Kekasihku Dari Dunia Lain

Kekasihku Dari Dunia Lain
episode 31


__ADS_3

Malam ini aku pulang ke apartemenku. Selesai dari misi aku langsung istirahat dengan memakai dress mini dan mantel berbulu aku menelusuri koridor apartemen. memang sudah lama aku tidak pulang ke rumah sejak berurusan dengan si brengsek Lin Yo. akupun belum sempat mengabari Mimi tentang kepulanganku makanya ia tidak datang menemaniku. Tapi ada baiknya juga saat ini yang kuinginkan adalah ketenangan.

__ADS_1


Akupun masuk ke kamarku tanpa menyalakan lampu kamar membuka mantelku dan melemparkan tubuhku ke ranjang kesayanganku "Ooohhhh ranjangku tersayang aku sangat merindukanmu" selaku memejamkan mataku sejenak namun tiba- tiba bulu kuduk ku merinding dan sontak aku terkejut melihat tubuh Lin Yo sudah berada menahanku. akupun berteriak kaget " Aahh.ha..hanntuu!!!" teriakku namun terlambat ia sudah di atasku sekarang " Apa yang kau lakukan di rumahku?" selaku memarahinya " Dasar wanita bodoh... apakah tingkat keamananmu serendah ini" selanya dingin " Bahkan pencuri kelas teri saja bisa masuk. apalagi kelas pembunuh bayaran" sambungnya lagi " Kau yang bodoh. tengah malam begini bertamu diam-diam masuk ke rumah orang apa kau tidak takut pada pacarmu?" ucapku tersipu

__ADS_1


Lin mendekatkan wajahnya ke arahku .Detak jantung ku semkin tak beraturan, tubuhku gemetar dan pikiranku tak terkendali. Seluruh badanku melemas dan dingin telingaku menjadi panas saat suara Lin semakin terdengar jelas "Apa kau lupa kau adalah wanita milikku. dan hanya aku yang berhak atas dirimu" " aku akan menghukummu karena telah mencoba kabur dan meninggalkanku di pesta itu" sambungnya lagi seraya merayap menjamah leher dan meraba seluruh tubuhku.

__ADS_1


Pagi itu aku merasakan terpaan hangat sang matahari. Bias cahayanya nampak mengintip dari balik tirai kamarku, sudah lama aku tidak menikmati kehangatan cahaya matahari di rumahku. Rumah yang menjadi saksi perjalanan hidupku bersama kedua putraku. Akupun membalikkan badan melihat sosok yang berjam jam menemaniku tangannya masih menggenggam erat tanganku. seperti biasa untuk sesaat aku mengagumi keindahan sosok di hadapanku ini. menikmati setiap pesona yang keluar dari auranya " Apa aku begitu tampan sampai kau sesenang itu memandangiku" ujarnya seraya menarik napas panjang " Apa kau punya tubuh besi?, kenapa kau begitu tenang setelah semalaman menindasku" selaku "Hmm.... itu barulah permulaan" timpalnya lagi " Apa ?!, permulaan?" selaku seraya bangun " Aakhhh...sss... sakit" jeritku lagi merasakan sakit di pinggang dan di sekujur tubuhku " Apa kau ini manusia atau bukan sih? seperti itu masih bisa meremehkan" " Bukan... kau lupa ya?, aku ini MR ELIENMU,," . betul juga aku sampai lupa latar belakang laki-laki ini. pantas saja ia tidak seperti manusia biasa termasuk kekuatannya dan staminanya Hmmm... aku lupa. Lin menarikku lagi kali ini ia memegangiku sangat kuat hingga aku sulit melepaskan diri " Kau mau apa ?" selaku berusaha melepaskan diri " Menurutmu?" ujarnya dengan tenang " Lagi?!" seruku keras dan Lin hanya mengangguk senang dan tenang " Apa semalam belum cukup?!" teriakku lagi dan kali ini ia hanya menggelengkan kepalanya dan mencumbuku lagi sepanjang pagi itu " Aaahhh...Lin yooo" teriakku.

__ADS_1


__ADS_2