Kebanggaan Langit

Kebanggaan Langit
6


__ADS_3

Yue Qian yg baru keluar dari paviliun Hao Xiong melirik lengan di bawah jubahnya "jelas tidak baik ,walau batu itu sudah menahan rasa sakit dan gejala sebelumnya tapi tetap saja ,itu bukan solusi aku harus lebih sering memberikan teh Krisan untuk menenangkan pikiran sembari memperkecil peluang kultivasi itu untuk keluar"


mengingat dirinya perlu memperbaiki kultivasi nya juga ia beranjak kembali untuk berkultivasi tanpa di duga di pinggir jembatan Nai , Xue yang berdiam diri menatap pantulan dirinya di sungai


"shixiong ?" Xue yang menoleh dan merubah ekspresi nya melihat kedatangan Yue Qian "oh Shimei ,kau sudah selesai dari kelas pagi ?" Yue Qian mengangguk "iya , shixiong ada apa ? apakah ada sesuatu yg mengganggu mu ?" Xue yang terdiam sejenak


"tidak ada kau mau berlatih ? pergilah ke belakang gunung aula bambu Xue Qing juga sedang disana melatih kultivasi nyA" Yue Qian mengangguk "oh baiklah ,tapi shixiong kau benar-benar tak apa ? sepertinya kau terganggu oleh sesuatu" Yue Qian sedikti kasihan melihat wajah Xue yang yg terlihat murung tidak seperti sebelumnya


"emh bukan apa-apa ,kau belum pernah ke belakang gunung kan ? aku antar sekalian saja" Xue yang mengambil air dan segera berbalik untuk memotong pembicaraan karna Xue yang yg tak ingin membahas maka Yue Qian juga tak akan bertanya lebih lanjut




di tempat latihan Xue Qin sedang mengusap keringat nya yg sangat banyak karna kelelahan "Xue Qin sudah dulu kau beristirahat lah ,kau sudah berlatih sangat lama" Xue yang melihat wajah lelah Xue Qin ,tapi tatapan Xue Qin malah terkunci pada Yue Qian yg berdiri di samping mu y



"ada apa ?" Xue yang berbalik menatap Yue Qian dan Xue Qin bergantian "kau coba tunjukkan sampai mana kau berkultivasi" Yue Qian terdiam mendengar nada bicara Xue Qin



"shijie beberapa tahun ini semua dasar ku pelajari sangat buruk" Yue Qian mendengus dalam hati "tunjukkan saja untuk apa banyak bicara" Xue Qin yg sudah kesal dengan Yue Qian berteriak melihat itu Xue yang ingin menahan tapi mendapat gelengan dari Yue Qian.



Yue Qian terdiam sejenak "Yue Qian kenapa kau masih diam !!" Yue Qian menoleh "aku tidak tahu ,jangan bertanya ?" Yue Qian berbicara spontan tatapan nya kosong ,mendengar itu Xue Qin mendengus kesal "Xue Qin ,tunggu dulu ada yg salah" Xue yang maju mendekat karna menyadari ada yg salah dengan Yue Qian .


__ADS_1


Yue Qian tersadar akan sesuatu 'astaga bodoh ,aku mengatakan di dunia nyata dengan lantang ? tunggu aku tidak mengatakan kata-kata yg salah kan ?' Yue Qian bergelut dengan pikirannya sebentar lalu beralih "Shimei kau tidak apa ? kalau kau merasa lelah istirahat saja sejenak ,shizun tidak akan marah" Xue yang berdiri di hadapannya menghalangi antara Yue Qian dan Xue Qin .



"shixiong kau !! ,shimei kita bertarung dengan pedang aku akan menguji kemampuan mu ingat untuk tak memaksakan diri" Xue Qin melempar pedang dan di tangkap mudah oleh Yue Qian ,Xue yang yg melihat itu ingin menghentikan mereka tapi.



sebuah suara menyadarkan mereka "gunakan teknik dasar ,Xue Qin perhatikan postur mu sendiri" Xue yang menoleh di ikuti Yue Qian dan Xue Qin "shizun, anda tidak pergi istirahat ?" kata-kata itu keluar sendiri dari mulut Yue Qian ,semua orang menatap bingung kecuali Hao Xiong "apa maksud mu ?" Yue Qian tak menjawab ia memperhatikan liontin yg berada di leher Hao Xiong warna nya meredup .



