
Nama Yue Qian
lahir di rumah bordil Feng ,ibu nya meninggal setahun setelah Yue Qian lahir ke dunia marga Yue adalah marga pemberian nenek yg mulai mengasuh Yue Qian
tidak memiliki saudara hanya 1 cucu dari nenek yg berbeda umur dengan nya 3 tahun ,Yue Bian pria itu tinggal bersama nenek nya setelah orang tua nya menitipkan nya di umur 5 tahun ,Yue bian juga memiliki inti spiritual jadi dia belajar ilmu pedang di sekte Yu Hien .
melihat itu Yue Qian juga bersikeras untuk pergi menjadi seorang kultivator wanita tapi siapa yg menduga jalannya akan dipersulit hingga tak berdaya
Nama lahir chen zhisu
salah satu wanita pejabat surga yg sangat muda dan berwawasan belum lagi wajah nya yg sangat cantik dan dingin membuat semua orang yg melihat merasa iri.
Nama kehormatan yuejiang atau sering di sebut anggrek bulan karna chen zhisu sendiri pernah menyelamatkan sebuah kota dengan senjata terkuat yaitu Lanhua ,setiap Chen zhisu menyelesaikan pertarungan anggrek bulan akan bertebaran sendiri di sekitarnya karna itu ia mendapat julukan yuejiang
yuejiang bukan tanpa alasan saat ini turun dan memasuki tubuh gadis yg dirundung , ia datang dengan tugas penting untuk menemukan keberadaan mutiara putih yg jatuh ke alam manusia
ditambah zhisu sendiri memiliki keinginan pribadi untuk melihat kembali beberapa sekte yg beberapa tahun lalu mengirim salah satu murid paling berbakat untuk naik menjadi pejabat surgawi tengah .
dan alasan lainnya karna sahabatnya yg merupakan penjaga kota meminta nya untuk memeriksa keadaan disana dan mencari tahu bagaimana pemilihan pejabat surgawi hingga bisa naik .
beberapa hari sebelum turun nya zhisu wanita itu sedang berada di tempat terbaik (aula biru) menatap langit malam yg terang dengan bantuan bulan penuh yg sangat cantik itu adalah kebiasaan zhisu setiap hari nya .
zhisu yg asik memandang bulan terhenyak karna panggilan samar dari alam panggilan spirit
"*zhisu apa kau mendengar panggilan ini* ?"
mendengar suara samar itu zhisu menutup lembut matanya dan bersandar untuk memulai komunikasi
__ADS_1
"ada apa ?" zhisu tiba di alam panggilan spirit tak terlihat banyak orang hanya beberapa yg membicarakan tentang urusan masing-masing
"*zhisu ini aku...ada hal penting yg aku harap kau bisa melakukannya*" zhisu menoleh "Yang mulia permaisuri surgawi" semua orang yg awalnya sibuk masing-masing mulai memberi hormat
"*merepotkan semua nya untuk meninggalkan alam panggilan sejenak*" awalnya beberapa Dewa dan Dewi tampak ragu dan akhirnya terpaksa pergi setelah itu
"*zhisu pasang mantra untuk menghalangi ada yg mendengar dan melihat*" zhisu sedikit enggan "izin bertanya ,Yang mulia kenapa tidak meminta ku datang ke istana surgawi ? dibanding seperti ini"
mendengar itu sedikit terlihat wajah ragu dari Yang mulia "*aku tidak akan merepotkan mu datang ke istana karna kau sendiri sedang melihat bulan bukan ? tidak perlu datang dengarkan saja permintaan ku*"
"*benar ,mutiara itu sangat penting dan istimewa jika ia dipakai untuk keburukan maka ini akan sangat berbahaya terutama jika seorang yg mengkultivasikan dirinya pada iblis*" zhisu mendengar kan dengan cermat "lalu Yang mulia ingin meminta ku untuk mencari keberadaannya ? apa dewi Yan tak sengaja menjatuhkan nya ?"
