
hari sudah berubah siang walau ada perasaan ragu yg mengganggu Yue Qian ia tetap tak bisa melakukan apapun.
karna setelah menemui Jianli di paviliun pengobatan ia tak bisa melakukan apapun hanya bisa berkultivasi di dalam kamar nya . tiba-tiba juga Hao Xiong dan Xue yang datang membuat Yue Qian sedikit gelisah tapi ia memperbaiki ekspresi nya dan duduk tenang seolah benar-benar berkultivasi biasa .
"Shimei ,apa yg terjadi setelah kau kembali Jianli terus menekankan untuk kau tetap di kamar" Yue Qian termenung "di-dia mengatakan hal lain ?" Hao Xiong berbalik menatap nya datar "apa yg terjadi di paviliun pengobatan ?" Yue Qian menunduk "tidak ada..."
Hao Xiong menatap datar "kalau benar tidak ada masalah maka bersiaplah ,sore nanti ikut dengan Xue yang turun gunung menyelesaikan tugas" Yue Qian terdiam "hah ? turun gunung ? untuk apa ?" Xue yang menuangkan teh dan memberikan pada shizunnya yg duduk di meja "terjadi sedikit masalah di desa Han Ke ,Yu zongzhu meminta kita pergi memeriksanya"
yue Qian merenung sebentar "tapi desa itu bukannya berada di bawah pengawasan sekte Wang lalu kenapa meminta kita bergerak ?" Xue yang menatap Yue Qian bingung "Shimei kau lupa atau tak tahu ,sekte Wang akan meminta bayaran besar untuk setiap kali mereka diminta bantuan ,desa Han Ke tidak terlalu kaya jadi mereka hanya bisa meminta bantuan kita" Yue Qian mengangguk pelan
setelah beberapa saat Hao Xiong dan Xue yang meninggal kan tempat Yue Qian karna harus mempersiapkan diri juga .
Yue Qian yg sudah di tinggalkan menyelesaikan meditasi nya ,ia beranjak menuju lemari kayu nya , tatapan nya tertuju pada barang yg tersimpan baik di dalam kotak cantik 'jika benar-benar harus pergi maka ,aku akan membawa Lan bersama ku' ia mengusap lembut kotak itu dan membukanya .
sore harinya Hao Xiong dan Xue yang sudah berada di depan aula bersiap untuk pergi turun "shizun sepertinya kita harus menunggu sebentar lagi" Hao Xiong mengangguk ya Yue Qian belum tiba dan mereka harus menunggu sampai Yue Qian datang baru memulai perjalanan .
tak lama Yue Qian tiba ia tidak merubah apapun ia hanya memakai jubah birunya seperti biasa lalu rambutnya ia kuncir tidak terlalu tinggi dan terpasang tusuk konde cantik
__ADS_1
melihat itu Xue yang sedikit tersentuh "kau menata rambut mu ?" Yue Qian mengangguk pelan "jika tidak akan menggangu diperjalanan" Xue yang sedikit mengerti dan mengangguk "bagus kalau begitu apa kita pergi sekarang saja shizun ?" Hao Xiong yg dari tadi terdiam mematung kembali sadar "emh" Hao Xiong berjalan lebih dulu di depan Xue yang dan Yue Qian mengikuti di belakang
"Shimei ,apa kau sudah merasa lebih baik ?" Yue Qian mengernyit "emh ya sudah cukup baik ,memang nya ada apa ?" Xue yang menggeleng "tidak ada sih ,hanya saja saat Jianli terakhir kali pergi dia mengatakan kalau kau tidak boleh keluar ,apa ada sesuatu ?" Yue Qian terdiam
Xue yang sedikit heran melihat respon Yue Qian "ada apa ? apa sesuatu terjadi ?" Yue Qian menggeleng "tidak ada ,dia hanya terlalu khawatir" Xue yang mengangguk tahu alasan nya seperti itu Xue yang berinisiatif untuk tak bertanya lebih
Hao Xiong mendengar percakapan mereka ia kembali teringat kejadian samar saat dia pingsan karena gejala kultivasi yg berlawanan sebelumnya .
setelah beberapa lama perjalanan mereka hampir tiba di desa tapi karna penjagaan gerbang sedikit keras dan ramai Hao Xiong memilih untuk beristirahat dulu di desa dekat gerbang sebelum masuk .
di lobby penginapan Xue yang memesan kan kamar untuk mereka ,Yue Qian duduk di bangku yg dekat dengan meja untuk memesan ,Hao Xiong memperhatikan dari jauh entah kenapa ada sesuatu di hatinya hingga tiba-tiba panas , Yue Qian memiliki kultivasi yg cukup baik ia menyadari ada yg menatapnya tapi....
