Kebanggaan Langit

Kebanggaan Langit
18


__ADS_3

1 Minggu berlalu zhisu sudah menyembuhkan Hao Xiong ,tapi Hao Xiong masih belum sadar karna obat yg dibuat zhisu untuk memusatkan energi pada inti spiritual barunya tersebut .


zhisu sudah menyelesaikan urusannya setelah 1 Minggu mengurung diri ia pergi ke pasar untuk mencari Li Qingyu karna sudah 4 hari dia tidak mendapat kabar darinya . sesampainya di pasar ia mendengar pembicaraan beberapa orang


'eh apa kau sudah dengar ? orang yg menculik penatua Hao sudah tertangkap'


'benarkah ? tapi kasian sekali ku dengar dia gadis muda loh , benar-benar di sayangkan lalu apa penatua Hao sudah kembali ?'


'tidak ,penculik itu tidak mau mengakui dimana rekan lainnya dan penatua Hao berada'


zhisu bukan orang bodoh ia segera menghampiri beberapa kultivator biasa tersebut "gongzi ,apa maksud mu ,siapa yg dihukum ?" ketiga pria itu menatap zhisu heran


"kau tidak tahu ? penatua Hao di culik ,penculik nya tertangkap tapi penatua Hao masih belum di ketahui keberadaan nya bahkan kaisar langsung turun tangan"


zhisu terdiam "kaisar ? maksud nya ? Xu Shuang ?" ketika pria itu mengangguk "nona benar ,kaisar dan putra mahkota sekarang mungkin sedang mengintrogasi nya" wajah zhisu menegang ia tanpa buang waktu ia segera berlari pergi dari sana .


di sebuah aula besar yg di huni ribuan orang menatap sosok yg terbelenggu di atas podium


"katakan !! dimana penatua Hao !!" Li Qingyu tersenyum dia tak menjawab ia hanya diam ,merasa geram algojo mencambuk Qingyu tanpa ampun , "pejabat bertanya masih berani tutup mulut cepat katakan !!"

__ADS_1


Li Qingyu masih diam ,algojo yg tak tahan mengangkat pedang untuk menusuk Qingyu tapi sebuah kipas terbang terlempar menghalangi di susul sebuah tabir keras .


"BERHENTI !!" Qingyu mendongak ia menggertak pelan "Zhi..." zhisu melompat tepat di depan Qingyu , menghalangi antara Qingyu dan algojo itu , "kau siapa !! beraninya" zhisu mengangkat tangan nya dan kipas tersebut kembali ke tangan nya "Shimei ,kau kemana saja ? ku pikir kau sudah naik ?" zhisu menggeleng "mana bisa aku naik ,shixiong shizun beberapa hari ini bersama ku dia tidak terluka dan baik-baik saja" Xue yang terdiam sejenak lalu mengangguk


"berani sekali menculik penatua Hao !!" sebuah pedang mengarah kearah nya tapi berhasil di tepis "shixiong aku berani bersumpah shizun baik-baik saja ,dan jangan memotong perkataan ku" zhisu menajamkan pandangannya "kaisar Xu ,aku meminta pada kaisar melepaskannya ,dia tak bersalah" kaisar itu menggeleng tapi


"kakak ,dia..." putra mahkota datang menghalangi "Zhi, maksud ku nona Yue dimana shizun mu ? kenapa dia tidak bersama mu ?" zhisu terdiam "dia masih tidur , aku tidak bisa membangunkan nya" zhisu berbalik menatap Qingyu "kau baik-baik saja kan ?" Qingyu terdiam ia tak menjawab


"nona Yue ,kau salah mengerti nona ini di tangkap bukan hanya karna dia bersekongkol dengan anda yg menculik penatua Hao ,tapi juga karna dia membunuh adik ku" zhisu menegang "a Qing !!" Qingyu menunduk ia memberikan gerakan agar zhisu maju mendekat


"a-aku terpaksa..." zhisu menunduk ia berbalik "kaisar ,aku mohon lepaskan dia ,anda bisa memberikan hukuman cambuk saja padanya ,tolong jangan hukum mati dia" kaisar menggertak "BERANI !!" penasihat raja maju "nona , apa kau berani bersujud untuk kaisar dan mengatakan pujian tentang kebesaran kaisar ? ,aku dengar murid penatua Hao tidak pernah sujud bahkan kau juga tidak pernah sujud pada shizun mu sendiri"


