
Yue Qian segera bergerak mundur ,"kenapa kau kemari dan apa tujuan mu ?" pria itu tersenyum kecil "tidak ada ,aku datang karna di undang loh oh ya menurutmu bagaimana tentang Hao Xiong ?" Yue Qian menatap datar "apa maksud mu ? bicara bertele-tele katakan saja langsung tujuan mu" Yue Qian benar-benar tak mengerti kenapa bisa orang yg ada di hadapannya ini bisa berada disini .
"jangan berpikiran terbuka seperti itu ,aku datang benar-benar karna dia meminta loh dan juga sejujurnya aku juga sedang mencari cara menyembuhkan nya tapi itu sedikit sulit jadi aku hanya bisa menunggu" Yue Qian menatap penuh kecurigaan "bebaskan dia ,untuk apa kau memasang mantra padanya !" pria itu bangkit dari duduknya .
"dia yg meminta loh ,kau tahu sendiri terkadang rasa sakit dari mengkultivasikan sesuatu yg berbeda dengan elemen nya akan sangat berat kan ? ,dia bilang dengan begini setidaknya dia tidak perlu merasa sakit" Yue Qian menggertak "kau bisa memberikan obat penghilang rasa sakit ,untuk apa memantrai nya !!"
"yujieng agung ,aku pikir kalau melihat dirimu yg sekarang sepertinya kau peduli dengan nya ? apa aku salah" Yue Qian berdecih "tidak juga ,aku menolong nya karna dia pernah menolong ku dan biar ku ingatkan aku bukan orang yg tak tahu BALAS BUDI" pria itu terdiam sebentar .
"ya kalau begitu kau harus mengobati nya untuk menghilangkan rasa sakitnya ,aku tidak akan membantu" pria itu menjentikkan jarinya dan seketika tubuh Hao Xiong langsung ambruk ia mencengkram erat kepalanya yg berdenyut sakit
"KAU !!" pria itu menunduk "silahkan aku tidak akan mengganggu lagi" pria itu menghilang segera ,Yue Qian sedikit bingung ,ia segera menghampiri Hao Xiong dan memeriksa pria itu 'tidak baik, aku harus membantu nya bertahan atau inti spiritual nya akan hancur' Yue Qian melirik sekeliling
ia memapah Hao Xiong menuju ranjang pria itu ,Hao Xiong masih terus mengerang kesakitan tapi tetap berusaha menahan dirinya "Hao Xiong ,bertahan lah tidak akan sakit lagi jangan mencengkram terlalu kuat" Yue Qian berusaha melepaskan cengkraman tangan Hao Xiong dari kepalanya .
Hao Xiong membuka mata ,matanya lembap basah seolah tak kuat , Yue Qian menahan kedua tangan itu setelah berhasil terlepas "dengarkan aku ,jangan mencengkram seperti itu ,aku akan membantu mu menghilangkan rasa sakitnya" Yue Qian menarik kepala Hao Xiong dan membawanya kepelukan nya .
__ADS_1
ia juga bergumam pelan "tidak akan sakit ,bersabar lah" sembari menenang kan pria itu Yue Qian juga tak lupa mengalirkan energi spiritual nya untuk mengurangi gejala nya .
Yue Qian terus menerus memberikan energi nya dan menghilangkan rasa sakit dari Hao Xiong sebisanya "yu-" Yue Qian menoleh mendengar gumaman Hao Xiong "Hao Xiong ,kau harus bertahan tidak boleh menyerah seberat apapun masalah yg kau hadapi ,aku akan berbagi dengan mu" Yue Qian merasa Hao Xiong sudah lebih baik dari sebelumnya
ia menaruh lembut kepala Hao Xiong ,ia mengambil seember air hangat dan handuk lalu mengusap wajah Hao Xiong yg berkeringat karena menahan sakit .
setelah selesai ,di tambah ia juga sudah memberikan beberapa obat penghilang rasa sakit jadi ia akan meninggal kan Hao Xiong agar bisa beristirahat dan memulihkan kondisi nya sendiri . baru saja akan bergerak pergi lengan nya ditahan "ja-jangan.." Yue Qian terdiam sejenak lalu pasrah ia duduk di samping Hao Xiong dan terus menemani Hao Xiong.