Xue Qin menyadari arah pandang Yue Qian dan tanpa ragu langsung menyerang karna melihat titik lemah "tidak tahu malu apa yg kau lakukan !! jaga pandangan mu dari shizun" Yue Qian yg awalnya lengah terhenyak ia membalik serangan untuk menangkis serangan Xue Qin "jangan menatap shizun seperti itu !! kau pel\*cur" wajah Yue Qian memutih alisnya yg bertaut menjadi renggang



Xue Qin tak sadar dengan perubahan kecil jadi langsung bergerak sedangkan Xue yang yg melihat itu juga berteriak "Shimei berhati-hati !!" Xue Qin segera menebas tapi tak melihat apa-apa serangan nya di hadang bahkan Yue Qian tak terluka sama sekali .




Xue Qin terus menyerang dengan sekuat tenaga berbeda dengan Yue Qian, ia menangkis seluruh serangan Xue Qin tapi tetap saja dari wajahnya terlihat aura gelap yg membuat semua orang akan tunduk.



Xue yang tersadar kalau ada yg berbeda dengan Yue Qian, Xue Qin yg sangat emosi karna merasa di permalukan ia tak menyadari hal itu hanya terus menyerang tanpa memahami batasannya bahkan memanggil senjata roh nya seolah ingin menghabisi Yue Qian saat itu juga .


__ADS_1


"sekarang terimalah penghormatan panah ku ini" Yue Qian berdecih ia meraba balik jubahnya melihat itu Xue Qin mendengus "apa yg kau cari ? lebih baik diam dan terima saja kematian mu !!" tepat ketika itu anak panah Xue Qin melesat sangat cepat hampir mengenai Yue Qian tapi ia cukup beruntung dirinya bisa bertahan dan mengeluarkan senjatanya untuk menangkis serangan yg datang .



kekuatan mereka di adu ,Xue Qin tak terima kembali melemparkan anak panah ,Yue Qian berniat menyerang juga tertahan melihat sesuatu yg datang ia dengan segera menahan gerakan dan berbelok.



"a Qin !! shizun !!" mendengar itu Yue Qian tak bisa diam ia segera memasang tabir pelindung ke depan Hao Xiong . tabir tersebut berfungsi panah Xue Qin tak mengenai Hao Xiong ,Xue Qin terdiam melihat shizunnya ingin menerima serangannya "shizun.."



"shizun...kau" Yue Qian segera bergerak lebih dulu ia memeriksa nadi Hao Xiong ,ia bernafas lega sejenak lalu mundur tiba-tiba jantung nya berhenti berdetak tiba-tiba ia menggertak pelan dan berusaha mengalirkan energinya



"Shimei...apa yg salah ?" Yue Qian tak menjawab ia menutup mata mengalirkan kembali semua energi spiritual nya dan menormalkan jantungnya ,setelah beberapa saat Hao Xiong menatap nya "Shimei apa yg terjadi ? kenapa kau bisa memasang penghalang seperti ini ?" Yue Qian tak menjawab ia menarik nafas dalam-dalam



"kalian kembali dulu ,Yue Qian ada sesuatu yg perlu di bicarakan" Yue Qian menunduk ia menggerutu dalam hati 'bodoh !! dia sepertinya menyadari aku mengetahui penyakitnya tapi itu kan reflek ku emh... bagaimana sekarang' Xue Qin dan Xue yang bertukar pandangan sebentar lalu memberi hormat



"shizun murid ini keras kepala dan tak mematuhi perintah shizun ,izinkan kami juga mengetahui nya" Hao Xiong berbalik menatap Yue Qian "dari mana kau tahu tentang tabir ini ?" Yue Qian tak menjawab ia sudah tak merasakan sakit di jantung nya jadi ia tak terlalu terbebani "kejujuran adalah tatanan kultivasi mu ,katakan sejujurnya" Yue Qian menegang



'*bagaimana dia bisa tahu kalau berbohong akan merusak kultivasi ku ? bukan kultivasi sih tapi keterikatan nya dengan Lanhua ,astaga bagaimana ini*'

__ADS_1



Xue Qin dan Xue yang bertukar pandangan


__ADS_2