"jangan menggigit lidah mu !! ,aku akan membenci mu seumur hidup kalau kau melakukannya" Qingyu terdiam sejenak lalu tertawa "kau lucu ,kau bisa membenci ku lakukan saja lagi juga aku sangat membenci diriku , bagaimana bisa KAU... memohon untuk ku" zhisu bangun dari sujud matanya menatap sedih "a Qing ,a-aku" belum selesai bicara Qingyu benar-benar menggigit lidahnya sendiri untuk mati .


kipas di tangan zhisu jatuh , tubuhnya ambruk tak berdaya "ti-tidak..." zhisu menunduk tangannya bergetar tapi tak tahu apa yg akan teraih olehnya matanya menatap mata linglung sejenak Qingyu ,Xue yang segera menghampiri zhisu "Shimei ,tenang lah" zhisu menunduk rambutnya jatuh menutupi wajahnya


wajah Qingyu yg sebelumnya merah berdarah memucat biru , seseorang datang memeriksa nya dan menggeleng "tuan putri ,penjahat sudah menerima balasannya anda sudah bisa tenang" zhisu menunduk tangannya bergetar ia sangat jatuh


"pe.." zhisu menepis tangan Xue yang ,bangun dengan perih melangkah pelan kearah Qingyu tangannya terulur memeriksa hangatnya wajah itu tapi.

__ADS_1


"Shimei..." zhisu menggertak ia menarik kipas tersebut dan seketika kedua belenggu yg menahan Qingyu hancur ,dan tubuh Qingyu seketika limbung jatuh ke depan dan tertangkap oleh zhisu ."mayat penjahat itu akan kami buang ke hutan nona ,anda tidak bisa membawa mayatnya sekarang" zhisu tidak menjawab ia mencengkram erat mayat tersebut


"biarkan dia...bersama ku" zhisu mengusap lembut belakang kepala Qingyu ," ti--" "apa dia segitu pentingnya ?" zhisu tidak menjawab ia mengenal suara itu "shizun !!" Xue yang menghampiri Hao Xiong yg sudah sadar


"kau tidak merasa bersalah ?" zhisu menutup mata dan menggeleng pelan "shizun...semuanya akan seperti dulu" Hao Xiong melangkah mendekat tapi terhalang oleh putra mahkota "ge ,biarkan mayat nya selama dendam adik sudah selesai kita tidak kekurangan mayat kan ?" zhisu menyandarkan pelan Qingyu , tangannya terangkat untuk mengikat rambut Qingyu pikiran nya teringat saat-saat mereka bertemu dulu .



" a Qing ,apa menyenangkan ? kau tersenyum seperti itu apa sedang mengejek ku ?" putra mahkota menatap datar lalu beralih "ge..." kaisar mengangguk pasrah ,putra mahkota mendekat baru saja akan memegang tangan Qingyu zhisu segera menepisnya kejam .


"JANGAN MENYENTUHNYA" beberapa pengawal yg melihat itu menggertak ingin mengatakan sesuatu tapi menahannya , "nona Yue ,lalu kemana kau akan membawa nya ?" zhisu berbalik tatapan setajam pisau "aku akan membawanya kemana pun tidak ada kaitannya dengan mu" putra mahkota mengerutkan kening .


pengawal putra mahkota tak tahan dan meludah ke arah zhisu ," puihhh ,kau pikir kau Dewi hah ? sudah baik putra mahkota mengizinkan mu membawa mayat penjahat itu masih tak tahu malu" zhisu mengepal tangan nya ,kipas yg sebelumnya tergeletak di tanah bergetar hebat dan terbang asal menuju depan zhisu


"aku berdoa agar KAU MATI TERKENA RACUN MEMATIKAN YG MENYIKSA MU ,ini sudah sangat ringan kan ?" zhisu mengakhiri perkataannya dengan senyum mematikan , tangannya mengeluarkan sebuah kertas segel dan membuat darah keluar dari jarinya


seketika dari kertas tersebut sebuah kabut muncul di susul suara Auman keras , "mematuhi perintah" zhisu memapah Qingyu dan menaruhnya di atas naga tersebut , "a Qian ,kau benar-benar akan pergi ?" zhisu terdiam sejenak dan menoleh datar


"shizun ,aku minta maaf karna menculik mu tapi aku tidak punya banyak waktu ,dan aku yg memintanya membantu semua ini perbuatan ku tidak ada sangkut pautnya dengan Nya ,tapi kalian...." zhisu menyentakkan kipasnya kasar "selamat tinggal" Nafa tersebut terbang melesat melewati awan yg biru .

__ADS_1


__ADS_2