
Sampai di sekolah Internasional Hight School Queen bersama para sahabat sedang berkumpul di dalam kelas. dirinya yang enggan menuju kantin males untuk melihat Rafka dan Rosa bersama mengingat Farel yang memberitahu siapa saja yang sudah berada di kantin.
" lo kok tumben Queen gak ke kantin? " tanya Angel
" males gue ngel , uda kenyang lihat nya "
" maksud lo kenyang liat apa? "
" liat semuanya "
Angel hanya mengangkat kedua bahunya tak paham maksud sahabatnya.
" lo kenapa sini cerita sama kita " ucap Tania mendekati sshabatnya.
" gue gapapa kok 😊 "
" lo yakin , kok gue ngerasa lo nyrmbunyiin sesuatu sama kita " ucap Angel menatap Queen dengan intens
" iya loh my girls gue gapapa kok " cengiran Queen tersenyum palsu
" kita tau lo bohong sama kita , kita memang berteman baru dua tahun ini tapi kita tau kok kapan lo bohong kapan lo jujur , apa lagi liat wajahmu yang ada masalah , kita sih gak maksa lo buat cerita sekarang tapi nnti kalau lo mau cerita kita siap kok dengerin keluh kesahmu " ucap Angel memegang tangan Queen dengan senyum terbaiknya.
" makasih ya kalian uda mau care sama gue , gue gak tau kalau gak ada kalian di hidupku " ucap Queen dengan mata berkaca kaca
" aduh uda ya , kok kalian jadi lebay gini sih " ucap Tania malas .
hingga membuat mereka bertiga tertawa senang.
mungkin benar , orang lain yang bukan sedarah denganmu yang paling dekat dan berarti adalah sahabatmu , yang setia menemanimu dalam suka maupun duka yang paling mengerti lukamu sebelum dirimu bicara.
setelah bel pulang berbunyi seluruh murid bersiap siap untuk kembali ke rumah masing masing. seorang gadis sibuk merapikan alat tulisnya dan meninggalkan sekolah. berpamitan pada sahabat sahabatnya.
" gue di luan ya semua " ucap pamit Queen
__ADS_1
" tumben cepat banget lo Queen , biasanya juga ngumpul bareng sama kita " ucap Farel.
" iya kumpul sebentar yok Queen " ucap Tania dan Angel berbarengan
" maaf ya gue gak bisa hari ini , lain kali ya " bujuk Queen dengan senyum terbaiknya
" yaudalah kalau gini kita gak bisa maksalah " ucap Tania
" bye my girls ku , bye boy " pamit Queen
***
Sampai di rumah Queen bersiap siap memasak untuk Rafka mencoba menarik perhatian suaminya mencoba menjadi istri yanh baik walau di rumah itu sudah ada ART nya tapi tetap dirinya kekeh untuk memasak.
" ternyata berguna juga gue belajar masak dari mommy , gak sia sia emang ilmu nya " ucap Queen bangga dengan hasil masakannya.
" non pandai masak ya, masakannya enak pisan euy " ucap si bibi
" iya atu non , non anak orang kaya tapi bisa masak jarang loh non ada kayak non ini "
" udalah bi jangan di puji puji nnti aku terbang " ucap Queen bercanda
Queen dan bibi tertawa bersama , walau baru kenal tapi Queen tidak pernah memperlakukan ART nya beda, malah dirinya membuat bibi dan pak sastro seperti keluarga bahkan Queen sering bercerita dengan ART nya mengenai kehidupan masing masing untuk saling mengenal lebih dekat lagi.
" chat Rafka lah ngajak makan bareng dia , biar lebih dekat lagi " ucap Queen dalam hati.
Queen
Raf lo dimana? uda makan?
hubby ❤
gue lagi ada urusan , uda kok tadi di cafe kenapa?
__ADS_1
Queen
ya gue kira lo belum makan , gue uda masak makan siang ini 😔
hubby ❤
lo gak bilang , lain kali gak usah masak nyapek nyapek' in kamu aja
Queen
ya gapapa baby , kan mau jadi istri yang baik 😉
hubby ❤
terserah lo Queen , gue lagi sibuk ni , nanti lagi ya
Queen
jam berapa kamu balik baby?
hubby ❤
gak tau ini masih sibuk
Queen
yaudalah semangat ya 😘
Rafka hanya membaca tanpa membalasnya dengan menyunggingkan bibirnya , tersenyum tipis
Sementara Queen sedikit kecewa karna usahanya gagal untuk makan siang bareng suami nya padahal dirinya uda capek capek memasak dan pulang terburu buru hanya untuk sampai lebih awal ke rumah mempersiapkan semuanya.
" mungkin urusannya penting , positif aja Queen , jangan gegabah mengambil keputusan " ucapnya dalam hati
__ADS_1