
ketika sudah memasuki sebuah gunung zhisu menghentikan naga tersebut dan turun ,ia menatap sekeliling dan mengangguk "aku akan membuatkan peti mati mu dan mengirim kembali ke surgawi permaisuri pasti akan menerima mu"
zhisu membawa mayat dingin Li Qingyu ke dalam sebuah gubuk ,ia membaringkan mayat tersebut ke meja yg cukup lebar ,ia mulai mempersiapkan sendiri kremasi untuk mayat Qingyu .
naga tersebut sudah menghilang dalam sejenak ia berubah ke bentuk kecil dan bersembunyi di bahu zhisu "kontraktor ,apa dia sangat berharga untuk mu ? kau terlihat sedih sebelumnya tapi tidak ada air mata apapun" zhisu tidak menjawab ia terus merapikan mayat Qingyu yg sudah sangat dingin .
"dia adalah satu dari ribuan orang yg bisa tersenyum menyambut ku di surgawi saat dulu ,dia menemani ku berlatih padahal kami tidak pernah dekat ,dia juga yg menasihati ku untuk tidak membenci orang yg membenci ku dan berkata untuk membalas semua perbuatan mereka dengan perubahan mu tapi..." naga itu terdiam sejenak ia memperhatikan ekspresi zhisu
"tapi...dia malah terbunuh ,karna apa ? karna dia sendiri gagal dia gagal berubah dan malah di hancurkan !!" naga tersebut menegang seketika aura menyeramkan keluar dari tubuh zhisu
"kontraktor tenang lah ,anda sudah memberikan kutukan pada orang yg kau benci" zhisu mengangguk "ya tapi masih kurang ,aku ingin menghancurkan mereka semua !!" zhisu memukul keras lantai hingga naga itu sangat yakin kalau tanah itu sudah akan jatuh tak lama lagi saking kuatnya pukulan itu
"tapi.... di-dia akan membenci ku ,dia tidak akan bersedia menemui ku bahkan ketika nanti aku menemuinya kan ?" naga mengangguk pelan "sepertinya utusan anda akan segera datang" zhisu mengangguk pelan ia mengusap lembut wajahnya dan duduk di sebuah bangku menatap tubuh Qingyu yg sudah ia buat seperti dia masih hidup dulu .
setelah kepergian zhisu dari sana semua orang benar-benar terdiam bahkan Hao Xiong ,banyak hal yg awalnya ia ingin tanyakan tapi tak berhasil
"shizun ,anda benar-benar baik-baik saja ?" Hao Xiong mengangguk "aku sudah kembali ke jalur kultivasi ku" Xue yang terdiam "a-apa ? i-itu mustahil kan ?" Hao Xiong menggeleng tidak mengerti ,"aku juga ingin tahu ,semoga di masa depan ada waktu" Xue yang mengangguk
kaisar bersiap meninggalkan tempat di ikuti beberapa Mentri ,berbeda dengan putra mahkota yg masih diam di tempat "a Chen ,ada apa ?" Xu xichen menggeleng "ge ,aku akan pergi lagi" Xu Shuang terdiam "lagi ? kau mau berkultivasi tertutup lagi ? kau sudah pergi selama 1 tahun setidaknya tinggal lah hingga acara pemakaman Qianlu" putra mahkota menggeleng
"tugasku juga semakin banyak ,aku pamit" putra mahkota memberi hormat dan pergi . Hao Xiong dan Xue yang juga sudah pergi dari sana .
__ADS_1
beberapa bulan berlalu ,surgawi sudah mengadakan acara pemakaman untuk Qingyu ,tapi zhisu sendiri tidak hadir ia bahkan menutup rapat aula biru seolah menutup mata nya dari segala hal lagi .
permaisuri surgawi sedikit khawatir ,jadi ia mengirim surat kepada a Wei ,pelayan roh milik zhisu tapi hasilnya tidak memuaskan ,surat tersebut berhasil sampai tapi tak di sentuh dan di gantikan sebuah jawaban
"*nona mengatakan 'permaisuri tidak perlu khawatir , semuanya akan baik-baik saja zhisu tidak akan melakukan balas dendam apapun ,dia akan menutup diri*" permaisuri *benar-benar tercengang mendengar itu* ia tak pernah mengira pejabat surgawi kesayangannya dan langit akan menutup diri seperti ini .
