Kebanggaan Langit

Kebanggaan Langit
12


__ADS_3

Yue Qian merapikan semua barang nya dan milik Hao Xiong ,ia menghela nafas dan duduk sebentar di tepi ranjang Hao Xiong karna merasa letih


"huft ,kepala ku sangat berat ,apa ini karna semalam ? benar-benar tidak baik" Yue Qian berbaring tanpa sadar lengan kanannya menutupi kedua matanya .


"aku lelah...." Yue Qian menurunkan pengawasan nya jadi ia tak sadar kalau ada yg akan datang ,masih dengan posisi nya kepalanya menjadi lebih sakit berdenyut keras karna tidak tahan ia duduk dan mulai menekan rasa sakitnya


pintu kamar terbuka "a-apa..." Yue Qian melirik sekilas dan ingin bangkit sembari mengatakan tidak ada apa-apa tapi kepalanya terus berdenyut keras ,ia malah terduduk di lantai dingin ,Hao Xiong menaruh semangkuk sup dan mulai memeriksa keadaan Yue Qian


"ka-kau... bertahanlah" Hao Xiong tidak menyelesaikan kalimatnya ia menarik tangan Yue Qian agar berhenti dan mulai mengalirkan energi spiritual nya ,tapi Yue Qian menolak "ti-tidak...shi-hao Xiong jangan" Hao Xiong terdiam "ti-tidak perlu energi mu" Yue Qian mendorong pelan Hao Xiong rasa sakitnya sudah berkurang tapi tubuhnya terasa sangat berat .


"a-aku baik-baik saja ,shizun tidak perlu khawatir" Hao Xiong menatap datar "kau sudah seperti ini masih berpura-pura ?" Yue Qian menatap Hao Xiong sejenak lalu menunduk rasa sakitnya memang sudah hilang tapi gejolak tubuh nya masih sangat menyakiti nya jadi ia harus mengalirkan energi spiritual nya .


"apa itu karna semalam jendela tidak di tutup ? atau karna kau..." Yue Qian mengangkat wajahnya "shizun, tunggu sebentar izinkan aku bermeditasi sebentar" wajah Yue Qian sangat pucat jadi Hao Xiong segera menutup mulutnya dan membiarkan Yue Qian mengalirkan energi spiritual nya sendiri .


setelah beberapa saat Yue Qian sudah lebih baik dari sebelumnya ,ia menghela nafas lega "maaf karna kata-kata ku sebelumnya shizun" Hao Xiong menggeleng ia bangkit dan membawa nampan yg sebelumnya ia bawa ke hadapan Yue Qian , Yue Qian mengerutkan keningnya "pemilik penginapan memberikan ini ,kau belum makan sama sekali tapi bersikeras untuk pergi" Yue Qian mengangguk pelan


ia menerima mangkuk itu tapi terdiam "shizun mari berbagi jika tidak keberatan ,anda juga belum makan kan ?" Hao Xiong menggeleng "tidak perlu" Yue Qian menaruh mangkuk tersebut "shizun anda keberatan karna aku..." Hao Xiong menggeleng ia mengangkat mangkuk tersebut "tidak ,mari cepat habiskan dan menemui Xue yang" Yue Qian mengangguk


selesai memakan sup tersebut mereka berdua turun untuk menemui Xue yang yg duduk sendirian sembari meminum teh nya .


__ADS_1


hari itu juga mereka tiba di desa ,Yue Qian memandang sekitar tidak ada yg salah "tidak ada jejak energi kejahatan ,lalu apa ?" Xue yang melirik yue Qian "Shimei kau belum di beritahu tujuan kita datang ?" Yue Qian menggeleng



"kita...." belum selesai bicara seseorang menabrak Xue yang hingga pria itu tak bisa melanjutkan pembicaraan "ahh " Yue Qian segera bergerak untuk membantu pria yg menabrak Xue yang



matanya mengamati dalam dan terdiam ,pria itu menepis tangan Yue Qian ,Xue yang mengerutkan kening melihat pria itu "maaf" pria itu pergi menjauh tanpa mengatakan apapun lagi .



