Karna Takdir

Karna Takdir
permainan


__ADS_3

Queen dan Rafka telah menyiapkan berbagai cemilan untuk acara mereka berkumpul tinggal menunggu sahabat sahabatnya , tak lama mereka menunggu terdengar dari pintu depan rumah ada suara yang amat ramai seperti pasar tradisional tak lain adalah suara dari para sahabatnya.


" berisik tau gak kayak pasar jualan jengkol " ketus Queen melototkan matanya mendatangi sahabatnya


" apa sih Queen tamu datang bukannya di sambut malah di omelin , kayak ibu tiri " ucap Farel yang berada di barisan depan


" nyambut kalian yang sering buat gue rugi pasok makanan , gak level "


" cih omongannya pedas bener , tapi nyata " saut Bima dengan tertawa bersama yang lain


" kalian mau tetap berdiri disini atau masuk untuk duduk? " ucap Rafka yang jengah melihat drama sahabatnya.


" mereka gak usah di suruh duduk , nanti bisa lecet sofa kita " ucap Queen berlalu


" najis gue " saut Tania


" sory ya gak level duduk di sofa murahan " saut Angel


" uh jijik " saut Rossa


para lelaki hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah sahabat wanitanya yang cukup lebay.


" kita mau ngapain ya? kalau main game hanya bisa berdua , main apa yang seru tapi semua ikut main? " tanya Kevin menatap para sahabatnya.


" gimana kalau main truth or dare kan semua bisa main tu " ucap Farel


" oke gue setuju , bentar gue ambil botol di dapur " sambung Queen dan di balas anggukan sama yang lain


" oke mulai dari urutan tanggal lahir atau abjad nama? " tanya Farel


" dari abjad nama aja lebih cepat " saut Tania


" kalau gitu Rafka luan yang putar " saut Queen


Rafka memutar botol yang telah mereka kelilingi dan tertuju pada Tania.


" truth or dare Tan? "

__ADS_1


" Truth " jawab Tania tersenyum


" siapa sahabat yang pernah lo taksir? " Tanya Farel


" kok lo yang ngasih pertanyaan kan harus Rafka " jawab Tania tak terima


" iya Rel harusnya kan Rafka yang nanyak " sambung Kevin


" abisnya Rafka kelamaan " jawabnya santai


" yauda sama aja pertanyaan nya " ucap Rafka melerai


" curang lo Raf , jiplak pertanyaan gue "


" uda sama aja "


" sahabat yang pernah gue taksir? " ucap Tania mengulang sambil berpikir


" wayo ketahuan kan lo " ucap Rossa tertawa


" sahabat? di antara kalian? sorry kalian bukan level gue , gue gak tertarik sama wajah kayak kalian " ucap nya tertawa


" siapa juga yang mau naksir cewek kayak lo , judes , manja dan bar bar " ucap Kevin tertawa


" dari pada gue jadian sama lo , lebih baik gue jadian sama onyet tetangga " ucap Farel tertawa


" sialan emang kalian , gue juga gak sudi sama kalian yang BUKAN KRITERIA GUE " sewot Tania menekan kalimat terakhirnya


" emang kayak apa kriteria lo? " tanya Rossa


" kayak oppa ji chang wook " ucap nya tersenyum merekah


" dasar KPOPERS " saut Bima


" mending , dari pada lo GAMERS "


" lebih baik " saut Bima yang tertawa

__ADS_1


" oke sekarang giliran gue " menatap sahabatnya satu persatu


" Farel Truth or dare? "


" Trurt "


" lo pernah mencintai Queenkey lebih dari sepupu? "


pertanyaan itu langsung membuat para sahabatnya diam seketika menatap Farrel dan Queen bergantian menuntut jawaban.


" siapa yang gak jatuh cinta dengan pesona Queen yang menarik , semua lelaki yang melihatnya pasti langsung jatuh cinta pada pandangan pertama , termasuk gue " ucap Farel menatap Queen


yang langsung membuat para sahabatnya diam dan menatap mereka bergantian termasuk Rafka yang sudah tersulut cemburu tapi tak bisa berbuat apa apa.


Karna cinta itu buta dan kita tak dapat memilih untuk siapa cinta kita berikan dan kita tak dapat menolak itu semua bila takdir sudah menentukan.


" oke lanjut , sekarang giliran gue " ucap Farel menetralkan suasana


" Truth or dare Rossa? "


" dare "


" kok dare sih gak seru " ucap Bima


" yauda Truth "


" siapa laki laki yang masih sangat lo cintai sampai sekarang? "


" laki laki yang masih gue cintai "


" Dia.. "


" RAFKA "


deg


❤❤❤

__ADS_1


kakak kita up ya 😊😊 semoga suka sama ceritanya. jangan lupa tambah Like dan Komen ya 😊😊


__ADS_2