
Di esok harinya mereka memeriksa array ,semuanya berpencar dan mencari tahu keadaan didalam ,dan beberapa masalah yg terjadi
Zhisu tidak melakukan itu ia memilih menerobos array tanpa ketahuan dan bergerak sendiri memeriksa apa yg terjadi di dalam sana , beberapa iblis yg berjaga sedang duduk menunggu penjaga selanjutnya untuk bertukar tempat
"Hei ,ku dengar tetua menangkap si buruk Xu xichen"
"Benarkah ? Lalu sekarang bagaimana apa ketua akan menghukum mati nya ? Dia sudah mengetahui mata-mata yg tetua taruh di samping raja dahulu kan ?"
Zhisu terdiam ,ia membuat kupu-kupu perak dan segera mengirim nya pergi ke penjara yg mereka katakan ,"oh ya kemarin sepertinya aku melihat sosok yg selalu berada di dekat tetua itu"
"Oh ya , seperti apa dia ?" Iblis itu mendekat untuk berbisik "dia sepertinya tangan kanan permaisuri surgawi...aku tahu itu karna sebelumnya aku yg menjaga si buruk Xu dan dia terus bergumam 'surgawi harus tahu ,pejabat Chen harus bertindak' aku pikir itu berkaitan dengan tangan kanan surgawi"
Zhisu merasa sudah cukup mendapatkan hal yg ia butuhkan ,ia segera pergi dari sana dan kembali berkumpul dengan yg lain .
Jia Li melihat shizunnya datang mendekat "shizun.." zhisu mengangguk "bagaimana ?" Zhisu tersenyum kecil "kita kembali saja , mengintainya sudah cukup segini" Yue Qingdao mengangguk "baiklah kalau begitu karna kita kembali lewat gunung putih saja ,aku ingin memeriksa daerah sana sebentar" zhisu mengangguk pasrah .
Ketika berada di daerah gunung putih ,zhisu benar-benar tidak berbicara apapun "zhisu...apa kau tahu tentang Gardenia ?" Zhisu mengangguk "aku tahu, membutuhkan itu ?" Yue Qingdao mengangguk "ya , baru-baru ini kesehatan seorang gongzi sedikit memburuk dan meminta bantuan Ming shijie.." zhisu mengangguk pelan
"Kalau begitu ikut aku" zhisu menjalankan kudanya melewati jalan yg sedikit tertutup pohon ,Jia Li mengetahui jalan ini tapi memilih diam ,"zhisu kau yakin ?" Zhisu mengangguk pelan ia tetap menjalankan kudanya lurus tanpa berbalik sedikitpun.
Tak lama terlihat sebuah gubuk yg tidak rapuh , ataupun kotor ,itu sangat kokoh dan kuat ada beberapa pohon begonia di sekitar gubuk
__ADS_1
Jia Li benar-benar tahu ,ia menatap punggung zhisu yg mulai turun dari kuda ,Yue Qingdao mengerutkan kening "zhisu, kenapa ada gubuk ini dan halaman seperti ini di tengah gunung putih ?"
Zhisu berjalan menuju dalam gubuk itu ,Jia Li mengikuti nya tapi sebelum itu "shishu...tolong untuk tidak merusak apapun disini ,tanaman ataupun rumput disekitar gubuk apalagi bertanya sesuatu yg bersifat pribadi" Yue Qingdao mengangguk
Didalam gubuk terlihat ranjang yg sedikit berdebu ,zhisu berjalan menuju laci dan mengambil beberapa tanaman yg ia butuhkan ,Yue Qingdao terdiam melihat ruangan itu "benar-benar nyaman, walau tidak bersih karna debu tapi disini tidak pengap ,zhisu apa kau pernah tinggal disini ?"
