Kebanggaan Langit

Kebanggaan Langit
7


__ADS_3

Xue Qin dan Xue yang menatap kearah Hao Xiong yg beranjak dan berdiri di depan Yue Qian


"ini hanya ilmu pertahanan ,tidak ada yg spesial" Yue Qian memalingkan wajah ia sangat tahu tak seharusnya ia menggunakan tabir nya tapi ia terpaksa kalau tidak mengeluarkan bahkan dengan energi spiritual milik Hao Xiong dan milik nya yg ada di tubuh Hao Xiong ,pria itu pasti akan ambruk hingga semuanya menjadi berantakan.


"buat kembali" Yue Qian langsung menyembunyikan tangannya ke belakang punggung "shizun aku pikir tidak perlu melakukan itu kan ? ilmu ini ku pelajari untuk pertahan di waktu waktu tertentu" Yue Qian menyembunyikan pergelangan tangan nya di dalam jubah ditambah cincin yg ia pakai sekarang.


"Shimei...shizun hanya memeriksa lakukan lah dia tak akan melakukan hal buruk" Yue Qian menggigit bibir bawahnya ia tak mengira kalau Xue yang juga akan memaksanya nya "tabirnya tidak bisa digunakan terlalu sering kalau shizun memaksa aku tak memiliki pilihan lain selain menolak" Yue Qian membuat batasan penting agar jika terjadi hal seperti ini setidaknya ia akan aman .


"Yue Qian !! kau berani..." Hao Xiong menahan nya "tidak perlu memaksa ,kalian semua kembali lah dulu latihan nya hentikan sampai sini" Xue yang mengangguk patuh Xue Qin juga terpaksa sedangkan Yue Qian ia sangat senang 'setidaknya aku aman dari permasalahan ini' ia mengangguk juga dan mulai pergi meninggalkan aula bambu



Xue yang dan shizun nya sudah berada di depan halaman karna tetua Yu mengirim pesan kalau ada monster yg sedikit menyusahkan jadi berniat meminta tolong agar Hao Xiong pergi memeriksanya.



"shizun ,a Qin terluka dan ditambah ia juga sedang mempersiapkan diri untuk ujian kenaikan jadi kemungkinan kita hanya bisa pergi ber2" Hao Xiong menggeleng "bawa Yue Qian ,kita akan membiarkannya ikut sekalian melatih di perjalanan" Xue yang terdiam sebentar "baik lah shizun ,aku akan menyampaikan padanya untuk bersiap"



"tidak perlu pergilah menemui Yue Qian suruh dia datang kemari dan sampaikan pada Xue Qin untuk berhati-hati selama perjalanannya nanti" Xue yang mengangguk walau ada sedikit keraguan "kenapa ?" Xue yang menggeleng "tidak ada shizun"

__ADS_1



"kalau begitu cepat panggil dia kemari dan juga minta murid penatua Shen , tang Zhi untuk datang" Xue yang menutup mulutnya dan mengangguk "baik ,murid ini akan pergi sekarang" Xue yang berbalik untuk pergi



belum mencapai halaman luar "emh...?" Xue yang terdiam "ka-kau..?" murid itu membungkuk "salam Xue gongzi ,maaf mengganggu saya ingin bertanya apa penatua Hao berada di sini ?" Xue yang terhentak "Shizun ,ya dia ada tapi kau ada keperluan apa ?" murid itu menggeleng "murid ini adalah tang Zhi" Xue yang melirik kedalam paviliun "ah kalau begitu aku akan mengantar mu masuk dulu" tang Zhi menggeleng "tidak perlu repot ،murid ini akan pergi sendiri"



"emh ,baiklah kalau begitu aku tidak akan menggangu aku akan pergi" tang Zhi mengangguk ,Xue yang mulai meninggalkan paviliun shizunnya dan pergi mencari Yue Qian .



