Kebanggaan Langit

Kebanggaan Langit
33


__ADS_3

di tengah malam ,zhisu bangkit dari tempat tidur ia menatap wajah tidur Jia Li ,ia mencium rambut hitam Jia Li dan mengusap wajah tidurnya



"a Li...tumbuh dan berkembang lah dengan baik ,aku akan pergi semoga kita bisa bertemu dan berkumpul kembali , terimakasih atas segalanya ,shizun sangat menyayangi mu" zhisu memasangkan kembali selimut lalu mulai beranjak keluar


di depan pintu Zhong Han menunggu nya "kau sudah berpamitan ?" zhisu tersenyum "aku titip murid ku ,dan... sampaikan maaf ku pada shixiong dan yg lain"


Zhong Han mengangguk ,"ketika upacara kenaikan aku akan datang ,dan murid mu aku akan menjaga nya" zhisu mengangguk "terimakasih ,aku berhutang kepada mu sampai jumpa lain hari"


zhisu membuka pintu kenaikan , "aku akhirnya tahu alasan Qingyu menyukai mu ,kau benar-benar bisa diandalkan , sampai jumpa di masa depan Hao zixiong"


zhisu memasuki pintu dan seketika menghilang ,cahaya yg sebelumnya bersinar terang perlahan memudar "bukan hanya kau , aku juga akhirnya menyadari alasan Qingyu memilih mu adalah karna kau selalu berlapang dada tanpa ada dendam ,bahkan ketika kau menjadi gila dan menghancurkan kota itu ,terlihat jelas kau hanya ingin menghukum atas nama orang lain bukan karna dendam kematian Feng Xu ataupun Qingyu"



di pagi hari ,Hao Xiong terbangun karna sebuah mimpi perpisahan ,ia bahkan meneteskan air matanya entah mengapa hatinya juga sakit setelah terbangun dari mimpi itu .



di lain tempat Jia Li terbangun dengan bingung "shizun..


shizun kau dimana..." Jia Li segera keluar dari kamar dengan khawatir ,di depan pintu Zhong Han dan Guan Lin berdiri "a Li kau kenapa ? ada apa ?" Guan Lin terdiam melihat gadis itu sudah terlihat sangat kacau matanya terlihat khawatir ,matanya terus mengeluarkan air mata dan mulutnya terus memanggil shizun nya



"a Li ,shizun mu berangkat pagi dia tidak ingin membangunkan mu karna kau kelelahan ,sekarang duduk dan sarapan lah" Jia Li terdiam lalu menarik jubah Zhong Han


__ADS_1


"shifu ,shizun belum pergi kan ? kemarin dia memeluk ku ,kemarin dia janji akan menemani ku shifu ,shizun tidak mungkin pergi..." Zhong Han terdiam "shizun, apa shishu benar-benar sudah pergi ? apa kau bisa mengirim pesan agar dia segera kembali ?"



Zhong Han menggeleng "dia tidak akan menerima surat ku ,a Li kau tenang saja shizun mu pasti akan kembali ia hanya harus berkultivasi tertutup saja ,jika kau merindukan nya kirim saja kupu-kupu mu untuk mengirim pesan"



Jia Li menunduk "shifu...apa alasan shizun Pergi ,aku tidak percaya jika itu hanya untuk berkultivasi ,dia pasti menghindari sesuatu kan ? apa shizun menghindari ku karna aku tidak baik ?" Zhong Han menahan tangan Jia Li "kau bicara apa ? ,dia tidak berusaha menghindari siapapun , dia hanya sedang dalam krisis kultivasi karna itu harus mencari tempat tenang dan tertutup untuk mengembalikan kultivasi nya"



Jia Li menunduk "lalu kenapa shizun terus mengatakan teh penghilang rasa ,shifu teh apa itu ? apa itu hanya untuk menghilangkan rasa biasa ?" Zhong Han terdiam seketika wajahnya sedikit menggelap




di lantai bawah ,Jia Li ,Guan Lin ,Zhong Han ,penatua Ming dan yue sedang berada dalam satu meja untuk makan bersama , "Zhong Han ,zhisu benar-benar kembali ke rumah lamanya ? dia tidak benar-benar kabur karena shixiong kan ?"



Zhong Han menggeleng "tentu tidak ,dia benar-benar hanya pulang saja untuk menyelesaikan urusannya sendiri ,memang nya ada sesuatu yg bisa menggangu nya ?" penatua Ming mengangguk pasrah "berapa lama dia akan pergi ? jika lebih dari sebelum maka Jia Li harus memiliki guru baru kan untuk mengajarkan nya ?"



