertawa.
" kalau Rafka pergi dari kamu nanti biar papa yang akan mengurung dirinya untuk kamu nak " ucap Sean tertawa.
akhirnya mereka tertawa setelah melalui hal yang sangat di takuti namun tidak terjadi. ternyata gadis itu baik baik saja syukurlah ucap mereka dalam hati. karna sudah larut para orangtua akhirnya memutuskan untuk menginap di rumah anak mereka. kalau pulang pasti tidak mungkin karna perjalanan malam akan sangat berbahaya.
❤❤❤
__ADS_1
happy reading's kakak semuanya 😊😊😊