Zhisu berbalik ,ia menaruh beberapa kantung bunga Gardenia di tangan Yue Qingdao dan berjalan keluar "ya...sebelum tinggal dengan yg lain aku tinggal disini dengan Nya...." Jia Li mendekat "shizun ,apa anda ingin saya buatkan teh ? Ada beberapa daun teh dan bunga Krisan" zhisu menggeleng "tidak perlu ,kita kembali ke jalan saja setelah beristirahat sebentar"
Zhisu berjalan menuju pohon begonia putih yg tepat berada di depan gubuk ,zhisu mengusap batang pohon itu "Qingyu...aku datang" Jia Li hanya melihat dari jauh tanpa bisa mendekat ,ia khawatir menyentuh luka lama shizun nya
Zhisu tidak berbalik ia menatap batang pohon itu ada sedikit perasan sedih dan ragu diwajahnya .
Lian Jue memperhatikan ekspresi Jia Li "ada apa ? Kau tidak menemani shizun mu ?" Jia Li menggeleng "shizun perlu waktu tersendiri ,aku tak ingin membuat nya sedih" Lian Jue menatap punggung zhisu sejenak lalu berpaling melihat sekitar
"Zhisu ,tempat ini sangat baik dan cocok untuk berkultivasi aku harus mengingat arah untuk kemari ,itu tidak apa kan zhisu ?" Zhisu berbalik dengan wajah tenang "emh...itupun kalau gunung menunjukkan kau bisa kemari lagi ,karna sesuatu yg di butuhkan sudah ada mari kembali ke jalan dan kembali untuk melaporkan apa yg kita dapat"
Jia Li mengangguk dan segera menyiapkan kuda zhisu "kau pernah kemari kan? Jika ada yg ingin kau bawa kemari ajak saja" Jia Li menggeleng "tidak shizun, ini milik shizun murid ini hanya akan kemari jika bersama shizun" zhisu dan Jia Li berbicara cukup pelan sehingga Yue Qingdao ataupun Lian Jue tidak dapat mendengar nya .
__ADS_1
Di perguruan Jian ,semua petinggi sedang berkumpul untuk membahas tentang pergerakan iblis dan pencegahan yg akan mereka lakukan di saat-saat ini
"Beberapa murid kami sudah dikirim untuk memeriksa kota yg kehilangan komunikasi ,ternyata benar-benar ada anomali" zhong Han mendengarkan tanpa minat pada setiap kata Hao Xiong hari ini .
Sebuah kupu-kupu terbang masuk tanpa diundang dan duduk di hadapan Zhong Han "zhisu...ada apa ?" Kupu-kupu itu berkedip sejenak sebuah suara terdengar "semua dugaan benar , benar-benar tidak baik , persiapan hampir matang" wajah Zhong Han berkedut
"Baiklah ,kau bisa kembali pada nya" Zhong Han menyapu kupu-kupu itu dan seketika kupu-kupu itu menghilang , zhangmen shixiong menatap Zhong Han "bagaimana dengan zhisu dan yg lain ?" Zhong Han tersenyum "shixiong tidak perlu khawatir, dia sudah baik-baik saja semuanya teratasi mungkin ia akan segera menarik diri dan kembali" zhangmen shixiong menghela nafas lega "syukurlah ,kalau begitu penatua Hao utusan kami juga sudah memeriksa itu dan ini benar-benar tidak bisa ditunda kembali"
.
Hao Xiong mengangguk "kalau begitu ,kita tunggu utusan perguruan-perguruan lain sembari menunggu utusan perguruan Jian kembali ,baru membicarakan tentang cara mengatasi hal ini" Zhong Han terdiam melihat Hao Xiong tiba-tiba menghentikan rapat ini
Zhangmen shixiong tidak merasa itu salah dan menghentikan rapat hingga zhisu dan yg lain kembali, setidaknya itu langkah terbaik sembari mengatur para murid .
__ADS_1
Zhong Han bangkit untuk meninggalkan ruang rapat dan melakukan hal penting lainnya tapi ia tertahan oleh Hao Xiong , "tunggu ,ada yg ingin ku bicarakan dengan zhong zongshi " Zhong Han menatap datar Hao Xiong lalu mempersilahkan memilih tempat lain untuk mengobrol .