Jia Li mengangkat kepalanya lalu menunduk "a-aku..." Guan Lin melirik nya "dia akan berada dalam pengawasan ku ,zhisu meminta ku untuk menjaga nya" penatua Yue menatap tak percaya "benarkah ? tapi saat kami bersama menghadapi konferensi dia bilang dia tak bisa mempercayai mu karna itu dia sudah menyiapkan segalanya sendiri untuk murid nya"


__ADS_1


Zhong Han yg merasa tersindir menghela nafas "salah ku yg sering menggodanya ,tapi saat ini mungkin lebih baik dia tetap di tempatnya dan berada dalam pengawasan ku , setidaknya itu akan lebih baik kan ?"



di surgawi ,mereka yg merasa ada getaran segera berkumpul ,siapa menduga yg datang adalah Yuejiang yg sebelumnya dikatakan mati


"keberkahan melipat untuk Yuejiang yg agung" zhisu memberi hormat balasan "maaf atas kesalahpahaman nya" para pejabat surgawi dan dewa menggeleng "tidak berani , kerajaan itu sudah sepantasnya dihukum, pejabat Chen hanya membantu langit menghukum"


zhisu menggeleng lalu berjalan pergi "pejabat Chen ,pelayan ini memberi hormat atas kedatangan anda" Fei Hung berdiri dan membungkuk hormat "dimana a Wei ?" Fei Hung menunduk "dia ke dunia manusia karna di panggil dewa air Zhong ,apa ada sesuatu ?" zhisu menggeleng "tidak ,aku akan membersihkan diri dulu sebelum menemui permaisuri"


Fei Hung mengangguk "tentu ,pelayan sudah menyiapkan air hangat dan pakaian milik pejabat Chen"


di dunia manusia ,Jia Li masih sedih ia menatap matahari yg bersinar "shizun...anda jelas berkata ada di samping murid ini tapi...anda benar-benar sudah pergi" Jia Li menunduk ia benar-benar belum bisa berhenti menangis .


sebuah tangan menyentuh kepalanya ,tepat dimana tangan shizunnya selalu mengusap "a Li...kau jangan sedih lagi ,ada apa dengan hari ini ?" Jia Li mengangkat kepalanya ia berharap itu adalah shizunnya tapi sudah jelas itu orang lain


"Jun Hui...shizun ku pergi...dia keluarga ku tapi aku tidak tahu kapan dia kembali ,aku tidak bisa berada di sampingnya lagi" Jun Hui berjongkok "kemarin kau disini bersama shizun mu kan ? mungkin dia hanya pergi untuk menyelesaikan urusannya lalu kembali ,kau kan mengatakan kalau shizun mu menyayangi mu jadi dia pasti akan Kembali untuk mu kan ?"


Jia Li mengangguk "benar tapi seharusnya ,dia tidak pergi jika tahu aku tidak ingin dia pergi" Jun Hui berjongkok di hadapan Jia Li , tangan nya meraih kedua tangan Jia Li lalu menyatukannya


"mungkin benar ,tapi kita tidak tahu apa yg sebenarnya terjadi dan apa yg shizun mu selesai kan jadi kita hanya bisa percaya padanya dan menunggu bukan ? jika saat nya tiba dia pasti akan kembali untuk mu" Jia Li mengangguk ia mengusap air mata diwajahnya "terimakasih Jun Hui ,aku akan menemui shishu dulu karna ada sesuatu yg ingin aku tanyakan" Jun Hui mengangguk "emh , pergilah jika ada sesuatu kau bisa menemui ku" Jia Li mengangguk ia segera berlari pergi dari sana .


setelah sosok Jia Li menghilang di telan koridor panjang "menghiburnya ? apa sesuatu terjadi ?" Jun Hui mengedikkan bahu "entah ,aku tidak tahu tapi shijie apa menurutmu apa nona Chen sedikit aneh ? kemarin setelah makan malam aku tak sengaja melihat shizun berbicara dengannya ,shizun juga terlihat seperti memaksakan sesuatu"


Xue Qin terdiam "lalu bagaimana ekspresi nona chen ?" Jun Hui menunduk sejenak "dia marah dengan kata-kata shizun ,aku mendengar samar kalau seseorang yg dulu sudah berbeda dan dirinya yg sekarang adalah asli" Xue Qin menghela nafas "lalu murid itu menangisi apa ?" Jun Hui terdiam "pagi ini nona Chen meninggalkan istana tapi bukan juga kembali ke perguruan ,entah kemana yg jelas sepertinya itu adalah tempat jauh yg muridnya sendiri tak bisa ia bawa bersamanya" Xue Qin mengangguk


"kau mengobrol dengan nona Chen sebelumnya ?" Jun Hui menggeleng "tidak juga ,oh ya shijie aku memiliki pertanyaan dimana aula biru itu ?" Xue terdiam "apa maksud mu ?" Jun Hui menggaruk tengkuknya "bagaimana kalau istana putih ? aku sepertinya pernah mendengar seseorang membicarakan tentang 2 tempat itu ,salah satu suaranya jika aku tidak salah adalah Zhong Han zongshi ,ya benar itu dia" Xue Qin mengetuk kepala Jun Hui


"sudah cukup ,kau mulai membicarakan orang lain di belakang sekarang pergilah berlatih jangan banyak omong kosong lagi" Jun Hui mengerucut kan bibir dan pergi dari sana .

__ADS_1


__ADS_2