permaisuri benar-benar tak habis pikir ia bisa saja menjanjikan kebebasan pada zhisu untuk membalas dendam hanya saja ,putra mahkota kerajaan itu termasuk keluarga nya di surgawi bahkan antara nya dan putra mahkota itu terdapat sebuah permintaan untuk menikah dengan zhisu .
putra mahkota yg sebelumnya berada di surgawi dan melihat tindakan permaisuri tak bisa tak merasa bersalah ,ia ingin mencari waktu untuk menemui tapi permaisuri selalu menolak hingga permaisuri mengatakan sesuatu yg membuatnya tak berani lagi berkata lebih dan segera memutuskan turun ke alam manusia .
kerajaan kekaisaran mengadakan pesta penghormatan untuk para dewa surgawi bahkan pejabat surgawi yg terkenal karna merupakan kesayangan langit dan pemimpin surgawi sendiri .
Hao Xiong kebetulan ikut hadir tapi tak lama ,setelah merasa cukup ia akan kembali dan berkultivasi tanpa ikut masalah lainnya .
di tengah acara tiba-tiba saja terdengar suara teriakan dan tangis seorang wanita ,sehingga mengundang pejabat yg ada dan berkumpul
__ADS_1
seorang wanita lemah terduduk di aula dingin dan menangis , pakaiannya berantakan terdapat noda darah di pakaian dan wajah nya sendiri ,walau tak terlihat bersih semua orang dapat melihat orang ini pasti mengalami kesusahan jadi mereka berinisiatif bertanya
"nona ini , siapa kah nama nya ? ada hal apa datang di pertemuan ini ?" perempuan itu menangis pelan "tuan semuanya ,aku adalah pelayan di rumah kepala pemimpin desa Wu ,Ning Shu hamba pelayan yg berhasil selamat dari pembantaian yg menimpa desa Wu" semua orang saling bertukar tatapan
"pembantaian ? siapa yg melakukannya ?" pelayan itu menunduk "seorang wanita ,dia adalah mantan murid perguruan Yu Hien" semua orang tergolak tak percaya "perguruan Yu Hien ? siapa itu ? ada seratus wanita yg berkultivasi menjadi murid disana" pelayan itu menunduk
"dia memakai jubah luar berwarna biru ,dia menggunakan kipas sebagai senjata spiritual nya" semua orang saling bertukar pandangan
"apa maksudnya ,murid penatua Hao ?"
"maksud mu gadis yg memanggil naga itu ?"
"oh ya kudengar juga dia memiliki kultivasi tinggi jadi mungkin ia bisa membantai desa Wu"
semua orang mengeluarkan suara dan bergosip tanpa menyadari , "menuduh harus memiliki bukti ,nona tolong jaga kata-kata mu ,Shimei ku bukan orang seperti itu" semua orang menoleh ke asal suara
Xue yang berdiri di tempat cukup tinggi "gongzi ,kau mengenal ku kan ?" Xue yang menatap datar "nona kau benar-benar yakin kalau Shimei ku melakukan hal itu ? memang nya kapan terjadinya pembantaian itu ?" pelayan itu menunduk "a-aku tidak ingat tapi hari itu tidak lama dari beberapa hari ini"
terdengar suara decihan kasar "cih ,tidak bersujud pada shizun tapi masih menyusahkan" Xue yang mengelak "a jie ,apa maksud mu ? kau membenarkan gosip itu ?" Xue Qin mendengus , "jika memang bukan dia untuk apa peduli ,biarkan saja kejadian ini" Xue Qin berbalik dan melompat pergi dari sana
Xue yang mengangguk ia juga segera pergi berbeda dengan beberapa orang yg saling bertukar tatapan
"apa benar-benar murid penatua Hao yg melakukannya ?"
"apa bisa seorang penatua tidak mengajari muridnya seperti itu ?"
"jaga bicara mu, jika tidak ingin mati oleh 2 Xue bersaudara"
__ADS_1