
“Dii..aku berangkat dulu yah...” pamit mala
“Ok...” jawab dian
Mala bergegas keluar dari apartemennya karena sudah terlambat menuju resto abigail, hari ini jadwal mala untuk kunjungan terakhir ke resto abigail untuk tahap akhir penyelesaian desain interior di resto abigail.
Saat di mobil bersama asisten steve
“Sampai kapan kamu menutupi dari dian ?” Tanya steve tiba tiba
“Menutupi apa asisten steve?” Mala bingung dengan pertanyaan steve
“Keceriaan palsumu ini..kamu tahu beberapa kali dian menangis di depanku, dian sahabatmu mala, dia mengenalmu luar dalam, dia pasti tahu dengan kepura puraanmu ini, apa kamu pikir bisa mengelabuinya.” Ucap steve
“Asisten steve...kamu..” mala tidak meneruskan kata katanya
“Mala, aku mengenalmu hampir 7 bulan ini tapi aku sudah tau kalau kamu sedang akting dengan keceriaanmu ini, lalu kamu pikir dian tidak tahu,hem?” tanya steve
“Aku tidak berpura pura steve tapi memang aku sedang menata hatiku dan itu semua butuh proses” kesal mala lalu keluar mobil dengan membanting pintu mobil, karena kebetulan mereka memang sudah sampai tempat tujuan.
“Sifat keras mu kenapa sangat mirip dengan mendiang adikku” gumam steve , lalu dia memarkirkan mobil di parkiran resto abigail.
Mala sibuk menginstruksikan ke beberapa pegawai di resto abigail mengenai desain dan beberapa detail2 kecil yang mungkin terlewat setelah 1 jam sibuk berbicara dan mondar mandir, mala beristirahat sejenak di salah satu bangku resto tersebut.
Mala mengeluarkan rokoknya dan mengisapnya ditemani segelas ice lemon tea.
“Nona mala..” sapa sebuah suara yang buat mala kaget dan menengok ke sumber suara tersebut
“Ah mr.andre..” kaget mala menjawabnya
“maaf menganggu nona,apa ada kendala dalam penyelesaian desainnya nona?” tanya andre sang pemiluk resto abigail
“ hmm...tidak mr. Andre hanya ada beberapa detail saja yang belum selesai, semuanya sudah berjalan sesuai dengan perencanaan.” Jawab mala
“Oohh great, jadi bisa sesuai jadwal yah, minggu depan saya sudah bisa meresmikannya.” Ucap mr.andre dengan antusias
“Yap..mr.andre “ jawab mala
“Baiklah dan jangan lupa kamu harus hadir di peresmian nanti akan saya perkenalkan dengan keponakan saya.” Ucap mr.andre
“ with my pleasure mr.andre ( dengan senang hati)” jawab mala dengan tersenyum
“Ok, silahkan dilanjutkan nona mala, saya ingin memantau pekerjaan pegawai saya dulu” pamit mr.andre. mala tersenyum dan menganggukan kepala.
Mala kembali menikmati minuman dan rokoknya...setelah beberapa saat mala pamit pulang karena pekerjaannya sudah selesai dan mala menelpon asisten steve
Tutt...tuuut...
“Ya mala” jawab steve
“Asisten steve kamu dimana, aku sudah selesai” tanya mala
“Di parkiran samping resto mala,kamu kesini ajah”
jawab steve, mala pun langsung menuju parkiran mobil yang dimaksud steve
“loh kamu nungguin aku dari tadi toh?” tanya mala sewaktu menaiki mobil
“Yah kebetulan lagi senggang, jadi aku disini ajah nungguin adikku yang lagi ngambek tadi” seringai steve
__ADS_1
“Adik?” tanya mala bingung
“Kamu itu udah kaya adikku mala, bahkan sifat keras dan manja mu ini sama persis dengan mendiang adikku” jawab steve sambil mengelus kepala mala.
“Ooo..oh iya, kita mampir ke mini market sebentar yah sebelum pulang, aku mau beli sesuatu untuk dian” ucap mala
“Siap adik kecilku” jawab steve lalu langsung menjalankan mobilnya untuk keluar dari area parkiran resto abigail
Saat mobil yang ditumpangi mala keluar,datang mobil hitam memasuki area parkiiran resto abigail dan turun sosok pria berbadan tegap memasuki resto abigail.
“uncle..” sapa pria tersebut, sang uncle menengok
“Hai...kau sudah datang, bagaimana penerbanganmu semua lancar?” Tanya si uncle
“Hemmsss...” jawab pria tersebut dengam menganggukan kepala
“Bagaimana restonya apa ada yang kurang?” tanya nya lagi sambil melihat keadaan sekeliling yang cukup menarik setelah di renovasi daripada kondisi sebelumnya
“Ah tidak re..semua sudah cukup ini hanya final touch ajah, wuah kamu telat 5 menit tadi desainer nya ada disini baru saja dia pulang, padahal aku ingin mengenalkanmu dengannya dia gadis yangbunik dan menarik re, tapi tak apa2 nanti pas peresmian resto ini aku akan mengenalkanmu,ok” Ujar mr.andre ke keponakannya
“ya..ya..ya...liat nanti saja.” Jawab keponakan dengan malas
“Reo..reo..kamu masih saja seperti dulu, selalu acuh kalau sudah ngomongin gadis”mr.andre geleng2 kepala mendengar jawaban dari keponakannya yang tidak lain adalah reo
“Sudahlah uncle,aku.kesini untuk melihat resto mu bukan membahas gadis.” Kesal reo
“ok ok,maafkan aku, kau sudah bertemu aunty mu,jangan lupa kau mampirlah ke rumH re, dia selalu menanyakanmu”ucap mr.andre
“ Ya nanti aku sempatkan mampir” jawab reo
“Kau akan menginap dirumah re, auntymu pasti akan senang sekali”
Andreo merupakan keponakan dari andre dan lily, lily adalah adik kandung dari mamanya reo, sebenarnya reo tidak begitu menyukai andre karena tabiat buruknya yang suka mabuk2 an dan main judi, resto abigail merupakan pemberian dari reo dengan harapan sang paman bisa merubah tabiat buruknya karena mempunyai kesibukkan maka dari itu setiap beberapa bulan sekali reo pasti mendatangi pamannya untuk mengecek langsung walaupun setiap harinya reo mendapat laporan dari anak buahnya yang mengawasi sang paman.
