
Bel tanda waktu sekolah telah berakhir sudah berbunyi membuat seluruh siswa dan siswi yang telah lelah untuk belajar dapat meregangkan otot otot mereka. terutama untuk kelas Queen IPS A1 yang di mata pelajaran terakhirnya adalah seorang guru kiler yang amat membuat kelas tegang karna habis mendapat ujian ulangan mendadak.
" akhirnya keluar juga tu guru kiler " ucap Tania mendesah lega
" liat muka nya tadi benar benar kayak liat singa mau nerkam mangsanya " ucap Farel bergidik ngeri
" kita keluar yok malam ini bosen gue di rumah " ajak Angel menatap satu persatu sahabatnya
" gue juga uda lama gak ke club , kangen gue " ucap Queen menatap sahabatnya
" emang lo bisa keluar? apa gak di larang Rafka? " tanya Farel
" soal itu gue juga gak tau " jawab pasrah Queen
" apa dia enggak tau tentang hobby lo ini Queen? " tanya Angel
" enggak , dia gak pernah nanyak dan gue gak pernah bilang ke dia " jawab cengir kuda Queen
" dasar lo " sewot Tania
" yauda yuk pulang siap siap , nanti kita ngobrol lewat grop aja " ucap Queen bersiap meninggalkan kelasnya
" grop gak waras " tawa Tania dan Angel
sontak membuat Queen dan Farel ikut tertawa karna memang betul , yang di bahas di dalam grop itu memang non faedah ataupun tidak bermanfaat sama sekali tapi cukup menghibur karna candaan mereka. hingga membuat mereka tertawa karna lucu bila membahas grop mereka. sampai seseorang menyela membuat mereka berhenti untuk tertawa.
" senang banget kayaknya sampai membuat tawa kalian pecah gitu " ucap Rafka datar.
Queen , Farel , Angel dan Tania menoleh ke arah sumber suara yang membuat mereka diam seketika. dan melihat ternyata laki laki tampan namun dingin itu telah menjemput miliknya yang berharga katanya .
" sejak kapan lo datang? " senyum Queen ramah.
" barusan , gue tunggui di parkiran gak datang datang ternyata lagi bahas sesuatu yang menyenangkan disini " acuh Rafka menatap mata Queen
" LEBAY " ucap Queen dan yang lain bersamaan dan membuat mereka semua tertawa.
" pulang yuk , uda hampir sore ini " ajak Rafka dan di anggukin Queen setuju.
__ADS_1
" sampai nanti friends " pamit Queen pada sahabatnya
Queen dan Rafka berjalan bergandengan tangan ke tempat parkiran sekolah menuju mobil nya.
" yang lain pada kemana yang , kok tumben gak sama kamu? " tanya Queen tak melihat kedua sahabatnya Kevin dan Bima di parkiran
" mereka uda pada balik di luan , habis nya kamu lama sih " jawab Rafka santai membuka pintu mobil untuk Queen.
" maaf yang " ucap Queen dengan cengiran
***
Di kamar Queen terus mencoba mencari cara untuk meminta izin sama suaminya Rafka agar bisa kumpul dengan sahabat sahabatnya di club milik kakak Farel. mengingat sahabatnya yang sedang menuju ke club.
" semangat Queen lo harus bisa " ucap Queen dalam hati menyemangati dirinya.
Queen menuju ke ruang kerja Rafka karna tadi suaminya bilang ada sedikit pekerjaan dari papanya yang harus di selesaikan segera untuk meeting besok.
tok... tok... tok...
" masuk " suara dari dalam
Rafka yang melihat Queen bersikap manis dan berbeda sangat mengerti pasti ada maksud lain yang akan di minta istrinya.
" hhm.. " jawab Rafka melirik sekilas istrinya.
" sayang , aku minta izin ya ngumpul sama yang lain " ucap Queen meraih wajah suaminya.
" mau kemana hhmm "
" mm... sebenarnya aku uda janjian sama Farel , Angel dan Tania untuk ngumpul malam ini "
" ngumpul dimana sayang? " tanya Rafka sambil membawa Queen duduk di atas meja kerjanya
" di it.. itu di.. club " jawab Queen memelankan suaranya namun masih bisa di dengar Rafka.
Rafka langsung diam membulatkan matanya dan menatap istrinya menyelidik meminta penjelasan.
__ADS_1
" se.. seb.. sebenarnya aku punya hobby bermain menjadi Dj di club milik kakak Farel uda lama , tapi kamu tenang aja. aku gak macam macam kok habis selesai bermain Dj aku langsung pulang dan pastinya di jaga ketat oleh kak Alex dan Farel disana " ucap nya takut takut
" uda lama hobby kamu itu? "
" semenjak aku kecil tapi aku ke club semenjak umur 16 tahun , bolehkan? " ucap Queen melirik takut suaminya
" gak kamu gak boleh pigi " ucap Rafka datar
" tapi aku uda janjian sama yang lain , janji aku gak lama kok pulang nya " ucap Queen memelas
Rafka langsung tersenyum penuh arti setelah berpikir beberapa saat.
" kamu boleh pigi kok sayang " ucap Rafka memiringkan wajahnya.
" benarkah? " ucap Queen berbinar senang.
" tapi ada syaratnya " ucap Rafka penuh arti
" apa syaratnya " tanya Queen sedikit heran
" kamu ganti baju dulu ya , sini aku pilihin bajunya " ajak Rafka membawa Queen ke dalam kamar
beberapa saat setelah proses memilih baju Queen benar benar betek melihat suaminya , bagaimana tidak betek Rafka memilihkan baju yang membuat Queen cemberut karna baju dan celana yang kebesaran itu seperti akan tampil dalam acara badut bukan club yang akan mendapat ejekan aneh dari orang orang bila melihat nya. yang membuat mood Queen ambyar seketika.
" kamu serius nyuruh aku pigi pakai baju kayak gini? " tanya Queen menatap suaminya.
" iya sayang , kamu cantik kok " jawab santai Rafka.
yang langsung mendapat decakan dari Queen.
" ckk... , kamu aja sana yang pigi ke club pakai baju seperti ini " ketus Queen meninggalkan Rafka di kamar menuju ruang keluarga
yang membuat Rafka terkekeh geli melihat raut wajah istrinya.
" kamu lucu banget si yang kalau ngambek " batin rafka dalam hati.
❤❤❤
__ADS_1
kita up 😊😊 semoga suka dengan ceritanya ya jangan lupa untuk Like dan Komen yang banyak ya 😊😊