
Lin Yo hanya terdiam memandang dari kejauhan melihat mobil merceds sportnya melaju mengantarkan wanita yang kini sudah mengganggu ketenangannya. Apakah pertemuan kita ini bisa dikatakan takdir Annora?, aku sendiri tidak yakin dengan perasaanku ke kamu, semua terasa tiba-tiba aku merasa belum siap tapi aku harus menghadapi ini. dan yang akan terluka nantinya adalah Rea. gumamnya dalam hati.
Aku akhirnya sampai di apartemenku dan di sana sudah ada Han Yu dan Han wa juga Mimi menungguku dengan cemas. asisten Jimm segera pamit penuh hormat kepada kami, HanYu pun membalas baik perlakuan asisten Jimm. aku duduk di sofa keenam mata itu masih menunggu penjelasanku. aku menghela nafas panjang dan mulai menceritakan semua kejadian antara aku dan Lin. aku tau kedua anakku tidak menyukai Lin karena perkenalan pertama mereka tidak baik. aku bisa memaklumi perasaan dia sekarang tapi kenyataan harus dihadapi meskipun itu kurang menyenangkan " Mama. bisakah mama memikirkan perasaan kami" sela Han Wa " aku setuju dengan Han Wa, mama ini terlalu bahaya bagi mama dan keluarga kita, sebaiknya mama pertimbangkan lagi untuk tidak terlibat lagi dengan Lin Yo Ma" sambung Han Yu " terlambat...!!"
__ADS_1
dalam sekejap satu kataku mendiamkan mereka dan tak berkomentar lagi " ada apa Annora?, apa yang sudah terjadi?, aku rasa anak-anak ada benarnya" sela Mimi" kamu membawa mereka ke dalam bahaya besar. kasian mereka Ann" timpal Mimi lagi " terlambat Mbak... aku sudah tidak bisa menghindar lagi" " apa Mama benar-benar tidak memikirkan perasaan kami, apa mama sudah tidak peduli dengan kami lagi?" sela Han Yu " kalian adalah nyawa mama, mama bisa bertahan melewati semua ujian hidup ini karena kalian tapi untuk hal ini mama minta maaf. mama tidak bisa menuruti kemauan kalian... mama minta maaf. "
Han Wa dan Han Yu hanya terdiam membendung kemarahan mereka padaku. aku tau .mereka tidak bisa membenciku aku tau mereka sangat menyayangiku tapi untuk kali ini nampaknya sudah waktuku untuk membiarkan mereka menjalani hidup dengan bebas tanpa bimbingan dariku lagi. karena bersama Lin berarti aku akan meninggalkan mereka untuk selamanya dan kembali ke dunia lain.
__ADS_1
Han wa dan Han yu saling memandang dan takjub melihat perubahanku karena selama ini aku memang tidak pernah memberitahu mereka yang sebenarnya meskipun mereka kerap melihat keanehan pada diriku. akan tetapi rasa cinta dn kepercayaan mereka kepadaku sebagai ibu mereka membuat mereka takut untuk mempertanyakan keganjalan itu "Han Yu inilah yang diinginkan Lin dariku" " apa semua ini mama? bagaimana ini terjadi?" tanya Han yu " sejak kapan mama menjadi seperti ini?" tanya Han wa. lantas Mimi kemudian menjelaskan kepada mereka bagaimana dan kapan ini terjadi padaku dan siapa aku " mama kalian adalah the golden angle. sosok penyelamat yang dicari oleh Lin Yo selama ini" " Lalu apa yang terjadi pada mama jika Lin menemukan mama?" " bukan masalah pertemuannya Han yu tapi lebih tepatnya apa yang akan terjadi pada mama kalian jika Lin memilikinya".
kembali kedua anakku menatap ke arah Mimi yang menyela " Mama kalian akan pergi hidup di dunia lain dan bagi dunia manusia ini mama kalian harus mati" Han yu dan Han wa terkejut dan terdiam tak berkutik dan seolah apa yang didengarnya adalah bencana terbesar dalam hidup mereka " Apakah tidak ada jalan keluarnya Ma?" tanya Han Yu " Mama dan Lin sudah di takdirkan bersama anakku, dan taukah kalian kalau Lin juga bukan dari bangsa manusia, dia ke dunia kita hanya untuk mencari mama untuk menyelamatkan kerajaan dan orang tuanya di sana" jelas Annora menutup kembali sayapnya dan duduk di antara kedua putranya
__ADS_1
Annora meraih tangan kedua anaknya " Anakku.. apapun mama dan bagaimanapun mama nanti percayalah kalian tidak akan mendapat masalah dikemudian hari oleh karena itu menurut mama sudah saatnya bagi kalian untuk memikirkan diri sendiri membina rumah tangga dengan wanita lain" " Tapi Mama, kami tidak bisa, bagi kami mama yang terpenting" jelas Han wa " Ya Ma, mamalah yang utama dalam hidup kami" lanjut Han yu " Hmm... mama sangat bersyukur memiliki kesatria hebat seperti kalian tapi mama tidak mau egois terhadap hidup kalian anakku" tegas Annor.