Kebanggaan Langit

Kebanggaan Langit
5


__ADS_3

semua murid sekarang sudah berada di ruangan untuk menerima kelas pagi sebelum nanti melakukan pembelajaran sendiri bersama penatua masing-masing


Yue Qian yg baru datang mendapat beberapa tatapan tak mengenakkan tapi ia tak peduli jadi ia memilih duduk dan membaca sedikit buku . matanya membulat melihat buku itu berisi omong kosong dan coretan bodoh


Yue Qian menggertak pelan dan menutup datar bukunya ia memejamkan mata untuk meditasi sembari menunggu penatua yg mengisi kelas tiba


tak berselang lama kelas dimulai penatua Lan memberikan arahan tentang kultivasi tingkat tinggi dari setiap elemen dan memberikan contoh dengan tenang


hingga seseorang tiba-tiba menanyakan sesuatu "shizun murid ini izin bertanya..." penatua Lan menoleh "silahkan" murid itu menunduk sedikit


"dari awal shizun menjelaskan setiap orang di anugerahi 1 elemen di tubuhnya untuk berkultivasi kan ? lalu orang yg memiliki 2 atau 3 elemen di tubuhnya bisa dibilang sangat hebat lalu apa ada seseorang yg memiliki 5 elemen sekaligus ?" semua orang terdiam dan tertawa


"kau murid bodoh ya hahahaha ,sudah jelas tidak ada orang yg memiliki 5 elemen pasti gila karna menampung 3 saja sudah sangat berat" penatua Lan terdiam sejenak


"kenapa kau berkomentar ? penatua Lan saja tidak menjawab untuk apa kau tertawa dan mengatakan dia bodoh dia kan hanya bertanya" mendengar itu tuan muda itu sedikit menggertak dan bangkit "heh murid sialan ,jangan karna kau diangkat menjadi murid dari Hao Xiong abadi kau bisa berkata begitu pada ku !!" Yue Qian melirik datar


"oh kalau begitu apa kau bisa menjawab siapa orang surgawi abadi yg menjaga di perbatasan dunia neraka yg terkenal dengan kebengisan nya ?" pria itu sedikit terhenyak dan tak bisa mengatakan apapun "kenapa tidak menjawab ? seingat ku penatua Jian sudah pernah menceritakan hal itu di pertengahan bahkan namanya tertulis di buku awal kitab yucheng untuk menghormati nya" Yue Qian menarik ujung bibirnya dan mengembalikan ekspresi nya menjadi datar

__ADS_1


"apa maksud dari adik Yue itu jendela Lou Jiang ?" murid yg sebelumnya bertanya menatap kearah Yue Qian "benar ,saudari ini cukup pintar orang yg aku maksud adalah dia Lou Jiang dia juga seseorang yg memberikan pengajaran tentang cara menggunakan saber kalau tidak salah bukan kah gongzi mempelajari ilmu saber ,apa anda melupakan pendahulu mu ?"


pria itu menjadi malu karna beberapa murid mulai membicarakan nya dengan geram ia bangkit untuk memukul tanpa di duga sebuah tangan menghalangi "nie gongzi anda berada di kelas tolong duduk dan murid ini Yue Qian kau cukup banyak pengetahuan apa kau mengetahui tentang sejarah seseorang yg gila karna menerima 3 elemen di tubuhnya ?" Yue Qian menggeleng


"aku tidak tahu tentang orang yg tak tahan menahan 3 elemen tapi....kalau yg penatua maksud adalah orang yg memiliki 3 elemen yg mati ,kematian nya bukan karna tak tahan tapi karna penyimpangan qi ,dia melakukan kesalahan saat berkultivasi jadi ia mati tapi bukan gila" penatua Jian mengangguk pelan "benar orang itu mati karna penyimpangan dan kesalahan sendiri lalu untuk orang yg menerima 5 elemen di tubuhnya itu hanya 1 orang dia adalah yujieng yg agung" semua orang terdiam


penatua Lan menjelaskan kembali pelajaran setelah memberikan koreksi sedikit dan membenarkan kesalahan yg terjadi tadi .


kelas selesai setelah 5 jam lebih semua murid bersiap untuk kembali dan melakukan pelatihan masing-masing Yue Qian juga ia sudah selesai dan akan pergi ke barat untuk meditasi


"adik Yue..." merasa terpanggil Yue Qian menoleh 'gadis tadi ,ada apa' Yue Qian terdiam sejenak dari sorot matanya jelas ia mempertanyakan alasan dia dipanggil


