Karna Takdir

Karna Takdir
perkenalan 2..


__ADS_3

" hai boleh kita gabung bareng disini sama sama " ucap salah satu lelaki itu


Queen menatap mereka satu persatu dengan intens dan berpikir sejenak dengan ajakan mereka untuk gabung walau sebenarnya ia malas tapi kalau hanya untuk sekedar teman ngobrol mungkin bisa lagian dia juga merasa sangat sepi sendirian walau berada di keramaian.


" hhm boleh " ucap Queen dengan menyunggingkan bibirnya tipis


" gue Gibran dan mereka teman gue , Alfin dan Dimas " ucap Gibran dan mereka saling mengulurkan tangannya


" gue Key " ucap Queen.


karna ia di kenal dengan sebutan disjoki Key di club kecuali Alex yang tetap memanggilnya Queen.


" oh iya kita boleh duduk disini kan " ucap Dimas


dan diangguki oleh Key


" lo kok sendirian aja , teman teman lo mana? atau lo memang sendiri disini " ucap Gibran


" mereka lagi gak datang , sibuk mungkin " balas Queen


" lo mau minum apa ? " ucap Alfin


" gak makasih , gue minum air mineral aja " senyum tipis Queen


" lo main dengan sangat bagus , gue suka saat lo tampil musik lo keren keren semua " ucap Gibran dan di setujui oleh Alfin dan Dimas

__ADS_1


saat mereka lagi berbincang bincang tanpa mereka sadari sudah ada seseorang yang memperhatikan mereka. saat ia ingin bergabung ternyata teman teman nya sudah mengajaknya untuk pulang , dan akjirnya ia mwmilih untuk pulang bersama teman teman nya.


waktu sudah menujukkan pukul 02.20 Wib. Queen memutuskan untuk pulang ke rumah takut kalau nanti Rafka mencari dirinya. karna ia pergi tanpa pamit. pamit pun Rafka tak perduli dengan dirinya. laki laki itu mungkin hanya menganggap dirinya sebagai beban. andai saja ia mengatakan pada Queen sebelum menikah bahwa dirinya tidak setuju dengan perjodohan ini mungkin ia tidak akan memaksa Rafka untuk menikah dengan dirinya dan menerima perjodohan ini kalau hanya akan membuat mereka sama sama tersakiti.


" maaf ya gue harus pulang sekarang " besok ada yang harus ku urus pagi pagi ucap Queen


" loh kok cepat banget baru juga jam 02.20 Wib Key " ucap Gibran


" bentar lagi lah kita ngobrol aja dulu Key " kata Dimas


" kapan kapan lagi ya " senyum tipis Queen sambil berdiri dari tempat duduknya.


" yauda deh, kita juga gak bisa maksa besok lo datang lagi kan " tanya Alfin


" gue gak janji ya " jawab Queen pamit pulang.


Tiba di rumah Queen melihat lampu sudah di matikan semua ia masuk ke dalam rumah dengan cara pelan pelan. ini rumahnya tapi ia masuk seperti maling. saat Queen sampai di kamar ia langsung membersihkan dirinya dan merebahkan dirinya di ranjang king size miliknya dalam sekejap dirinya sudah terlelap ke dalam alam mimpi.


Pukul 05.00 Wib Queen bangun ia langsung membersihkan dirinya dan melakukan kewajiban nya sebagai seorang muslim setelah selesai ia langsung turun ke bawah menuju dapur membuat sarapan untuk dirinya dan Rafka , walau Rafka mengatakan untuk mengurus diri mereka masing masing tapi Queen bukan orang yang tegaan hingga tidak memperdulikan Rafka sebagai suaminya. walau hanya membuatkan serapan pagi setidaknya ia melakukan tugas seorang istri.


setelah nasi gorengnya jadi ia langsung membaginya menjadi dua piring satu untuk dirinya dan satu untuk Rafka dan menyiapkan dua gelas susu untuk mereka berdua. di rasanya cukup ia langsung naik ke atas menuju kamarnya untuk mengganti baju sekolah dan memanggil Rafka bahwa serapan telah jadi.


tok.. tok.. tok..


" Rafka lo da bangun kan? " ucap Queen di depan pintu

__ADS_1


" iya bentar " ucap Rafka di balik pintu.


Ceklek


" ada apa ? " kata Rafka


" serapan pagi uda selesai , gue tunggu di bawah " ucap Queen


" hmm " jawab datar Rafka


Di meja makan Rafka dan Queen serapan pagi bersama dalam keheningan , saat sudah selesai Queen langsung membawa piring kotor untuk segera di cuci. setelah selesai dirinya langsung mengambil tas dan kunci mobil nya. baru mau melangkah kan kakinya Queen di panggil Rafka.


" Queen tunggu " panggil Rafka


" ada apa Rafka lo mau ngajak gue berangkat bareng " ucap Queen dengan senyum manis


" jangan ge'er lo , gue cuma mau bilang nanti siang ada bibi ana dan pak totok yang datang ke rumah mereka asisten rumah tangga yang di pilih mama untuk rumah kita , jadi nanti setelah pulang sekolah lo langsung pulang ya temui mereka , gue masih ada urusan jadi pulang terlambat " ucap Rafka


" oke " singkat Queen


" gue belum selesai ngomong , gak sabaran " ucap Rafka kesal.


" apa lagi si hubby Rafka " ucap Queen agar Rafka tambah kesal.


" ckk... gak ada " pergi mendahului Queen.

__ADS_1


Queen hanya mengangkat kedua bahunya dan keluar rumah serta mengunci pintu dan berangkat ke sekolah menggunakan mobil kesayangannya.


__ADS_2