"a Qian..." mendengar ada yg memanggil ia membuka mata nya dengan pelan sangat berat terbuka perlahan ia merasa lehernya sedikit sakit "uh aku tertidur" ia tersadar setelah merasa ada sesuatu di tangan nya dan menoleh "Hao...dia masih tidur ? aku akan memeriksa sebentar" Yue Qian memeriksa nadi Hao Xiong seketika wajahnya bersinar lembut "sudah membaik ,aku akan memberikan teh padanya dan menemui Jianli" Yue Qian bangun ia menaruh lembut lengan Hao Xiong ke atas dadanya sendiri lalu membenarkan posisi selimut nya .
"senior junior ini akan bertanya pada anda saja ,apa ada obat untuk menangkal gejala kultivasi berlawanan ?" wajah pria itu berkedut "kau berbicara apa ? obat penangkal gejala kultivasi ? kau bercanda siapa yg memiliki kutukan seperti itu ?" Yue Qian menatap datar kearah pria itu beberapa murid juga tertawa kecil
"senior aku serius tidak ada yg bisa di buat candaan saat ini" Yue Qian harus bersabar demi mendapatkan apa yg ia cari ,tanpa di duga "Shimei, eh maksud ku a Qian kenapa kau kemari ?" Jianli muncul tapi tidak sendiri di sebelahnya terdapat penatua Shen yg menatap nya
"masih sangat pagi tapi murid penatua lain sudah berada disini ,apa yg kau lakukan" Yue Qian memberi hormat "maaf karna datang di waktu seperti ini ,aku memiliki urusan dengan murid penatua" Jianli menatap Yue Qian seolah bertanya tanya 'ada apa ? hingga kau mencari ku'
__ADS_1
Yue Qian mengangguk "shizun murid ini akan undur diri dulu dan menyelesaikan ini" penatua Shen mengangguk berbeda dengan pria yg sebelumnya berbicara dengan Yue Qian "tunggu ,dulu Mu Jianli ,shizun apa ada kutukan kultivasi beda elemen ?" penatua Shen terdiam
"bicara apa kau ,Xian Lu itu hanya kutukan ribuan tahun lalu dan tidak ada cara menyembuhkan nya" Yue Qian terdiam sejenak lalu beralih "a Li mari ke aula bambu" Jianli mengangguk "shizun murid ini...." belum selesai Xianlu sudah menahan mereka
"tunggu !! biar aku memeriksa nadi nya" Yue Qian menepis pelan "untuk apa ?" Xian Lu tak menjawab ia memeriksa nadi Yue Qian,wajah nya membiru "ka-kau mana bisa.... ti-tidak mungkin" Yue Qian menarik tangan nya dan menyembunyikan di balik jubahnya
"senior ada apa ?" Xian Lu menatap tajam Yue Qian "kau masih bisa berkeliaran ketika energi spiritual mu mengalami penurunan drastis bahkan sedikit kacau ?" wajah Jianli menegang "a-apa..." Jianli segera memeriksa nadi Yue Qian dan mencengkram erat lengan Yue Qian "a Qian !! kau" Yue Qian menggeleng
"aku baik-baik saja ,masalah yg ingin ku katakan lebih penting" Jianli mendengus ia menotok titik akupuntur Yue Qian sehingga tubuh nya tak akan bisa bergerak "Ji..." Jianli menggeleng "diam lah ,aku akan membantu mu dulu baru kita berbicara" Jianli yg baru saja akan memberikan energi spiritual nya terhenti
"biar aku" penatua Shen maju dan memberikan energi spiritual nya ,karna besarnya tekanan dari energi spiritual penatua Shen ,Yue Qian yg dari tadi menahan darah keluar terpaksa mengeluarkan nya dengan berat hati .
berbeda dengan Yue Qian ,Hao Xiong baru saja bangun ia menatap kedua tangannya ,tubuh nya tidak merasa sakit apapun seolah tidak ada yg terjadi .
sebuah ketukan pintu terdengar "masuk" Xue yang datang dengan teh dan teko di tangannya "shizun ,murid...shizun wajah anda..." Hao Xiong menggeleng "tidak apa-apa ,kenapa membuat teh di pagi hari ?" Xue yang menaruh teh di atas meja dan mulai menuangkan ke cangkir lalu memberikan pada Hao Xiong
__ADS_1
"Shimei meminta ku mengantarkan pada shizun secangkir teh ini , dia bilang ini akan menghangatkan tubuh jadi aku membawanya" Hao Xiong mengangguk pelan ia meminum teh tersebut lalu tersadar "dimana dia ?' Xue yang bangkit "Shimei pagi-pagi pergi ke paviliun pengobatan untuk menemui Jianli" Hao Xiong mengerutkan kening "untuk apa ?" Xue yang menggeleng "murid ini tidak tahu" Hao Xiong mengangguk ia kembali meminum teh tersebut .