
setelah agak malam para warga keluar dan mulai melakukan aktivitas yg biasanya di lakukan pagi .
Xue yang jelas sangat penasaran akan hal itu tidak seperti Yue Qian yg tak ingin tahu dan lebih memilih segera pergi dari sana lalu melaporkan pada surgawi sehingga orang lain yg akan memeriksa bukan dirinya
mereka menemui tuan wu ,setelah berbincang sebentar tuan Wu membawa mereka ke sebuah ruangan yg dari luarpun bisa di ketahui kalau ruangan itu sangat-sangat di rawat
"ruangan apa ini ? ada apa yg ada didalam" tuan Wu menghentikan langkahnya "untuk daozhang tolong tidak berbicara berlebihan ataupun bertanya biar saya yg mengatakan nya" Xue yang langsung diam tak bergeming
mereka mulai memasuki ruangan ,Yue Qian melihat sekeliling tatapannya terkunci pada pembakar dupa di tepi ruangan 'wolfsbane ,kenapa bunga ini ada di sini ? tidak' Yue Qian menelan ludah dengan sulit
Hao Xiong menyadari bahwa ada yg salah menarik Yue Qian ke belakang punggungnya dan bergumam pelan "tahan nafas ,tidak buruk" Xue yang mengerti ia mulai menahan nafas dan diam .
tuan Wu membuka tirai yg terpasang di tengah kamar , Yue Qian terdiam "dia adalah putra ku Wu Yuan ,dia adalah anak yg sangat aku dan istriku sayangi ,setiap hari istri ku akan datang dan membersihkan kamar ini tak lupa memandikan putra kami" Yue Qian terdiam ia menatap pria di depannya dan menebak 'umur nya sudah 14 tahun lebih tapi tubuhnya'
"a Yuan , seperti ini setelah kami membawa seorang anak laki-laki dia kami temukan di belakang bukit Jiangsu" Xue yang ingin bertanya tapi di hentikan Hao Xiong "karna kalian sudah datang ,mari keluar biarkan putra kami beristirahat"
mereka meninggalkan ruangan itu tak lupa menutup rapat pintunya .
tepat setelah itu Xue yang tak bisa menahan lagi "lalu dimana anak yg kau temukan di gunung itu ? dan apa yg terjadi sebenarnya ?" tuan Wu membawa mereka ke sebuah ruangan yg berjarak sangat jauh dan disana tidak ada sedikitpun cahaya.
Tuan Wu membuka pintu dan mempersilahkan kami masuk ,Yue Qian masuk ia melihat sekeliling hingga sebuah suara menghentikan pandangan nya "kakak..." Yue Qian terdiam menatap sosok pria muda yg mulanya duduk di tepi ruangan bangun dan melangkah mendekat ke arah Yue Qian
"kakak..." tangan Yue Qian bergetar , pikirannya berkecamuk hingga ia tak bisa memikirkan apapun dengan benar , tangan pria itu hampir mencapai nya jika Hao Xiong tidak menarik mundur Yue Qian dan di susul dorongan keras sehingga pria itu ambruk jatuh ke tanah
__ADS_1
"kak..." Hao Xiong menggenggam tangan Yue Qian "dia bukan kakak mu" pria itu menggeleng menolak perkataan Hao Xiong "a xuan ,dia bukan kakak mu dia adalah murid penatua abadi ini" pria muda itu ingin menggeleng lagi tapi terhenti , ia segera mundur ke tepi ruangan dan sibuk sendiri .
"nona ,maaf kan tingkah nya ya dia terus mengatakan ingin menemui kakak nya tapi kami tidak tahu dimana kakak nya dan orang seperti apa dia , jadi kami hanya bisa menawarkan nya untuk menganggap putra kami sebagai Kakak nya tapi ia menolak dan bersikeras untuk menemui kakak nya"
Yue Qian tidak menjawab ia menunduk pikiran nya benar-benar kacau , Hao Xiong melirik Yue Qian "kau sepertinya lelah ,kembali lah dan beristirahat tidak perlu membebani diri dengan masalahnya , Xue yang bawa Yue Qian kembali" Xue yang mengangguk ia mulai memapah Yue Qian
tepat sebelum keluar dari ruangan itu Yue Qian melirik pria di dekat tembok itu ia menatap nya lembut dan melambai pelan ,ia bergumam sesuatu yg tak bisa di lihat jelas karna gelap .
