
"KALIAN !! BERANI MENGHINA PERDANA MENTERI !!" zhisu menoleh tatapan nya menajam satu lengannya terangkat , "kalau tidak ingin dengar ,aku bantu kau agar tidak bisa mendengar sama sekali bagaimana ?" semua orang mematung
"Yue Qian ,sudah cukup kami membawa surat perintah dari kaisar kalau kau harus datang untuk di sidang" zhisu menatap datar ia memainkan cincin di jari tengah nya , "bagaimana kalau aku tidak ingin pergi ?"
pria itu tersenyum "kalau begitu ,kami terpaksa mengurung penatua Hao untuk di periksa" zhisu terdiam ia meraih bunga begonia yg sebelumnya jatuh dari pohon ,dengan lembut ia mengusap kelopak bunga tersebut "memang nya ada bukti ? ,kenapa aku harus di tangkap dan diadili di tambah !!! ,KENAPA MEMBAWANYA ?" seketika bunga begonia itu hancur kelopak nya terbang berantakan dari telapak tangan zhisu .
"karna dia guru mu, kau tidak memiliki orang tua atau kerabat maka shizun yg mengajarkan mu yg akan di hukum karna muridnya" Xue Qin yg dari tadi menahan diri bangkit .
"memang nya kau berani menyentuh shizun kami ?" pria itu membungkuk "tentu tidak ,tapi kaisar sendiri sudah menemui nya" zhisu menutup kasar kipasnya wajah nya memucat, kedua alisnya meregang menahan diri
Hao Xiong menyelesaikan meditasi nya ,Xue yang segera menuangkan teh ke hadapan Hao Xiong "shizun selamat anda sudah hampir membaik seperti dulu" Hao Xiong mengangguk pelan "bagaimana dengan masalah Yue Qian ?" Xue yang menunduk "tidak tahu"
tiba-tiba pintu kamar terbuka lebar "shizun !!" Hao Xiong dan Xue yang terkejut ,"Xue Qin ,kau berteriak seperti itu" Xue Qin menggertak "penipu !! ,dasar tua Bangka !!" Xue Qin memukul pintu masuk
"a jie ,ada apa ? kau menemui Shimei kan bagaimana ? dia tidak bersalah kan ?" Xue Qin menggertak "itu bukan kesalahan nya ,tapi dia tetap datang untuk di sidang" Hao Xiong bergegas bangkit "sidang ? kenapa kau tidak melarangnya ?"
Xue Qin menggigit bibir bawahnya "mereka bilang shizun akan dibawa untuk di periksa ,karna itu aku dan dia terpaksa setuju ,tau seperti ini ...." tanpa menunggu cerita Xue Qin ,Hao Xiong segera melangkah pergi Xue yang tersentak "shizun anda masih harus beristirahat"
terlambat Hao Xiong sudah menggunakan tenaga dalamnya untuk mempercepat langkah nya sendiri .
__ADS_1
\`~~~
zhisu di masukan ke dalam penjara ,kedua tangan nya di ikat oleh tali abadi dan tenaga dalamnya di kunci agar tidak bisa kabur ataupun melepaskan diri .
zhisu menghela nafas "penghinaan apa lagi kali ini ,di tangkap seperti ini semoga saja surgawi tidak mendengar atau tempat ini selanjutnya yg akan habis"
zhisu duduk di tempat yg agak di terangi cahaya ,ia menatap kedua tangannya dan bersandar .
