
Ucapan Rama baru saja membuat tubuh Nicholas tersentak. Ia sampai berdiri dari tempatnya saking terkejutnya dengan Fakta yang baru saja Rama katakan di hadapannya dan juga Kanya, selingkuhannya.
Andara menatap lekat pada kedua manusia yang kini terlihat salah tingkah itu. Andara menatap jauh di depan sana, di mana Claudia menatap marah pada kedua orang itu. Wajah cantik Claudia berubah menjadi menyeramkan terlihat saat ini.
Andara mengalihkan perhatiannya kala tangan Rama mengelus pahanya. Andara menghela napas berat. Rama masih saja mengelus paha Andara hingga istrinya itu tenang kembali.
"Kenapa Anda diam tuan Nicholas? Bukankah yang saya katakan ini benar adanya? Lagi, bukankah Kanya ini SELINGKUHAN ANDA SELAMA HAMPIR TIGA TAHUN INI?" tanya Rama sambil menekankan kata selingkuh dan juga sampai berapa lama yang membuat wajah dua anak manusia itu semakin pias saja.
Keduanya terkesiap saat Rama membuka aib yang mereka sembunyikan rapat-rapat selama ini. Rama tersenyum tipis melihat itu. Ia memang sengaja memantik api di dalam sekam agar semakin terbakar dan tercium baunya.
Rama bukanlah titisan saja untuk tubuh itu. Tetapi, sang pemilik tubuh itulah yang memilih Rama untuk menyelesaikan tugas yang sempat terhenti karena menolong Claudia saat cintanya itu mengalami kecelakan satu setengah tahun yang lalu.
Rama mendapatkan semua bukti itu dari dalam file yang tersimpan di dalam laptop James dengn nam Claudia sebagai sandinya. Awalnya, Rama juga tidak tahu itu apa. Ia mengabaikannya saja. Akan tetapi, setelah sebulan ia menempati tubuh James dan menjalani kehidupan sebagai James, ia sempat bermimpi, jika James mengatakan kalau kasus Andara dan Claudia itu dibuat oleh orang yang sama.
Faris tidak sendiri dalam melakukan hal itu pada Andara. Anita, ada orang lain berdiri di belakangnya. Dan orang itu adalah Nicholas dan Kanya. Fakta yang lebih mengejutkan lagi, saat Rama membuka file tesebut ialah bahwa Faris dan Anita merupakan sahabat Nicholas dan Kanya.
__ADS_1
Ke empat manusia itu memiliki masalah yang sama dan juga hal yang sama. Claudia mengetahui ke empatnya tanpa sengaja. Claudia memergoki ke empatnya sedang merencanakan pembunuhan untuk Andara dan dirinya.
Claudia yang marah langsung saja menyerang mereka tanpa persiapan apapun. Nicholas sempat tertawa dengan keadaan istri sahnya itu. Ada Kanya juag di sana. Ia bahkan sengaja menghina dan merendahlan Claudia sebab Nicholas lebih memilihnya karena dirinya lebih lihai di ranjang.
Claudia yang tidak terima, menampar Kanya sampai wanita itu pingsan dan tidak sadarkan diri. Nicholas yang marah dan kalap karena selingkuhannya di pukul oleh istrinya, membalas balik dengan cara menyiksa Caludia lebih dulu hingga meregang nyawa. Setelah itu, baru ia buat Caludia kecelakaan dengan mobil miliknya sama persis yang seperti Faris lakukan pada Andara.
Rama syok berat saat tahu fakta dari file itu. File itu merupakan rekaman cctv yang sudah di hapus oleh Nicholas jauh sebelum rekaman itu berpindah tangan pada James yang saat itu mengikuti Claudia. James tahu semuanya. Dia saksi dari pembunuhan Claudia waktu itu. Makanya ketika Caludia mengalami kecelakaan James pun ada di sana untuk menolongnya.
Namun, naas. Mobil yang jatuh terguling dan menbarak pembatas jalan tol itu meledak sebelum James berhasil menyelamatkan Claudia. Keduanya tewas di tempat kejadian. Akan tetapi, James selamat karena terpental saat mpbil itu meledak. Ia ingin kasus itu harus dituntaskan dan meminta kesempatan kedua pada Tuhan untuk menyelesaiakn kasus Cludia dan dirinya.
James meminta kesempatan kedua untuk mencari keadilan bagi keduanya dengan cara ada seorang pemuda yang sama sepertinya dan menggantikan posisinya di perusahaan dan juga di hidup Claudia. Dan, ya, itu semua terwujud. Ramalah orangnya. Makanya Rama jadi serba tahu dengan siapa saat ini ia berhadapan.
Kanya menatap pias pada Rama. Tangannya gemetar ketakutan.
"Ehm, a-aku ke toilet dulu," ucapnya segera betdiri dan ingin melarikan diri mereka beryiga.
__ADS_1
Nicholas pun ikut berdiri. Rama yang melihat itu tertawa. "Kalian itu kenapa? Saya itu sedang bercanda! Kenapa segitu paniknya kalian berdua? Yang kayak bener aja, sih? Santai tuan Nicholas, Nona Kanya! Saya itu bercanda," ucapnya santai masoh dengan tertawa yang membuat kedua orang itu saling pandang.
"Sudahlah, Bee. Kamu itu kok, usil banget, sih? Kasihan, loh mereka? Ayo, silahkan duduk. Jangan dengarkan suami saya. Beliau kalau bercanda memang suka berlebihan? Iya kan Bee?" ucap Andara memancing degub jantung di dada Nicholas yang bergetar karena ketakutan saat panghilan itu mengingatkannya pada mendiang istrinya. Claudia.
Andara menyeringai melihat Nicholas ketakutan. Wajah putih pucatnya begitu jelas terlihat.
"Ayo, Tuan, Nona. Silahkan duduk. Acara kita akan segera di mulai. Jika kalian tidak duduk, maka saya yakin. Jik apa yang suami saya katakan itu benar adanya!"
"Dan jika itu benar, maka saya sendiri yang akan menuntut balas bagi seorang pembunuh dan juga penipu seperti kalian! Menipu, menyiksa hingga mmebunuhnya sampai tewas! Maka kalian akan saya tuntut dengan hal yang lebih menyakitkan daripada yang saya alami dan juga Claudia alami dulunya!"
Duuuaarr!
Tubuh keduanya tersentak seketika ketika ucapan Andara itu tertuju untuk keduanya. Wajah keduanya semakin ketakutan saat ini. Andara semakin senang melihat wajah kedua orang itu ynag ketakutan karena pancingan darinya.
Fakta yang begitu mengejutkan yang baru saja Rama katakan padanya melalui pesan singkat, membuat tubuh Andara bergetar karenanya. Maka dari itu, ia sengaja membalas keduanya dengan mengatakan hal yang akan menjatuhkan mental keduanya saat ini.
__ADS_1
Udah jelas kan, ya?
Masih ada lagi, di tungguin ye?