
beberapa hari berlalu ,zhisu masih berada di surgawi mengurus sesuatu dengan dewa Shin seperti saat ini mereka sedang berbicara di jalan karna baru saja pergi rapat dengan permaisuri .
"pejabat Chen memang tak bisa di remehkan ,lalu apa kah celah tersebut sangat besar ? jika iya kita perlu meminta bantuan raja neraka ke 7 untuk mengawasi" zhisu menggeleng "tidak perlu untuk saat ini ,mantra yg aku pakai untuk menjaganya akan menahan cukup lama" dewa Shin mengangguk
"dewa Shin..." zhisu menoleh dewa air datang menghampiri mereka "dewa air ? ada apa ?" dewa air melirik datar zhisu dan tersenyum kearah dewa Shin . "tidak ada hal khusus ,hanya saja ada hal apa hingga beberapa hari ini aku selalu melihat dewa Shin bersama pejabat surgawi ini" dewa Shin melirik zhisu
"dewa air ,itu sedikit tidak sopan ,aku dan pejabat Chen hanya membicarakan tentang kejadian di bawah yg kebetulan berdekatan dengan area ku ,dan juga sebagai dewa air seharusnya anda juga memanggil nya pejabat Chen bukan hanya pejabat surgawi karna dia tidak serendah itu..." zhisu menahan pelan dewa Shin "dewa Shin jangan seperti itu ,dia mungkin lupa tidak perlu serius kebetulan aku memiliki urusan di aula biru jadi tidak bisa menemani lebih lama dewa Shin"
dewa Shin segera menggeleng "pejabat Chen ,anda tidak perlu sampai seperti itu saya sangat tertarik dengan cerita anda jika berkenan saya akan datang menemui di aula biru" zhisu mengangguk "tentu ,kalau begitu sampai jumpa dewa Shin ,dan dewa air" zhisu melangkah pergi meninggalkan mereka
dewa air berdecih "sangat sombong !!" dewa Shin terdiam "dewa air !! apa maksud anda ?" dewa air berbalik "apa ? dia kan hanya pejabat mana bisa di sama tingkatan nya dengan kita para dewa" dewa Shin terdiam sejenak lalu menunduk muram
"dewa air ,aku sarankan jaga kata-kata anda dan pergi mencari tahu sendiri tentang pejabat Chen karena sejujurnya dia bisa menjadi dewa bahkan pemimpin disurgawi ini hanya saja dia menolak....jika tidak ada hal lain saya akan kembali" dewa Shin pergi meninggalkan dewa air yg termakan air cemburu ia menggertak gigi
"cih ,mau sehebat apapun dia selama dia bukan dewa atau pemimpin surgawi aku tidak akan takut !! lihat saja"
di aula biru zhisu baru saja datang dan di sambut pelayan nya "pejabat Chen , semua persiapan sudah selesai untuk esok ,dan ada pesan dari dewi bunga" zhisu berbalik "oh ya, kalau begitu aku akan membacanya ketika bersama a xian" pelayan itu mengangguk paham .
zhisu memasuki aula latihan ,Zixin baru saja menyelesaikan salah satu serangan terbaik nya , "kau sudah semakin membaik ,tidak perlu berlatih terlalu keras" Zixin berbalik dan mendekat dengan semangat
"aku masih di bawah kakak ,oh ya bagaimana hari ini ? apa tidak ada hal lain ?" zhisu menggeleng "tidak ada ,aku sudah mendapat izin mungkin malam ini bisa segera pergi" Zixin mengangguk senang "akhirnya" zhisu membelai kepala Zixin "ya ,karna itu kau istirahat saja sekarang jangan terlalu memaksa kan diri" Zixin mengangguk
__ADS_1
"tapi tetap saja aku selalu ingin melindungi kakak ,kak kau tahu ayah pernah berkata saat mendengar kabar tentang mu ,dia bilang '*entah zhisu ataupun shulian aku tidak bisa melindunginya dengan baik*' karna itu aku ingin segera bertemu dengan mu dan mulai berlatih hingga bisa melindungi mu" zhisu terdiam sejenak lalu tersenyum "ya ,lakukan yg terbaik ya" Zixin mengangguk ia menidurkan kepalanya di atas pangkuan zhisu .
esoknya mereka benar-benar pergi ke dunia neraka ,walau sedikit menganehkan melihat pejabat surgawi datang ke sana tapi melihat sosok di samping nya mereka mengerti .