wanita abadi itu tersenyum "*benar karena itu zhisu aku tidak bisa melihat siapapun yg mampu melakukan hal ini kecuali kau dengan ini aku akan menurunkan mu ke dunia manusia untuk mencari keberadaan mutiara itu*"
zhisu yg mengetahui itu wajahnya menjadi dingin "Yang mulia zhisu bisa untuk pergi tapi apa belum diketahui dimana mutiara itu ?" Yang mulia mengangguk pelan "*lokasinya masih terlalu membingungkan tapi dia tepat berada di negara Tao ,aku tidak akan langsung mengirim mu ke dunia itu besok masih ada waktu sekitar 1 hingga 2 hari lagi jadi akan banyak waktu* *sembari menyelidiki tempat nya*"
zhisu memainkan pelan giok di pinggangnya "*zhisu aku tidak memiliki pilihan ditambah disana kau satu-satunya yg cocok untuk ini ,hanya perlu mencari sebentar setelah mengetahui dan melakukan sedikit perimbangan, jika sulit aku akan meminta orang lain kau bisa langsung kembali setelah tahu lokasinya*" zhisu melirik ke kiri tak berani menatap wajah Yang mulia dan menghela nafas pelan "baiklah Yang mulia aku akan melakukan apa yg kau minta" mendengar itu Yang mulia mengangguk ada seberkas senyuman di wajahnya dan kekhawatiran dimatanya
__ADS_1
"*baik , hilangkan mantra nya sampai jumpa dilain waktu*" Yang mulia permaisuri segera menghilang setelah melihat penghormatan zhisu begitu juga zhisu ia mengibas ujung lengan jubahnya dan tabir yg sebelumnya ada menghilang di susul zhisu yg mulai keluar dari alam panggilan spirit
ia membuka mata dan berada kembali di tempat awalnya masih sama dan memandang bulan biru yg indah di hadapannya
"karna mengambil tugas turun besok aku akan menemui Dewi Yun untuk melihat permasalahan di negara Tao sekalian mencari keberadaan mutiara tidak apa kan menyelesaikan beberapa masalah yg tertunda oleh kepala surgawi Xian , dan semoga beberapa hari kedepan tak akan berat" zhisu menutup lembut matanya membiarkan angin malam melewati wajah giok putih dan indah nya .
sehari setelah nya zhisu mendapatkan lokasi jelasnya dari permaisuri tentang keberadaan mutiara itu ,setelah persiapan sedikit zhisu menemui permaisuri di aula dewa

"yang mulia , yuejiang menghadap" permaisuri mengangkat tangan dan yuejiang yg melihat mengangkat kepalanya .
"yuejiang ,besok hari keberangkatan ada beberapa hal yg ingin ku sampaikan" zhisu diam bersiap mendengar kan "zhisu ,Dewi Yun mengatakan kau juga mengambil beberapa tugas kecil ? kenapa kau mengambilnya ?" zhisu mengangkat kepalanya lembut
"kita sudah mendapatkan letak nya tapi tidak mengetahui siapa yg menyimpan nya jadi sembari mencari kabar lebih ,sekalian membantu tugas pejabat Xian dan semua tugas itu tidak berat sama sekali" permaisuri mengangguk pelan
"kalau memang tak berat maka begini ,karna kau yuejiang agung tak baik untuk membocorkan tentang kepergian kali ini di tambah Lanhua mu sangat mencolok aku khawatir dia akan menghambat sedikti tugas mu" zhisu sedikit setuju walau ada getaran di lengannya
"lanhua ,jadilah baik kalau kau keluar zhisu akan terbebani secara tidak langsung belum lagi jika kalian bersama" Lanhua yg berada di dalam lengan berdesis menggoyangkan lengan zhisu "permaisuri tidak perlu khawatir walau aku tak membawa Lanhua langsung tubuh intinya yg akan ku bawa" permaisuri mengangguk tenang "baiklah ,aku juga khawatir jika harus memberikan mu senjata roh lagi Lanhua akan mengamuk sekarang kau bisa bersiap untuk besok ,ku harap semuanya lancar dan dengan segera kau bisa kembali"
__ADS_1
zhisu mengangguk "dimengerti ,undur diri" zhisu berbalik setelah memberi hormat sebentar lalu melangkah meninggalkan aula dewa .