Kau Yang Mendua

Kau Yang Mendua
Wanita Idaman Lain


__ADS_3

Rama berjalan ke arah bangkarnya dan duduk dengan santai. Ia memegang ponselnya dan mengotak-ngatiknya. Setelah itu, ia berbaring dengan mata terpejam.


Rasanya baru saja ia terpejam sudah terusik. Rama menggeram dan melenguh sekaligus meringis merasakan sakit.


"Stop! Jangan dulu di situ!" cegahnya pada seorang wanita yang kini tersenyum hangat padanya.


"Kenapa? Bukannya kamu sangat suka seperti itu?" jawabnya sambil mendekati Rama dan naik ke bangkar itu.


Rama memeluknya dan tersenyum. "Eugh.. Udah, aih! Sakit tahu!" keluhnya manja yang membuat wanita itu terkekeh.


"Hem, ngantuk!" celutuknya sambil memeluk Rama dengan erat.


"Tidurlah! Aku tahu kamu lelah. Maafkan diriku yang tidak peka dengan keadaan sekitar. Jika bukan karena kamu, mungkin aku akan di jebak olehnya," ucap Rama sendu.


Ia memeluk wanita itu semakin erat saja. Sedangkan wanita itu dengan usilnya masih saja menyentuh pisang boma Rama yang sedang berhibernasi itu. Wanita itu terkekeh kecil.


Rama menunduk melihat padanya. "Kenapa? Kok, yang kayak suka banget, sih kalau si jun nggak bangun?" tanya Rama padanya.


Wanita itu terkekeh. "Nggak tahu aja. Selama sebulan ini, aku suka memegangnya seperti ini? Apakah istrimu juga melakukan hal ini padamu?"


Rama tergelak keras. "Istri?"


Wanita itu mengangguk dengan tangan masih memegang si jun yang lembek seperti jely itu.

__ADS_1


"Jangankan untuk memegangnya, saat di sentuh saja dia langsung lari?" kelakar Rama sambil tertawa.


Bugh.


Bugh.


Wanita itu menimpuk dada Rama dengan tangannya yang tidak terasa apapun di tubuh Rama.


"Asam!" ketusnya yang membuat Rama tergelak keras.


"Sudah, tidur dulu. Besok, kita lihat pertunjukan yang sesungguhnya!"


"Hem," jawabnya masih dengan tangan nangkring di sana. Rama terkekeh. Ia memeluk wanita itu dengan erat saking sayangnya.


Sementara itu di rumah Rama dan Andara, Ita di buat panik karena melihat sepucuk surat yang ibunya tinggalkan sejak tadi sore. Ia yang bermaksud ingin memanggil ibunya untuk makan malam, malah di kejutkan dengan sepucuk surta yang Andara tinggalkan di meja nakasnya.


Ita menangis sesegukan di dalam pelukan Eyangnya. Ayah Artha pun di buat tertegun dengan tingkah Andara, menantu kesayangannya itu.


"Kenapa bisa begini? Ada apa dengannya? Bukannya menyelesaikan masalah, malah dirinya kabur begitu saja! Sekarang, kita harus jawab apa kalau Rama bertanya? Ck! Ada saja ulahnya!" ketus Ayah Artha begitu geram mengingat kelakuan Andara di luar nalarnya.


Bisa-bisanya dia kabur sebelum masalah selesai dengan Rama. Saat ini Rama sedang berjuang menyelesaikan masalahnya agar tidak berkepanjangan, malah Andara pula yang cari masalah.


Ayah Artha tidak habis pikir dengan kelakuan Andara ini. Ingin di kejar, harus di kejar ke mana? Sementara Andara sudah kabur sejak sore tadi? Saat mereka masih dalam perjalanan?

__ADS_1


Keduanya belum tahu saat tiba di rumah. Hingga makan malam tiba barulah Ita mengatakan hal yang membuat jantung keduanya hampir lepas dari tempatnya.


Andara kabur dan meninggalkan Ita bersama dirinya. Sementara Rama? Saat ini belum kembali dan masih berada di rumah sakit. Apa yang akan keduanya katakan pada Rama tentang Andara? Keduanya di buat bingung dan kesal di saat bersamaan.


Keduanya bingung memikirkan Andara saat ini. Sementara putra mereka saat ini sedang bersama wanita lain. Apa yang akan keduanya lakukan jika tahu Rama sudah menduakan Andara?


Jawaban apa yang akan keduanya katakan pada Ita dan keluarga besar Andara nantinya? Akankah rumah tangga yang baru seumur jagung itu bisa selamat dan bertahan dari badai yang menghantam mereka saat ini?


Entahlah. Ayah Artha di buat bingung dengan keadaan rumah tangga putranya ini. Belum lagi selesai masalah yang tadi, sudah di tambah dengan masalah yang baru lagi.


Semoga kedua paruh baya itu kuat dan tidak jantungan kala mengetahui fakta yang sebenarnya dari Andara dan Rama nantinya.


Semoga, saja!


...****************...


Hayoo.. Siapa wanita bersama Rama?


Ada yang tahu?


Fakta apa yang akan Rama ungkapkan besok?


Tetap staytune di sini ye?

__ADS_1


__ADS_2