Zixin tersenyum senang dan menggandeng erat tangan zhisu "a jie ,kita ke ruangan ayah langsung saja" zhisu menggeleng pelan "jangan dulu , sepertinya ayah sedikit sibuk sekarang kita istirahat saja bagaimana ?" Zhisu tidak menyangka Zixin akan menolak dan segera menariknya masuk kedalam ruang rapat
semua orang yg ada didalam terkejut melihat Zixin dan lebih terkejut melihat sosok di samping Zixin . dengan senyum manis Zixin berteriak "ayah !!" tatapan zhisu fokus pada sosok yg duduk di bangku kebesaran nya di kirinya terdapat pelayan terbaiknya dan di kanan adalah kesatria nya
sosok itu bangun dan merapikan bilah pedangnya sebentar "zhisu kau datang ?" zhisu mengangguk "emh panjang umur untuk ayah..." Zixin menatap mereka bingung "kau tumbuh seperti ibu mu" zhisu terdiam karna pelukan tiba-tiba itu ,walau malu zhisu merasa nyaman "emh..."
zhisu menunduk menyembunyikan air mata bahagianya, Zixin tersenyum melihat tingkah mereka , "ayah karna kakak sudah datang bisakah kau memberikan jabatan pada kakak ?" zhisu di lepaskan dari pelukan ,mata nya menatap zhisu yg benar-benar sudah dewasa .
"Zixin ,kakak mu bukan hanya seorang kakak dia adalah pejabat surgawi dan kandidat yg di impikan untuk mengambil tahta surgawi" Zixin terguncang "a-apa !! , kandidat ? tapi kakak berdarah campuran" ayah mereka menatap datar putranya itu "Zixin..." zhisu menahan tangan ayahnya
__ADS_1
"a xian , sebenarnya ada beberapa hal yg perlu kau ketahui ,tapi sebelum itu aku perlu meminta bantuan ayah..." raja neraka menatap nya tenang "aku ingin menarik inti spiritual ku" Zixin menegang seketika
"APAA !! ,itu gila kau akan bagaimana kalau seperti itu ?" zhisu menggeleng "kau benar-benar sudah yakin ? lalu bagaimana dengan konsekuensi mu ?" zhisu tersenyum "zhisu bisa melewatinya ,aku sudah membawa batu roh untuk membantu aliran spiritual ku seperti diriku dengan inti spiritual sebelumnya" Zixin menggeleng tidak mengerti "itu tetap gila ,ayah..."
raja neraka menghela nafas "kita baru bertemu mari makan siang terlebih dulu ,dan jelaskan perlahan pada adikmu" zhisu melirik Zixin yg sepertinya tidak akan bisa setuju dengan keputusan nya itu .
ruang makan di persiapkan beberapa pelayan sedikit terkejut melihat kedatangan zhisu ,walau dari neraka rendah semua orang mengenal siapa itu yuejiang yg agung karna itu mereka sangat menjaga diri dan berhati-hati .
"a xian , seperti yg kau tahu aku seorang pejabat surgawi dan tumbuh bertahun-tahun di surgawi dibawah pengawasan ratu sebelumnya" Zixin mengangguk ia melirik raja neraka yg masih duduk tenang padahal inti spiritual putrinya akan di cabut dan di gantikan dengan sebuah batu roh .
"apa kau tahu tentang kematian ibu ?" Zixin menggeleng "tidak ,tapi dari para bawahan aku dengar ibu mati karna jatuh sakit setelah melahirkan ku dan terkena kutukan" zhisu mengangguk "hampir benar ,ibu memang mati karna kutukan tapi itu tidak ada kaitannya dengan kelahiran mu a xian , kutukan itu dimiliki dari sebelum kau ataupun aku lahir lebih jelasnya itu adalah kutukan keturunan"
Zixin terdiam "kutukan keturunan ? lalu apa kakak juga mendapat kutukan itu ?" zhisu mengangguk "ya ,kakak mu mendapatkan kutukan itu , sebenernya itu bukan kutukan berat karna kebanyakan orang berpikir itu adalah Rahmat tapi sebenarnya itu tetap kutukan ,setiap pemilik kutukan akan memiliki setengah inti spiritual emas dan setengahnya adalah batin untuk ikatan senjata roh ,kau sudah melihat senjata kakak mu ?"
__ADS_1
Zixin mengangguk "ya ,lalu kalau begitu itu tidak akan bahaya kan ?" raja neraka menggeleng "sayangnya tidak bisa dianggap semua baik ,pemilik kutukan memiliki kemampuan melebihi manusia pada umumnya dan ketahanan fisik yg sangat kuat tapi....kutukan itu juga memiliki sebuah racun ,Pemiliki kutukan tidak akan pernah sampai untuk menjadi dewa dan menjadi abadi ,dia akan bisa mati jika bagian vitalnya terluka" Zixin terdiam "dan ibu mu mati oleh saudaranya yg kebetulan adalah kaisar di dunia manusia"