Kasih Sayang Kembaranku

Kasih Sayang Kembaranku
14. Flashback Part 1


__ADS_3

"Ngapain kamu kesini anak sialan, saya gak Sudi liat kamu. Pergi kamu dari sini" Ucap bu dewi dengan suara lantang sembari terus mencengkram kuat pergelangan tangan saskia.


"Awws sakit mah, lepasin" Ucap Saskia yang terlihat berusaha melepas cengkraman tangan bu dewi dari pergelangan tangannya


"Mamaa lepasin tangan Saskia" Ucap Siska dengan sedikit berteriak sembari berjalan menghampiri keduanya


"Siska jangan ikut campur urusan mama, mama mau dia pergi dari sini. Mama gak Sudi liat dia ada disini" Ucap bu dewi saat melihat Siska ikut membantu melepaskan cengkraman tangannya


"Mah... jangan seperti ini mama masih sakit" Ucap Siska yang kini telah berhasil melepas cengkraman tangan bu dewi dari pergelangan tangan saudarinya


"Kalo kamu gak mau liat mama tambah sakit, cepat usir dia dari sini" Ucap bu dewi tanpa menoleh kearah saskia


"Tapi mah-"


"Cepat usir dia Siska" Teriak bu dewi dengan nafas tersengal-senggal karena emosi mendengar hal itu membuat siska hanya bisa menghela nafasnya


"Saskia lebih baik sekarang kamu pulang dulu ya, kondisi mama lagi gak baik aku gak mau mama tambah sakit karena masalah ini. kamu tenang aja ada aku yang jagain mama, nanti kalo ada apa-apa aku pasti kabarin kamu" Ucap Siska sambil menatap saskia yang berdiri disampingnya


"Gue titip mama, kalo ada apa-apa langsung hubungin gue" Ucap Saskia


"Iya saskia kamu hati-hati dijalan, nanti kalo udah sampe kabarin aku ya" Ucap Siska yang hanya diangguki oleh Saskia


Sebelum Saskia pergi gadis itu menyempatkan menoleh kearah bu dewi yang sedang mengalihkan pandangannya kearah lain, tanpa mau melihat dirinya. Melihat itu Saskia hanya bisa mengehela nafasnya dan melangkahkan kakinya keluar dari ruang rawat bu dewi


***


"Assalamualaikum" Ucap Saskia saat sudah sampai dirumah


"Walaikumsallam non" Ucap bi iyam sembari membuka pintu untuk Saskia


"Non... nyonya dikabarkan masuk rumah sakit semalam, dan non Siska dari semalam sudah berangkat kerumah sakit" Ucap bi iyam


"Iya bi aku tau,semalam aku juga udah dari sana" Ucap Saskia yang hanya diangguki oleh bi iyam


"Yaudah bi aku mau kekamar dulu, mau ganti baju olahraga"


"Non Saskia mau olahraga?"


"Iya bi... mumpung hari libur" Ucap Saskia


"Iya non, bibi dukung non olahraga biar badan non Saskia makin bagus" Ucap bi iyam sambil tersenyum


"Bibi bisa aja, yaudah aku kekamar dulu ya bi"


"iya non"


Sedangkan dirumah sakit, Siska baru saja selesai menyuapi sarapan untuk bu dewi walaupun awalnya sempat menolak untuk makan karena masih kesal pada saskia. Namun Siska akhirnya berhasil membujuk bu dewi untuk makan.


"Dok...jadi gimana apa kondisi mama saya sekarang sudah membaik?" tanya Siska kepada dokter yang menangani bu dewi. saat ini Siska berada di ruangan dokter, karena tadi Siska sempat dipanggil keruangan dokter untuk membahas soal kesehatan bu dewi

__ADS_1


"Iya kamu tenang saja, keadaan bu dewi sudah mulai membaik dan kondisi kakinya juga tidak ada yang perlu dikhawatirkan" Ucap Sang dokter


"Apa itu artinya mama saya sudah boleh pulang dok?" tanya Siska


"Iya boleh, tapi kalo bisa bu dewi jangan banyak gerak dulu ya takut akan mempengaruhi kondisi kakinya dan tolong dijaga kestabilan emosinya karena kemarin saya sempat cek tensi darahnya dan itu cukup tinggi" Ucap sang dokter


"Iya dok terimakasih" Ucap Siska sambil tersenyum


"Oh iya ini saya berikan resep obat, nanti tolong ditebus di apotik ya" Ucap sang dokter sembari menyerahkan resep obat ke Siska


"Baik dok terimakasih. Kalo begitu saya permisi" Ucap Siska sembari berdiri dari duduknya


***


Setelah selesai dengan aktivitas olahraga nya Saskia kembali kerumah untuk mandi dan sarapan terlebih dahulu, karena setelah itu ia akan pergi mengunjungi makam sang ayah.


"Assalamualaikum" Ucap Saskia saat memasuki rumah


"Walaikumsallam udah selesai olahraga nya non?" tanya bi iyam saat melihat saskia sudah pulang


"Iya bi... siska belom pulang ya bi?"


"Belom non, tapi tadi non Siska sempat telpon bibi katanya hari ini nyonya sudah diperbolehkan pulang"


"Mama udah boleh pulang bi?"


"Iya non, memangnya non Siska gak menghubungi non Saskia?"