Yue Qian terdiam cukup lama "Shimei ? ada apa ?" Yue Qian menoleh dan menggeleng "tidak ada ,jadi shixiong." belum selesai bicara seseorang menghampiri mereka




'hahaha !!! hahaha' tubuh Yue Qian menegang seketika '*siapa yg*...' masih keterkejutannya sesuatu seolah mengamati nya dengan tatapan tajam ,Yue Qian terdiam sejenak lalu dengan tenang melempar kelopak bunga Krisan


__ADS_1


Xue yang menyadari gerakan itu menoleh "Shimei ada apa ?" Yue Qian tidak menjawab ia segera berlari menuju arah bunga nya terlempar , Hao Xiong dan yg lain mulai mengikuti



ketika sampai Yue Qian menegang seketika "tidak..." Hao Xiong mengikuti arah pandang Yue Qian , Xue yang yg tidak mengerti bersuara "ada apa Shimei ?" Yue Qian menggertak gigi "jelas-jelas ada !!" Xue yang mengerutkan kening "ada apa ?" Hao Xiong menahan lengan Yue Qian , "tenang lah ,mari beristirahat dulu" Yue Qian menatap wajah Hao Xiong, seolah ingin mengatakan nya tapi mimik wajah Hao Xiong seolah berkata 'tidak perlu mengatakan disini'



Yue Qian menunduk tangannya terkepal kuat ia tak bisa menahan diri lebih dari ini , tuan Wu melihat wajah pucat Yue Qian "kalau begitu mungkin para tamu bisa beristirahat dulu di rumah kami ,sebelum menyelesaikan permintaan" Hao Xiong mengangguk tangan nya masih menggenggam erat lengan Yue Qian



mereka di berikan kamar yg berada di lantai atas ,kamar mereka berdampingan kebetulan karna hanya ada 2 kamar Hao Xiong dan Xue yang akan berbagi kamar dan Yue Qian berada di sebelah nya .


Yue Qian menemui Hao Xiong setelah di panggil oleh Xue yang , wajah nya masih tidak baik terlihat kegusaran "Shimei , sebenarnya ada apa ?" Yue Qian mengusap wajah nya lalu menghela nafas pelan


"sesaat setelah kita bertemu tuan Wu ,aku mendengar suara tertawa seseorang..nadanya benar-benar..." Hao Xiong menatap tenang "mengejek ? seolah meremehkan ?" Yue Qian mengangguk pelan ia mencengkram erat jubah nya sendiri karena tak tahan


"lalu di tempat yg agak tandus itu aku merasa seseorang ,bukan lebih jelasnya sesuatu mengamati dengan tajam ,walau tidak ada gerakan lainnya di-dia seolah-olah...tertawa" Xue yang menegang seketika dan jendela yg sebelumnya tertutup tiba-tiba terbuka oleh angin kencang .


Hao Xiong mengangkat satu tangannya dan melambai jendela kembali tertutup rapat seolah tak terjadi apa-apa, "shi-shimei..." Yue Qian menggertak "ini benar-benar bukan candaan menyenangkan" Xue yang terdiam ia baru pertama kali melihat wajah gusar Yue Qian , sebelumnya Yue Qian pasti akan bertindak dewasa dan tenang , ia tidak akan pernah bergerak sembarangan ataupun memakan emosi nya sebesar apapun itu tapi kali ini.

__ADS_1


Hao Xiong menghela nafas "kalau begitu selesai kan secepatnya dan tinggalkan tempat ini ,tidak perlu banyak buang-buang waktu" Xue yang mengangguk dan Yue Qian hanya bisa menerima itu walau ada banyak hal yg ia perlu ketahui tapi ia benci menerima penghinaan seperti ini terutama dirinya bukan lah sesuatu yg bisa dijadikan candaan .


__ADS_2