Namun kali ini reo mengunjungi pamannya tidak hanya untuk melihat restonya tetapi ada maksud tersendiri.
Reo mempunyai sebuah apartemen mewah naan indah dekat dengan pantai di melbourne australia karena dulu reo pernah menetap di australia kurang lebih 2 tahun untuk menyelesaikan pendidikan s2nya.
......
Acara peresmian resto abigail pun tiba, di apartemen mala mala sedang bersiap siap, mala berdandan simple menggunakan dress merah dipadu dengan sepatu booth pendek hitam rambutnya dibiarkan tergerai rapi dan menggunakan make tipis, malla terlihat cantik dan anggun
“mala sudah siap belum? Yuk steve sudah menunggu di depan” ucap dian di depan pintu kamar mala.
“Sudah dii,yukk..” jawab mala
“Senyum mala..cobalah menikmati hasil pekerjaanmu dan acara nanti ok” tutur dian
“Iya dianku..i’ll try my best” jawab mala
Seperti biasa mala didampingi dian dan steve mereka bertiga menuju resto abigail untuk menghadiri re opening dan peresmian resto...
Sesampainya disana dian begitu terkesima dengan dekor dan desain restonya, resto yang begitu romantis dan ditaburi bunga2 di sepanjang red carpet menuju pintu masum resto
Di dalam aura romantis resto begitu kental taburan mawar merah, lilin2 yang menghiasi, lampu 2 kristal wallpaper yang indah, di area outdoor pun sangat indah bangku2 putih tersusun cantik dan mawar2 putih di setiap meja dan ada akustik band yang mengalunkan lagu2 romantis...
yah restoran yang sangat cocok untuk pasangan muda tua ataupun yang sekedar menikmati suasana sekitar resto yang begitu sejuk dan menyegarkan dengan pepohonan rindang nan elok
__ADS_1
“Mala your job is amazing, you must be proud of yourself (pekerjaanmu sangat luar biasa seharusnya kamu bangga)” ucap dian menenangkan mala yang sedikit terlihat tidak begitu nyaman dengam suasana resto tersebut.
“Mmm..” jawab mala singkat
Acara pun dimulai dengan kata sambutan dari mr.andre sang pemilik resto abigail dan istri nyonya lily, dan dilanjutkan dengan pengguntingan pita sebagai simbolisasi resto tersebut diresmikan dan dibuka kembali.
Mala tidak bekerja sendirian ada beberapa partnernya termasuk matthew dan samantha teman setia mala selama di aussie, mala matthew dan samantha diundang maju kedepan untuk diperkenalkan bahwa mereka lah desain interiotr resto abigail...
Tanpa diduga mr.andre meminta mala menyumbangkan suaranya setelah mendapat bocoran kalu mala mempunyai suara yang indah nan merdu dan mala terkadang mengikuti kegiatan paduan suara di RMIT university, dengan berat hati mala mengiyakan permintaan mr.andre.
Mala menyanyikan lagu beyonce-broken hearted girl entah kenapa lagu tersebut sedang sering mala dengarkan karena tanpa persiapan jadi lagu itu yang terlintas dipikiran malla.
I don't wanna be without you, babe
I don't want a broken heart
Don't wanna take a breath without you, babe
I don't want to play that part
I know that I love you, but let me just say
I don't wanna love you in no kind of way, no, no
I don't want a broken heart
And I don't want to play the broken-hearted girl
No, no, no broken-hearted girl
I'm no broken-hearted girl
Saat sedang menyanyikan part tersebut masuklah sosok reo dengan menawannya pria yang mala benci mengesalkan tapi sangat mala rindukan. Reo masuk dan menatap mala dengan pandangan tajam dan nanar membuat mala sedikit kikuk saat menyanyi.
Setelah menyelesaikan bernyanyi mala bergegas ke taman belakang resto untuk menenangkan diri karena bertatapan dengan reo selama dia menyanyi membuat degup dan debaran jantungnya tidak beraturan, mala mengambil sebatang rokok dan mulai mengisapnya memandang taman yamg sudah dihias cantik dengan taburan lampu berwarna warni hiasan hati dan bunga2 aneka macam bunga mawar.
Mala duduk termenung di bangku taman belakang resto tersebut.
Se Sosok pria mendekati mala
“Long time no see mala..”sapa pria tersebut...
Mala berdiri dan melihat ke sumber suara tersebut dengan kaget karena tidak mengira akan ada orang yang mengikutinya...
taman tersebut terlihat sepi karena tamu undangan masih menikmati acara di indoor area ...
.
.
.
.
Masih bersambung...ditunggu kelanjutannya yah
please berikan like nya yah😉😉 mamacih semuanya
__ADS_1