"ya aku memiliki janji setelah berhasil masuk dan menyelesaikan ujian di sekte Yu Hien aku akan naik menjadi pejabat surgawi" Jianli terdiam sejenak hingga wajahnya yg menunduk perlahan terangkat dan tersenyum "tidak peduli kalau begitu aku ingin berteman dengan mu dan mendukung mu hingga naik dan menjadi pejabat surgawi" mendengar itu Yue Qian tak bisa menahan diri ia tersenyum "terserah kalau kau memang nya ingin, akan sia-sia meminta mu menahan diri" Jianli tersenyum lebar "terimakasih ,kalau begitu aku bisa memanggil mu Shimei kan ? dan aku menjadi teman mu" Yue Qian terhentak "Shimei ?" Jianli mengangguk "benar aku memanggil mu Shimei sedangkan kau memanggil ku a Li saja jangan shijie karna kita tak berbeda jauh dalam umur"


Yue Qian merasa terketuk "kalau begitu kenapa kau memanggil ku Shimei ? kan bisa memanggil nama ku saja" Jianli menggeleng "tidak aku mau memanggil mu Shimei karna walau kecil dalam umur tapi memiliki kemampuan sendiri dan kultivasi yg baik" Yue Qian menghela nafas "ya sudah ,karna sudah selesai aku akan pergi" Jianli mengangguk


"emh nanti aku akan mengunjungi mu" Yue Qian mengangguk dan bersiap berjalan menuju halaman depan rumah bambu Hao Xiong hingga sebuah suara lembut menghentikannya

__ADS_1


"Shimei !! sampai jumpa nanti" Yue Qian melambai kecil dan segera pergi .


berbeda dengan Hao Xiong ia masih memikirkan gumaman yg ia dengar dari Yue Qian sebelumnya


'benar-benar kebetulan hebat hanya rusak sedikit tapi perlu energi besar untuk memperbaiki'


Hao Xiong tak tahu bagaimana perkataan Yue Qian sangat benar dan kenyataannya memang orang yg merusak itu hanya menggunakan sedikit tapi ketika di perbaiki malah memerlukan banyak energi spiritual nya.


masih dengan pikiran nya ia tersadar akan sesuatu "tunggu ,aku memakai banyak energi tapi tubuh ku tak melemah ? padahal jika untuk memperbaiki tabir ringan saja aku akan benar-benar harus bermeditasi sekitar 3 hari untuk membalikkan energi tapi..."


masih dengan kebingungannya ia menyadari sesuatu matanya menatap liontin di lehernya "apa ini karna kalung ini ? tapi siapa yg memberikan ini dan apa maksudnya" Hao Xiong memikirkan dengan keras apa ada yg mengetahui tentang kultivasi nya selain dia dan tabib itu nyatanya tidak "tidak ada yg pernah tahu aku selalu menutupi itu dengan baik dan tabib itu sendiri sudah mati"


di tengah pikiran nya seseorang mengetuk pintu depan "siapa ?" Hao Xiong menegakkan tubuhnya "shizun ,ini aku Yue Qian ,ada sesuatu yg ingin murid ini tanyakan" Hao Xiong terdiam sejenak lalu mengelap nafas "masuklah" pintu berderit seseorang sudah masuk dan melangkah menuju kamarnya


"shizun maafkan murid ini yg lancang" Hao Xiong menggeleng "ada apa ?" Yue Qian berdiri mengambil jarak "shizun...wajah anda sedikit pucat apa ada sesuatu ?" Hao Xiong menggeleng "tidak ada ,ini karna jendela masih tertutup saja" Yue Qian melangkah menuju jendela dan membuka nya


"shizun jika di izinkan biar murid ini memeriksa nadi shizun ,Yue Qian pernah mempelajari teknik mengobati sebelumnya" Hao Xiong menggeleng "tidak perlu ,kau pergi saja ke aula bambu dan berlatih kultivasi dengan senior mu" Yue Qian yg di tolak hanya mengangguk pelan "tentu ,tapi shizun sebelum pergi izinkan murid ini menuangkan teh hangat untuk membantu shizun" Hao Xiong mengangguk pelan .

__ADS_1


Yue Qian menuangkan teh dan memberikannya "shizun murid ini undur diri" Yue Qian berbalik setelah memberi hormat dan keluar meninggalkan hao Xiong .


__ADS_2