Kebanggaan Langit

Kebanggaan Langit
27


__ADS_3

setelah kejadian itu ,Jia Li berniat pergi menemui shixiong nya karna ruangan mereka di pisah ,tapi baru saja membuka pintu


"tidak diperbolehkan untuk keluar , silahkan masuk dan memahami isi buku sebelumnya" Jia Li menatap tak percaya "tapi..." pengawal mendorong Jia Li agar kembali masuk kedalam ruangan tanpa bisa melakukan apapun Jia Li kembali ke dalam ruangan .


sebuah kupu-kupu berwarna emas datang melalui jendela ,Jia Li segera memberikan telapak tangan nya agar kupu-kupu itu hinggap ke tangan nya ,sebuah suara terdengar


'a Li...jangan bergerak sembarangan ,utamakan nyawa dibanding apapun ,aku tidak ingin menerima mayat mu'


Jia Li terdiam sejenak ,ia menunduk lembut lalu mengusap kupu-kupu itu "tentu shizun...murid ini tidak akan mengecewakan anda dan akan segera kembali" setelah mengatakan itu dari luar jendela terdengar suara ranting patah ,Jia Li langsung waspada dan menarik kipasnya


ketika jendela sudah terbuka..."no-nona...i-ini aku, a-aku tidak berniat jahat" Jia Li segera memasukkan kembali kipasnya ke lengan bajunya , ia menatap sosok di depannya "siapa ?" pria itu membungkuk "aku Jun Hui , aku datang untuk mengantarkan roti ini...maaf karna hanya roti ini" Jia Li menggeleng "Jun gongzi tidak perlu repot ,aku berpuasa" Jun Hui seketika menarik tangan Jia Li tanpa menunggu lama


"tidak ,kita tidak tahu apa yg akan terjadi besok jadi makan lah selagi ada ,walau hanya roti ini bisa membantu meningkatkan sedikit energi anda ,aku mohon terimalah" Jia Li terdiam sejenak lalu ia akhirnya menerima roti itu


"terimakasih kalau begitu" Jun Hui mengangguk "tidak masalah ,kalau begitu bisa kah aku menanyakan sesuatu ?" Jia Li terdiam sejenak "ada apa ?" Jun Hui menggaruk tengkuknya yg tak gatal "i-itu... a-aku...,ah tidak ada ,kalau begitu nona Li aku akan pergi sekarang , silahkan dinikmati rotinya" Jun Hui seketika pergi dari sana .


Di lain tempat tak terlalu jauh tempat pelatihan tepatnya di sebuah penginapan seorang wanita duduk di depan meja dengan perasaan tidak terlalu tenang



"Dimana dia...tak memiliki niat" perempuan itu sedikit menggerutu ,tak lama seseorang datang dengan tersenyum manis "zhisu...maaf ya membuat mu menunggu" wanita itu menatap kesal "tidak ada niat, tidak malu membuat wanita menunggu ?"



Pria itu duduk di hadapan wanita itu "maaf ,oh sesuai rencana kami sudah mengirim pesan kepada beberapa sekte lain ,dan mungkin sebentar lagi mereka akan kemari untuk melihat pelatihannya"

__ADS_1



Zhisu menatap datar "ya ,lebih baik kumpulan orang itu tidak melukai Jia Li ,jika sesuatu terjadi padanya lihat saja" pria itu mengangguk "ya ,Jia Li akan baik-baik saja ada Guan Lin disana ,kau tidak perlu khawatir" zhisu mendengus



"Jika terjadi sesuatu ,aku akan membunuhmu berani sekali menyuruh murid ku pergi dan mengirim nya tanpa izin ku ,kau sengaja ya ?" Pria itu menggeleng "tidak zhisu , dengarkan lah dulu aku mengirim nya karna tahu pekerjaan kali ini akan berhasil dengan adanya Jia Li ,lagi juga kau sendiri kan yg melatihnya apa kau meremehkan murid mu itu ?"



Zhisu mendengus "tidak ,aku percaya pada murid ku tapi aku tidak bisa mempercayai kumpulan orang yg mengatasnamakan dirinya karna gelar nya ,itu benar-benar tak bisa dimaafkan" pria itu mengangguk "kau tenang lah ,setelah para pemimpin lain mendatangi kaisar dan menanyakan letak jelasnya kita bisa langsung bergerak" zhisu memalingkan wajahnya ,ia tiba-tiba merasa ada sepasang mata menatapnya jadi ia berusaha mencari tahu tapi



