Karna Takdir

Karna Takdir
candu


__ADS_3

Queen memasuki kamar nya setelah para sahabatnya pamit untuk pulang. tanpa babibu Queen langsung menaiki tangga meninggalkan Rafka di depan pintu dengan keheranan karna sikap acuh Queen.


" yang kok aku di tinggal sih " protes Rafka


" aku mau mandi yang uda gerah kali ini "


" mandi bareng yang " ucap Rafka berlari mengejar Queen


" enggak ya yang aku capek kamu mandi di kamar sebelah sana "


" enggak mau , pokok nya aku mau mandi bareng kamu "


" yang plis aku mau mandi sendiri , kamu mandi sendiri sana "


mendengar penolakan Queen , Rafka hanya merucutkan bibirnya tanda ia ngambek.


" kenapa bibir nya di majuin gitu sih bikin gemas tau liatnya " ucap Queen mencubit pipi Rafka


" enggak apa apa "


" kenapa hmm , kamu mau mandi bareng? "


melihat kediaman Rafka Queen langsung mengalah dan mengajak suaminya untuk mandi bareng


" yauda yuk kita mandi bareng , tapi ingat HANYA MANDI GAK LEBIH "


mendengar ucapan sang istri Rafka langsung tersenyum merekah dengan mata berbinar seperti anak kecil yang telah mendapatkan mainan yang di sukai.


***


setelah mandi Queen langsung berganti pakaian dan mengambil beberapa mata pelajaran untuk besok , menyiapkan segala urusan sekolah baik milik Queen maupun Rafka.


" yang buku kamu uda di susun belum? " tanya Queen


" uda kok , tidur yuk yang "


" bentar yang , aku masih ada sedikit pelajaran yang harus aku selesaikan "


" kamu kok rajin banget sih yang belajarnya , kamu kan uda pintar dan dapat beasiswa " ucap Rafka heran


" justru itu yang , aku harus rajin belajar agar tetap mendapatkan beasiswa sampai aku tamat dari sekolah "


" kenapa kamu tetap harus mendapat beasiswa sih yang? daddy kamu kan orang kaya? " tanya Rafka bingung

__ADS_1


" justru itu yang , aku dapat beasiswa agar uang sekolah aku bisa bantu teman teman yang lain yang tidak dapat bayar uang sekolah , dan aku juga ingin belajar di luar negri khususnya di universitas Harvard atau Oxford " ucap Queen


deg


jantung Rafka langsung berdetak hebat saat mendengar penuturan Queen yang ingin kuliah di luar negri.


" kok jauh jauh sih yang kuliah disini aja bareng aku , emang kamu tega ninggalin aku disini " ucap Rafka lirih


Queen menatap Rafka yang wajahnya sudah sangat masam karna ucapanya yang akan melanjutkan kuliah di luar negri.


" ada alasan kenapa aku ingin belajar di luar negri yang , awalnya aku gak ingin tapi melihatmu tidak dapat membalas perasaanku padamu membuatku yakin bahwa dengan kepergianku nanti kamu dapat merasakan betapa berharganya aku di sisimu , walau kecil harapanku " ucap Queen dalam hati.


" hei , kita masih bisa berkomunikasi kan jaman uda modern yang , dan kamu juga bisa susulin aku atau aku yang pulang ke indonesia kita hanya pisah sementara " ucap Queen tersenyum meyakinkan Rafka


melihat betapa gigihnya Queen ingin melanjutkan study nya di luar negri membuat Rafka tidap dapat mencegah atau mematahkan cita cita istrinya.


" kalau ini memang uda keputusan final kamu aku bisa apa yang , aku hanya bisa mendukung setiap keinginan dan cita cita kamu " ucap Rafka mengelus pipi Queen dan mencium kening nya.