"siapa itu ? kenapa dia bersembunyi seperti itu" Xue yang memanggil tombaknya dan bergerak di belakangnya .


tepat di depan pintu orang itu terdiam merasa ada yg datang ,ia ingin berlari tapi tak tahu harus kemana jadi ia baru saja akan berteriak terhenti karna benda dingin itu mengarah kepadanya


tapi sesuatu menghalanginya "i-ini...." Yue Qian keluar dari dalam "a-apa ? eh shixiong kenapa kau ada disini ? kau juga" orang itu menggaruk tengkuknya yg tak gatal malu "shi-shimei..." mata Xue yang beralih ke sosok yg sudah melepaskan penutup kepala nya


setelah kejadian itu mereka ber3 duduk bersama di halaman "maaf kan aku Xue gongzi ,aku bukan berniat jahat a-aku hanya takut kalau penjaga melihat ku" Yue Qian menghela nafas "bukan salah mu ,ini juga keteledoran ku hampir menyerang mu ,maaf ya" Jianli mengangguk pelan "bukan apa-apa"

__ADS_1


"kalau begitu izinkan aku bertanya kenapa kalian ada disini ?" Xue yang dan Jianli bertukar pandangan sebentar "Shimei ,aku datang karna kantung mu terjatuh sebelumnya ,aku ingin memberikannya tapi terjadi sedikit kendala jadi...." Yue Qian menatap kantung didepannya


kantung seputih salju itu dengan beberapa bordiran bunga Krisan sudah kotor "a-aku minta maaf ini karna murid lain yg mengetahui itu milik mu merebutnya mereka juga mau membuang nya dan merusaknya tapi aku menghalangi ,ini ku kembalikan" Yue Qian menerimanya ia sedikit sedih tapi bukan karna kantung nya rusak tapi karna Jianli yg bekerja keras hanya untuk kantung ini


"terimakasih ,kau tidak perlu repot lagi juga isinya hanya beberapa barang kecil" Jianli menggeleng "beberapa bunga nya rusak dan tak bisa dipakai jadi aku menggantinya ,untuk bunga Krisan ungu....aku tidak memilikinya dan juga itu termasuk langka jadi aku hanya bisa memberikan yg warna putih di tambah Gardenia" Yue Qian melihat isi kantung dan tersenyum


"emh terimakasih ,ini juga bagus tidak perlu minta maaf" Jianli tersenyum "oh ya Shimei ,dari mana kau mendapat bunga Krisan ungu ? itu bunga yg langka loh" Yue Qian mengangguk pelan "aku mendapatkan nya setelah menemui nenek dia bilang teh Krisan sangat baik untuk penenang hati jadi aku membawa beberapa untuk dibuat teh" Jianli mengangguk mengerti


"lalu shixiong ,kenapa datang ?" Xue yang teringat perkataan shizun nya "oh ya shizun memanggil mu" Yue Qian terdiam sejenak "ah ,kalau begitu aku akan menemui shizun ,lalu kalian bisa tetap disini jika ingin" Xue yang menggeleng "aku harus pergi menemui Xue Qin" Yue Qian mengangguk


"tidak perlu Shimei ,aku juga diminta shizun untuk mengambil beberapa tanaman obat di kebun jadi aku tidak akan tinggal lama" Yue Qian mengangguk pelan "baiklah kalau begitu aku tidak akan menghalangi aku pergi menemui shizun dulu" .


sesampainya di paviliun ia merasa ada aura aneh "emh.." ia mengernyit sebentar lalu menatap sekitar ,ia kembali berjalan masuk dan mengetuk pintu


"siapa ?" Yue Qian mendengar suara Hao Xiong seperti biasa "Yue Qian disini shizun" hening untuk sesaat lalu "masuklah" Yue Qian membuka pintu dan masuk ,ia sedikit terkejut melihat seseorang yg duduk di depan Hao Xiong .


'astaga kebetulan dari mana ini ? dia bisa berada disini benar-benar bukan hal yg bisa di biarkan' Yue Qian menatap kearah Hao Xiong "shizun , kenapa memanggil murid ini ?" tiba-tiba saja Hao Xiong menatap kearah cangkir di depannya


"nona Yue ,tidak perlu takut duduk saja shizun mu tak akan bermaksud jahat" Yue Qian menggeleng "tidak sopan jadi murid ini akan berdiri saja ,shizun apa ada sesuatu ?" Hao Xiong mengangkat pandangannya "nona, sepertinya kau tahu tentang penyakit kultivasi dari Hao Xiong ya ?" Yue Qian berbalik menatap sosok yg duduk di depan Hao Xiong dia dengan tenang mengangkat cangkir di depannya dan minum


setelah melihat ke mata Hao Xiong Yue Qian tersadar ia bergerak cepat dan melakukan penyergapan tiba-tiba "apa yg kau lakukan padanya ?" pria itu tertawa kecil "ternyata kau menyadari nya ya nona Yue ,ah bukan nama mu bukan itu tapi yujieng yg agung" tubuh Yue Qian menegang pisau yg sebelumnya ia gunakan untuk menahan pergerakan pria di depannya jatuh .

__ADS_1


__ADS_2