'ayolah ,Hao Xiong aku tidak ada niatan untuk memikirkan cara membunuh jadi jangan terus menatap seperti itu' Yue Qian menghela nafas pelan ia memalingkan wajah menghindari tatapan mata dengan Hao Xiong .
Xue yang menghampiri mereka "shizun ,kamarnya ternyata hanya tersisa 1, tapi itu juga merupakan kamar dengan 2 ranjang lalu bagaimana ?" Yue Qian bergerak menghampiri "ada apa shixiong ?" Xue yang menoleh "kamarnya hanya ada satu dengan 2 ranjang" Yue Qian terdiam
__ADS_1
"di penginapan lain bagaimana ?" Xue yang menggeleng "di penginapan lain juga hanya ada 1 kamar doang , baru-baru ini banyak pendatang dari luar yg menginap karna acara di ibu kota" Yue Qian terdiam merenung "emh kalau begitu aku di penginapan lain saja ,shizun dan shixiong bisa disini" wajah Hao Xiong berkedut ,apa lagi Xue yang yg tubuhnya seketika menegang "a-apa !! Shimei ??"
setelah perdebatan begitu lama....di kamar dengan 2 ranjang Yue Qian duduk pasrah "shixiong curang" Yue Qian berdecih mengingat pertengkaran mereka tentang kamar sebelumnya .
Yue Qian melirik ke arah pintu yg tertutup "shizun sedang mandi jadi aku berkultivasi saja dulu ,kemarin karna banyak darah terbuang aku harus memperbaiki alirannya tapi karna waktu kemarin sangat sedikit sekarang aku bisa mungkin" Yue Qian menutup mata ia memulai bermeditasi memperbaiki jaringan kultivasi yg rusak kemarin .
setelah bermeditasi cukup lama Yue Qian tidak menyadari Hao Xiong sudah keluar dari kamar mandi dengan jubah dalam nya , mata nya terkunci pada Yue Qian yg sedang fokus bermeditasi seolah memasang tabir yg membuat nya tak dapat mendengar ataupun di sentuh .
Hao Xiong menggeleng pelan dan memasang tirai untuk membatasi mereka ,Hao Xiong menghela nafas berat melihat pil yg ia bawa sudah sangat sedikit .
tanpa di sadari Yue Qian melihat itu ia baru saja selesai berkultivasi ,dan mendengar helaan nafas Hao Xiong melihat apa yg di pegang Hao Xiong ia mengerutkan kening 'pil apa itu ? aku perlu memeriksanya untuk tahu alasan dibalik Hao Xiong terus meminumnya'
Yue Qian bangkit untuk mandi ia mengambil peralatan mandinya dan berjalan melewati ranjang Hao Xiong ,tanpa di duga Hao Xiong terdiam melihatnya hingga tak mengeluarkan sepatah katapun .
Yue Qian memasuki kamar mandi ia sudah mengunci pintu dan mulai melepas pakaiannya tapi ia menyadari sesuatu...."astaga !!" ia berteriak cukup keras karna terkejut bahkan Hao Xiong yg berada di dalam kamar bisa mendengar "ada apa ?" suaranya sangat dingin
Yue Qian segera menutup mulutnya dan menyumpah serapahi dirinya sendiri "tidak apa shizun" Yue Qian menggerutu ia menatap pantulan dirinya di cermin "ini memang wajah ku walau ada sedikit perbedaan dengan Yue Qian ,tapi jubah ini sudah jelas milik ku" Yue Qian menatap jubahnya datar 'semoga Hao Xiong tidak bertanya lebih banyak' ia memulai mandinya .
__ADS_1