di perjalanan "Shimei , sebenarnya tujuan kedatangan kita ke desa ini untuk menyembuhkan putra kepala desa itu ,dan menghilangkan ancaman yg mengganggu desa itu" Yue Qian diam mendengarkan perkataan Xue yang
"shixiong... a-apa ada kebetulan di dunia ini ?" Xue yang terdiam sejenak "ya ,ada apa ? apa kau merasa kasihan pada anak itu ?" Yue Qian tidak menjawab ia terus memandang kedepan
Yue Qian menatap kearah lengan wanita itu "nona ada apa ?" Yue Qian terdiam sejenak "nyonya apa semua orang menggunakan gelang itu ? dan untuk apa gelang itu ? apa dia memiliki kaitan sesuatu" wanita paruh baya itu tersenyum "benar ,ini adalah pemberian dari penyelamat kami dan hadiah turun temurun dari setiap keluarga desa kami" Yue Qian mengangguk pelan
__ADS_1
"kalau begitu saya akan pamit kembali"
setelah mengantar Yue Qian Xue yang pergi kembali menemui shizunnya sedangkan Yue Qian ia memasang beberapa mantra ringan lalu memulai masuk ke panggilan spirit
'pejabat Chen...Fei Hung hadir ' Yue Qian berhasil memanggil Fei Hung ia menghela nafas lega karna awalnya karna disini agak aneh ia khawatir tidak berbicara dengan pelayan nya yg berada di istana surgawi
"Fei Hung ,dimana a Wei ? apa dia masih belum bisa tiba ?" Yue Qian cukup menunggu dengan sabar kedatangan a Wei tapi entah kenapa sudah beberapa hari dia masih belum datang padahal a Wei tidak pernah seperti ini
'pejabat Chen ,sesuatu terjadi setelah a Wei tiba di alam manusia jadi akan memerlukan sedikit waktu hingga ia sampai' Yue Qian menghela nafas "aku akan menghubungi untuk mendengar permasalahan ,Fei Hung jangan lupa Lanhua jika sesuatu terjadi padanya aku tidak akan memaafkan mu"
Yue Qian menegaskan kembali tentang penjagaan terhadap Lanhua 'pelayan ini mengerti ,Lanhua akan dijaga baik oleh pelayan ini dan pejabat Chen ada kabar terbaru dari Chu zhilin'
Yue Qian terdiam sejenak mendengar tapi sedetik kemudian sesuatu datang dan menggebrak ruangan dengan keras .
di rumah Tuan Wu, Hao Xiong sudah mendapatkan cara untuk mengembalikan kesadaran Wu Yuan ,dia sedang bernegosiasi dengan Xue yang hingga ia merasa ada sesuatu yg terjadi .
"daozhang ada apa ? apa a Yuan kami tidak bisa bangun ?" Hao Xiong menggeleng "tidak ,dia bisa tapi kami memerlukan sedikit waktu" nyonya wu dan suaminya tersenyum tenang "syukurlah"
Xue yang menatap wajah shizunnya , ia tergerak bertanya "shizun ,ada apa ?" Hao Xiong menggeleng "tidak ada" Xue yang mengangguk mengerti .
saat di rumah tamu Hao Xiong menyiapkan hal yg ia perlukan sembari memberikan beberapa jimat pada Xue yang , seorang pelayan wanita datang dengan nampan berisi teh dan cangkir indah , "daozhang silahkan menikmati tehnya dulu" Xue yang mengangguk "terimakasih nyonya"
__ADS_1
di tengah persiapan tiba-tiba pintu terbuka lebar di susul langkah besar , "shizun !!" Hao Xiong dan Xue yang menoleh "Shimei ?" "Yue Qian ?"
pandangan mereka jatuh pada sosok yg berada di dekapan Yue Qian ,sosok anak muda yg sebelumnya berada di dalam ruangan sebelumnya memanggil Yue Qian sebagai kakaknya "di-dia..." "a xuan.. apa yg terjadi padanya ?"