dari jauh ia mendengar sebuah langkah mendekat , dan tak berselang seseorang tiba "memberi hormat" zhisu memalingkan wajah "putra mahkota, kaisar mengatakan anda belum bisa datang menemui tersangka"
"pejabat Chen ,dewa rendah ini menghadap izinkan melepaskan ikatannya" zhisu tidak berbalik "shijie...apa kau menyalahkan ku karna ketidakmampuan ku ini ?" zhisu mendelik "putra mahkota sangat lucu ,tidak perlu bertindak begitu sekarang aku adalah tahanan kerajaan mu"
putra mahkota menunduk "pejabat Chen ,aku tidak tahu harus bagaimana aku harap nanti di sidang anda mengatakan jabatan anda langsung saja aku...." zhisu berbalik "lalu ? kau tidak akan memeriksa ku dan menyambut ku begitu ? ,kau pasti bercanda ya" zhisu menatap datar pria di hadapannya ini
"pejabat Chen , sebenarnya...." zhisu menutup mata nya "aku tidak ingin mendengar ,pergi aku tidak ingin berurusan dengan mu setelah bebas aku berharap dimana pun nanti berpura-pura lah tak mengenal ku" putra mahkota terdiam
__ADS_1
"a Jiang ,aku minta maaf tak bisa menolong dewa angin ,tapi aku tidak memiliki apa-apa lagi ,aku tidak bisa menyelamatkannya karna dia sudah bertindak sendiri ia membunuh adik ku" zhisu mengangguk "ya dia membunuh adik mu ,lalu bagaimana dengan adik mu dan kakak mu ? mereka membunuh dewa bumi lalu menghancurkan pamor dewa air sebelumnya ,dan karna itu kau tahu betapa sibuknya surgawi ?" putra mahkota terdiam "kau tidak tahu kan ? karna apa ? karna mereka sendiri yg menutupi semuanya ,hebat kan sudah berapa dewa yg terkena masalah sekarang dan sekarang aku juga"
"a Jiang ,kita bisa menyelesaikannya kau katakan saja kalau kau tak bersalah dan memberikan bukti lainnya ,dengan begitu kau bisa kembali ke surgawi" zhisu mendengus "pergilah ,aku lelah mendengar mu"
zhisu berbalik menatap tembok dingin ,tanpa ingin berbicara lagi dengan Xu xichen .
hari sidang tiba ,zhisu dibawa ke aula penghukuman disana berdiri Xue yang dan Xue Qin ,tak luput beberapa pejabat lainnya dan kaisar sendiri .
zhisu berdiri dengan tangan terikat , wajahnya tetap tenang setelah tinggal selama 2 malam di penjara ,tanpa makan minum ataupun selimut.
zhisu melirik sekitar dan menghela nafas 'dia bahkan tidak hadir ,kalau begitu putuskan saja hubungan nya'
penasihat kaisar mengatakan pembukaan dan dugaan yg di timpakan pada zhisu , "nona Yue ,apa anda mengakui keterlibatan anda terhadap pembantaian kota wu ?" zhisu menggeleng "aku tidak ,selama sepuluh hari terakhir aku berada di hutan ,di temani Qingyu" putra mahkota terdiam
"bagaimana kata-kata anda bisa di percaya kalau anda tidak terlibat ?" zhisu tersenyum "kalau begitu bagaimana caranya kalian percaya kata-kata tak tersusun dari korban ? dimana saksi ataupun bukti aku membantai mereka ?" penasihat itu terdiam sejenak lalu mengangkat tangan nya
pelayan itu muncul , "nona ,apa anda mengenal wanita itu ?" pelayan itu mengangguk "ya ,dia yg waktu itu datang untuk menyelesaikan masalah kepala desa" penasihat itu mengangguk "lalu apa dia yg melakukan pembantaian ?" pelayan itu menunduk
"a-aku tidak tahu" zhisu menatap datar "dia sendiri tidak mengetahui pelakunya tapi kalian menangkap ku seperti ini ,apa perlu aku juga meminta pembelaan atas tuduhan palsu dan perusakan nama baik ?" penasihat itu tersenyum "itu jika anda benar-benar tak bersalah ,tapi pelayan anda mengakui tentang itu bawa dia masuk"
seseorang di seret masuk ,zhisu menegang "fe-" pria itu menunduk "no-nona , tu-tuan da-dalam perjalanan..." mata zhisu bergetar "kalian menyiksa nya !!" penasihat menggeleng "itu salah nya yg tak jujur ,dia menerima hukuman dari shou Lian milik putra mahkota" zhisu mengalihkan pandangannya
"BERANINYA..." putra mahkota menatap kaisar "ge ,kau.." kaisar tak menjawab "no-nona..." zhisu menatap tajam "kalian melukai nya ,dan melakukan interogasi padanya kenapa tidak lakukan padaku juga ?" putra mahkota menatap tak percaya "tidak !! ,ge kau tidak bisa melakukan itu" kaisar mengangkat tangan
__ADS_1
"putra mahkota , silahkan berikan senjata anda pada kami atau anda sendiri yg melakukannya" Xu xichen menyembunyikan lengan nya "tidak bisa ,ka-kalian..." penasihat masih meminta tanpa malu