"ada apa ?" zhisu menggeleng ia menuangkan teh lalu bersandar ke dekat jendela "tidak ,hanya merasa ada yg memperhatikan saja ,kau benar-benar hebat ya..." Zhong Han menggeleng "tidak ,aku tidak sehebat mu yg menolak zhangmen shixiong ,kau benar-benar tidak ingin menikah ? shixiong benar-benar kaya dan bisa diandalkan loh terlebih lagi ia masih cukup muda dan tampan..." zhisu menatap datar "tidak tertarik ,dibanding membicarakan ku lihat lah dirimu sendiri ,kau saja masih seperti ini masih membicarakan ku"




"iya ,aku tidak menyukai apapun selain dia ,arak ini dan kau" zhisu mendengus "lebih jelasnya kau mengidolakan ku ?" Zhong Han mengangguk "ya ,karna kau sahabat Qingyu dan dia menghargai mu maka aku juga akan menghargai mu sepertinya"



di sisi lain , seseorang terdiam dengan apa yg ia lihat , "shizun...ada apa ? apa ada sesuatu yg tidak biasa ?" Xue Qin datang dan menanyai shizunnya itu karna wajah Hao Xiong yg tidak terlalu baik

__ADS_1



"tidak...aku sepertinya melihat Yue Qian ,atau aku salah lihat ?" Xue Qin terdiam sejenak "emh ,mungkin anda salah lihat ia terkena luka berat dan energinya terkuras jadi mustahil ia bisa selamat" Hao Xiong mengangguk pelan , "bagaimana ? apa pembelajaran itu berjalan baik ?" Xue Qin menggeleng "tidak terlalu ,sudah tersebar beberapa hal di kalangan para pemimpin sekte kalau sebenarnya pembelajaran itu kurang baik ,jadi mereka akan mulai mencari tahu kebenaran yg sebenarnya sembari mengawasi para murid abadi itu"



Hao Xiong mengangguk "apa sudah diketahui siapa yg membocorkan itu ?, penjagaan disana walau tidak ketat tapi tetap saja sulit di tembus dari luar dan dalam ,sedikit mustahil ada pemberi peringatan seperti itu" Xue Qin mengangguk "aku akan mencari lebih banyak informasi lagi shizun"



di esok hari ,Nie Shuang mengumpulkan semua murid di aula pertemuan "siang ini kalian akan pergi berburu ,jadi bersiaplah dengan baik,jangan membuat keributan juga"


Tak berselang lama mereka sudah mulai bergerak menuju sebuah gunung ,mereka hanya di bekali busur dan anak panah , benar-benar sangat tak berperasaan


Beberapa murid sudah mulai menggerutu tak tahan dengan tindakan nie shuang ,tapi tak ada satupun yg berani mengeluh secara terang-terangan karna mengingat murid sebelumnya yg menentang malah mati begitu saja .


Jia Li berjalan di belakang dengan pria yg sebelumnya ia tolong , "nona Li...kau dari keluarga mana ?" Jia Li melirik datar "aku tidak punya ,aku dirawat shizun" pria itu segera menutup mulutnya karna tak tahu kebenaran hal tersebut


"Shizun mu yg membesarkan mu ? Sangat baik" Jia Li mengangguk "memang ,Jun gongzi tidak perlu mengajak ku berbicara anda bisa fokus pada pemburuan saja" pria itu menggeleng


"Aku hanya bertanya saja ,apa itu mengganggu nona Li ? kalau iya aku minta maaf" Jia Lin tidak menjawab ia menatap kedepan dan sedikit mempercepat langkahnya


"nona Li...aku mi- ahh" Jun Hui tanpa sadar berteriak karna dirinya menerima pukulan dari sebuah cambuk "kau !! ,jangan berbicara saat berburu perhatikan lingkungan nya dan temukan Monster itu" nie shuang mendengus lalu memacu kudanya agar lebih cepat sehingga beberapa murid didepannya mulai mempercepat jalan ..


Jia Li melirik Jun Hui yg mungkin terluka ,ia memperlambat sebentar "apa parah ?" Jun Hui tersadar ia segera menggeleng "tidak juga ,nona...aku minta maaf ya aku bukan niat mengganggu hanya saja...nie shuang ini sengaja menjauhkan mu dari shixiong mu sehingga kau sendirian ,aku berbicara dengan mu agar shixiong mu tidak khawatir dan sesuatu yg tidak kita inginkan agar tidak terjadi"

__ADS_1


Jia Li termenung sejenak ,ia menunduk pelan lalu kembali berjalan lebih cepat meninggalkan nie shuang ,entah kenapa pipi nya terasa panas 'aku malu ? astaga Jia Li kau sedang apa ,fokus jangan sampai sesuatu terlewatkan' Jia Li menepuk pelan pipinya lalu bergegas kembali ke rombongan, Jun Hui yg melihat itu segera menyusul agar tidak tertinggal


__ADS_2