
Rafka telah sampai di depan sebuah gedung kawasan elit yang amat mewah dimana terdapat gedung yang ia ketahui tempatnya. sebuah club ternama yang sangat populer tempat berkumpulnya orang orang yang mincintai suara keras dentuman dari alunan musik dj atau tempat untuk membuang penat dari ribetnya pekerjaan.
dirinya langsung datang saat Tania memberitahukan tempat berkumpulnya Queen dan sahabat yang lainnya.
Rafka : lo dimana Tan? gue uda sampai ini.
Tania : masuk aja ke dalam kita uda pada kumpul semua ini.
Rafka : Queen di dalamkan?
Tania : iya uda cepetan.
Rafka : oke.
Queen dan yang lainnya sedang berkumpul di sebuah meja yang telah di sediakan oleh Farel. saat mereka sedang asik mengobrol Queen di kejutkan dengan kedatangan Rafka.
" hai Raf lo disini " sapa Farel
" aku merindukan milikku " ucap Rafka memperhatikan Queen sementara Queen hanya memutar malas kedua matanya
" sayang kamu disini , aku ingin bicara dengan kamu berdua mau kan? " ucap Rafka tepat di telinga Queen
" ada apa? , nanti saja aku sedang ingin duduk disini "
__ADS_1
" sebentar saja ini tentang kita sayang , pliss " ucap Rafka dengan sendu
" bisa kita bicarakan masalah kita nanti di rumah? " elak Queen
" apa aku membuat suatu kesalahan sampai kamh marah seperti ini padaku? " tanya Rafka bingung
" pikirkan baik baik , ingat apa yang kamu lakukan sampai aku seperti ini "
" sayang aku bukan cenayang yang tau segala rahasia hidup seseorang " ucap Rafka bingung
" jangan ganggu aku sementara ini bisa , aku ingin menikmati suasana disini "
" sumpah yang aku gak bisa dengan keadaan kita seperti , katakan kalau aku salah jangan diamkan aku dengan segala kesalahanku yang tidak ku ketahui " ucap Rafka memelas
" maksud kamu apa sih sayang jangan main kode kodean? aku gak akan pernah paham maksud kamu "
Queen hanya mengedikan kedua bahunya dengan acuh.
" perempuan memang makhluk teribet di dunia , sabar kalau memang bisa , tinggalkan kalau lo gak sanggup menjalaninya " ucap Farel saat melihat sahabatnya yang amat frustasi karna permasalahannya yang belum usai.
" meninggalkan Queen adalah yang gak pernah akan aku lakukan Rel , itu sama aja lo nyuruh gue bunuh diri " ucap Rafka tertawa sumbang.
" apapun masalah lo , gue yakin lo pasti bisa melewati badai di dalam rumah tangga lo dan menggantinya dengan pelangi "
__ADS_1
" ucapan lo sok bijak nyet " ejek Tania
" hama virus tolong diam , ini masalah kelaki lakian kami " ucapnya
" cih menjijikan "
" Rel ayo kita berdansa " ajak Angel
" belum minat Ngel "
" gak asik lo , ngapain datang kalau lo gak menikmatinya , ayo Raf sini gabung saam gue "
Cih
" kalian curhat di tempat seperti ini , yang benar aja gak bermanfaat " ucap Tania
" sok tau lo tung "
Queen sedang menikmati alunan musik dj yang dapat mengalihkan pikirannya sementara dari permasalahan rumah tangganya bersama Rafka. saat dirinya sedang asik menggoyangkan tubuhnya tiba tiba ada seseorang yang mendekatinya dan mencoba untuk mengajaknya berjoget dengannya dengan sangat vulgar hingga membuat dirinya terganggu dan tidak nyaman sampai suara hantaman seseorang membuatnya terkejut.
β€β€β€
kakak maaf lama up nya. saya baru selesai pindah rumah jadi baru selesai beres beres sebenarnya masih capek tapi saya bela belain untuk up karna uda pada ke carian. π
__ADS_1
selamat membaca semuanyaππ