"Oh mungkin non Siska udah menghubungi non, tapi hp non Saskia nya gak aktif" ucap bi iyam


"Iya kali ya bi, yaudah deh bi aku mau mandi dulu udah gerah banget soalnya"


"Iya non"


"Oh iya bi aku minta tolong buatin nasi goreng ya, aku udah laper soalnya"


"Iya non siap" Ucap bi iyam sambil tersenyum


***


"Sayang" panggil bu dewi saat melihat siska sedang duduk disofa sembari bermain ponsel


"Mah...mamah udah bangun?" Ucap Siska yang kini menghampiri ranjang bu dewi


"Iya sayang...kamu lagi ngapain?"


"Aku lagi baca grup sekolah mah"


"Loh bukannya hari ini hari minggu ya?" Ucap bu dewi dengan mengernyitkan dahi

__ADS_1


"Iya mah...ini anak-anak lagi ngomongin soal camping yang katanya mau diadain dua minggu lagi"


"Loh kamu kok gak bilang sama mama kalo sekolah kamu ngadain camping?"


"Ini juga infonya masih belom jelas mah, guru-guru juga belom pada infoin soal ini" Ucap Siska yang hanya diangguki oleh bu dewi


"Mah aku punya kabar gembira loh buat mama" Ucap Siska sambil tersenyum


"Kabar apa sayang?"


"Jadi hari ini mama udah dibolehin pulang sama dokter dengan catatan mama gak boleh banyak gerak dulu takut mempengaruhi kondisi kaki mama" Ucap Siska sambil tersenyum


"Beneran sayang? ya ampun mama senang banget dengarnya, mama juga udah gak betah lama-lama ada dirumah sakit" Ucap bu dewi sambil tersenyum dan menggenggam tangan siska


"Iya mah...mama mau pulang sekarang?"


"Iya dong sayang, mama udah bosen disini. kita langsung pulang yuk"


"Iya mah, yaudah aku beresin tas mama dulu ya" Ucap Siska yang langsung diangguki oleh bu dewi


Ditempat lain Saskia baru saja sampai di pemakaman sang ayah setelah selesai sarapan Saskia langsung menuju TPU AL-AZHAR tempat dimana ayahnya dimakamkan.


Saat ini Saskia sudah jongkok disamping batu nisan sang ayah, sambil terus menatap nisan sang ayah dengan raut wajah yang terlihat sedih


"Ayah hari ini Saskia dateng untuk nengokin ayah, Saskia juga bawain bunga buat ayah" Ucap Saskia tersenyum sembari meletakkan rangkaian bunga mawar diatas makam sang ayah


"Ayah aku kangen...seandainya ayah masih ada disini aku pengen banget cerita banyak sama ayah. ayah...ayah tau sekarang saskia ngerasa sendiri, gak ada lagi yang sayang dan peduli sama Saskia" Gumam Saskia tanpa terasa air matanya kini jatuh membasahi pipi mulusnya


"Mama sekarang udah gak peduli lagi sama Saskia, bahkan liat wajah Saskia aja mama gak mau yah. Saskia harus gimana yah?"


"Kenapa ya yah, setiap kali saskia melakukan sesuatu mama pasti gak suka dan selalu nyalahin Saskia, apa mungkin mama masih benci Saskia karena kejadian itu?" Ucap saskia kini pikirannya menerawang jauh mengingat suatu memori dimasa lalu yang membuat dirinya diperlakukan seperti anak tiri sampai sekarang oleh ibu kandungnya sendiri


Flashback On


"Kia ayo kejal aku" Ucap seorang bocah perempuan berusia lima tahun yang kini sedang bermain lari-larian bersama saudari kembarnya


"Iya ini aku kejal kok, tapi kamu jangan cepat-cepat lalinya. aku jadi gak bisa ngejal kamu" Ucap bocah satunya yang tadi dipanggil dengan sebutan 'kia'.


Kini kia kecil sedang mengejar saudarinya yang tak lain dan tak bukan adalah siska, mereka saat ini sedang asik bermain lari-larian disalah satu taman dekat rumah.


Siska kecil yang tidak mengerti apa-apa terlihat berlari kearah jalan besar, sambil tertawa riang dan sesekali menoleh kebelakang untuk melihat Saskia yang masih mengejar dirinya.


"Siska jangan lali kesana, nanti ketablak" Ucap Saskia kecil sembari sedikit berteriak saat melihat Siska yang berlari menyusuri pinggiran jalan


"Gak akan kia, ayo dong kamu lalinya yang cepat" Ucap Siska kecil sembari menoleh kebelakang dan mendapati Saskia yang hampir dekat dengan dirinya


Siska yang melihat Saudarinya hampir dekat dengan dirinya pun berlari menyebrangi jalan besar, namun naasnya karena tidak melihat keadaan jalan terlebih dahulu. ia jadi tidak menyadari jika ada satu truk dari arah kiri yang sedang berjalan kearahnya dengan kecepatan tinggi.


"Siska awasss" teriak Saskia saat melihat truk tersebut sudah hampir menabrak saudarinya, namun semuanya sudah telat saat Siska menoleh kesamping, ia langsung terhantam dengan body depan truk dan membuat tubuhnya yang kecil langsung terpental beberapa meter.

__ADS_1


Saskia yang melihat saudarinya terpental pun segera berlari kearah tubuh siska yang sudah tergeletak tak berdaya diatas aspal dengan mata terpejam. Ia syok melihat ada beberapa luka dibagian tubuh saudarinya dan yang membuatnya nya ketakutan setelah melihat kening Siska yang mengeluarkan darah cukup banyak. hingga membuat baju yang Saskia kenakan terkena noda darah saat ia mengangkat dan meletakkan kepala Siska diatas pahanya.


__ADS_2