" yang "


" iya , kenapa sayang "


" aku menginginkan nya " ucap Rafka


" kamu mengi.. "


" gapapa kan yang , boleh ya malam ini " ucap Rafka meminta izin


" gak ku izinkan pun kamu akan tetap minta yang , yauda kamu kunci pintu dulu biar beresi buku buku ini " ucap Queen pasrah


setelah Rafka mengunci pintu dirinya langsung menuju Queen dan memeluk nya dari belakang serta membenamkan wajahnya di celuruk leher Queen memberikan ciuman ciuman kecil mendapat respon baik Rafka langsung memutar tubuh Queen dan mencium sekilas bibir Queen menikmati bibir manis kesukaan nya yang selama ini menjadi candu untuknya.


" kamu siapkan yang " tanya Rafka dan di anggukin Queen


Rafka kembali menciumi bibir Queen dan perlahan ciuman itu menjadi lumatan yang sangat panas dan menuntut perlahan Rafka membawa Queen menuju ranjang tanpa melepas ciuaman mereka. merebahkan tubuh Queen perlahan tangan Rafka tidak tinggal diam tanganya berusaha untuk membuka kancing piayama Queen dan melepaskan nya , ciuman itu perlahan pindah ke leher meninggalkan tanda kepemilikan hingga membuat Queen mendesah nikmat dengan perlakuan Rafka yang lembut.


" ahh "


mendegar desahan Queen membuat Rafka kembali bersemangat untuk memanjakan istrinya


" ahh "


" aaahhh "

__ADS_1


desahan Queen terus keluar menikmati sentuhan yang di berikan Rafka


" sayang aku mulai ya " ucap Rafka memberi peringatan dan di anggukin Queen tanda setuju


setelah selesai melakukan hubungan panas nya Rafka menutupi tubuh Queen dan dirinya yang tak memakai sehelai benang pun karna Queen sudah terlelap kehabisan tenaga karna aktivitas mereka.


" makasih sayang untuk semua nya aku benar benar kecanduan denganmu , dan semoga kamu bisa mengubah keinginan kamu untuk study keluar negri aku mencintai mu " ucap Rafka dalam hati dan mencium bibir Queen sekilas


" kamu canduku dan ku harap ini tidak hanya nafsu tapi cinta yang sekarang dapat ku rasakan walau perlahan , tunggu aku yang " ucap nya membawa Queen kedalam pelukannya


***


Matahari mulai menunjukan sinarnya yang hangat. membuat Queen sedikit terusik karna menyilaukan mata nya. hingga membuatnya melenguh dan membuka matanya secara perlahan tapi ada yang aneh saat dirinya mulai meraba raba daerah sampingnya yang tidak menunjukan seseorang di sampingnya secara sepontan membuatnya kaget melebarkan matanya dan bangkit melihat daerah sekitar.


" jam 7 aku telat sekolah , dan dimana Rafka kenapa dirinya tidak membangunkan aku " ucap nya dalam hati dan langsung bangkit menuju kamar mandi.


setelah selesai berpakaian Queen langsung berlari keluar rumah menuju garasi mobil untuk berangkat sekolah. di ruang teras Queen berpapasan dengan bi ana yang baru selesai menyiram bunga


" loh nona uda bangun? , uda serapan non? " tanya bi ana


" nanti aja bi serapan nya , Rafka uda pigi ya bi? "


" uda non "


" yauda kalau gitu aku berangkat ya bi "


" tapi non , "


ucapan bi ana terputus karna Queen langsung pergi meninggalkan rumah dengan terburu buru.


" awas aja kamu yang , aku bakal buat perhitungan sama aku karna gak banguni aku " ucap Queen kesal


" lagian karna ulah kamu juga aku telat bangun " dumel Queen di dalam mobil


Sesampainya di depan sekolah gerbang sudah di tutup namun memperlihatkan siswa dan siswi sedang berkumpul seperti ada informasi yang sedang di bicarakan oleh kepala sekolah. melihat itupun Queen langsung mengklakson mobil nya agar di buka kan gerbang sekolah oleh satpam.


tin...


tin...


tinn...


❤❤❤

__ADS_1


selamat membaca kakak 😊😊


jangan lupa Like dan Komen ya 😊😊


__ADS_2