Karna Takdir

Karna Takdir
senyuman itu..


__ADS_3

Di kantin queen sedang menikmati makanannya bersama dengan tania, angel, kevin, dan bima mengingat semalam sore daddy dan mommynya pigi ke luar kota untuk urusan bisnis dan ia tidak berselera untuk makan sendirian.


" queen farel mana kok tumben lo gak sama dia biasanya juga kalian selalu datang bersama " ucap bima yang melihat sahabat eror nya itu tidak kelihatan.


" mana gue tau tadi pagi kan gue datang lebih awal karna gak serapan pagi" ucap queen sambil mengunyah sarapannya. setelah mengucapkan kaliamat itu terdengar suara yang baru di tanyakan orangnya.


" hai the kampret " ucap farel dengan menunjukan deretan gigi putihnya.


" panjang umur, baru di tanyain tu sama bima kangen mungkin dia " ucap kevin di barengi ketawa meledeknya.


" is najis gue sama bima lebih baik kalau angel yang kangen sama gue bakal berbunga bunga hati gue " ucap farel dengan mengedipkan sebelah matanya pada angel. sementara yang angel jijik mendengar kalimat yang di lontarkan farel untuk dirinya.


farel menarik sendok di tangan queen dan memasukan sesuap nasi goreng milik gadis cantik itu dan queen merasa biasa aja karna dari kecil mereka memang sering makan 1 piring bahkan 1 sendok juga tanpa protes. dan sahabatnya yang lain uda biasa melihat pemandangan itu yang awalnya mereka kaget dan merasa jijik dan jorok dengan tingkah mereka berdua.


rafka datang dengan wajah datar dan dingin dengan sedikit kesal karna ia melakukan tugas osis sendiri tanpa di bantu wakil osisnya queenkey owenna. dan queen yang melihat laki laki idamannya itu datang mencoba untuk menggoda lelaki dingin itu.

__ADS_1


" eh my hero gue uda datang" ucapnya sambil mengedipkan sebelah matanya. dan di tatap kesal oleh rafka.


" queen lo besok bantu gue ya kita ada rapat untuk menyiapkan acara pensi " ucap rafka dengn datar.


" iya my hero nanti aku bantui sampai selesai sampai ke masa depan kita " ucap queen dengan senyuman manisnya.


" ckk.. lo bisa gak sih serius sedikit queen? " ucap rafka dengan rasa jengkelnya yang melihat gadis itu hanya bercanda dengan dirinya.


" masih pagi raf wajahnya jangan di tegang gitulah gak enak di lihat " tegur rosa dan hanya di balas dengan anggukan dan sedikit senyuman yang tidak ia sadari bahwa queen melihat senyumannya.dan tanpa queen menyadari arti dari senyuman lelaki itu dan di tujukan untuk siapa. rafka langsung memesan minuman saat di rasa lelah dan tenggorokan nya terasa sangat haus.


" gue uda makan tadi pagi di rumah " ucapnya sambil menyeruput minumannya. dan di balas dengan ber oh riah. oleh sahabatnya.


" gue di luan ya mau ke toilet " ucap queen dan pergi begitu saja tanpa menunggu respon dari para sahabatnya.


***

__ADS_1


Setelah sampai rumah queen yang melihat mobil sang daddy berlari dengan sedikit berteriak menanggil laki laki paruh baya itu.


" daddy i miss you " ucapnya sambil memeluk tubuh kekar laki laki pria paruh baya itu. dan di balas oleh daddynya dengan senang hati padahal ia hanya meninggalkan putrinya hanya 1 malam saja tapi ia sudah amat sangat merindukan princessnya.


setelah selesai bermanja dan bercanda dengan daddy dan mommy nya queen memasuki kamarnya dan mengganti pakaiannya. ia teringat akan senyum tampan lelaki pujaannya rafka yang tak sengaja ia lihat walau sebentar tapi sudah berhasil membuatnya senyum senyum sendiri. queenkey memang menyukai dan bahkan mencintai lelaki tampan itu saat mereka di ospek waktu masuk ke sekolah dimana rafka yang tidak banyak bicara membantunya dalam melakukan tugas yang di berikan oleh kakak senior mengingat mereka dalam satu tim dimana terdapat queen, tania, angel, kevin dan rafka. sedangkan farel berada di satu tim bersama rosa dan bima sehingga membuat mereka dekat dan menjadi sahabat. tanpa ia sadari ada sepasang mata yang memperhatikan dirinya sejak tadi yang senyum senyum sendirian ya lelaki paruh baya itu memperhatikannya dari depan pintu kamar hingga membuat daddy robert berdehem karna tidak di perhatikan oleh putri nya.


" ehem.. sepertinya sedang ada yang kasmaran dari tadi senyum semyum sendiri " ucap daddy robert dengan sedikit menggoda putrinya.


" daddy sejak kapan daddy berada di kamar queen? " tanya nya dengan malu sambil menutup wajahnya pipinya sedikit merona malu karna daddy nya berhasil menggoda dirinya.


" daddy ingin tau kenapa princessnya daddy dari tadi senyum senyum sendiri, apa benar karna kasmaran. lelaki mana sih yang sudah menaklukan hati princess daddy yang cantik ini " ucap robert pada putrinya.


" ih daddy , queen kan malu " ucapnya dengan menutup wajahnya.


" jangan malu queen , biasanya juga sering malu maluin daddy " ucap robert dengan sedikit bercanda dan tertawa. sampai membuat wajah queen berubah cemberut.

__ADS_1


๐Ÿ’žawal mula mereka๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š


__ADS_2