Kekasihku Dari Dunia Lain

Kekasihku Dari Dunia Lain
episode 48


__ADS_3

Yuan terlihat lemah di sofa, ia tertidur tal sadarkan diri setelah mengobati lukanya. Sudah dua jam lamanya ia tertidur dan kini saat membuka matanya ada sosok tubuh yang sudah duduk manis di dekatnya. Sontak ia terbangun dan langsung duduk lama ia mengamati wajah laki-laki itu dankedua matannya membelalak terkejut melihat Lin yang dengan tenang duduk di depannya " Kau kelihatan tidak sehat Yuan" ucap Lin dingin " Kenapa kau disini?, bagaimana bisa kau masuk ke rumahku?" tukas Yuan melihat sekitarnya.


Tak satupin anak buahnya muncul bahkan ketika suara lantangnya memanggil mereka " Tingkat pengamananmu rendah bahkan kucingpun bisa masuk dengan santai ke sini" jawab Lin lagi " Mau apa kau kemari?" Yuan menatap tajam ke arah Lin . Ia mencoba waspada pada gerak gerik Lin. Namun Lin nampak sangat begitu tenangnya mengjadapinya saat ini. Seperti seolah membawa pesan perdamaian " Bernegosiasi... atau lebih tepatnya memperingatkanmu" " Oohh.. siapa kau berani mengaturku?, " " Aku pemilik kekuatan yang sedang kau incar itu" " Cciihhh jangan kira mentang-mentang dia sudah jatuh dalam perangkap cintamu lantas ia sudah menjadi milikmu.. jangan mimpi kamu"

__ADS_1


Mata Lin mengamati Yuan dari ujung atas hingga bawah " Lihat dirimu. bahkan dalam keadaan lemah masih bisa menyombongkan diri." " Apa kau tau siapa yang lebih menginginkan kematian wanita itu?" Lin kembali memasang mata bengisnya semua penderitaan yang dia alami betsama Annora terlintas di benaknya dan mengatahui dalang di balik dukanya yang sangat dalam itu " Tentu saja... itulah kenapa aku kemari.. aku minta kepadamu bawa parasit itu pergi dari bumi ini.. kalau tidak maka pengadilan antariksa akan menghukum kalian lebih sadis"


Lin dan Yuan masing-masing berhadapan dingin. Keduanya larut dalam api dendam masing-masing. Aura perdamaian tak lagi terbesit diantara mereka lagi. " Ingat peringatanku ini" sela Lin beranjak pergi.

__ADS_1


Lin membanting ponselnya dan melonggarkan dasinya " Sial...Annora tak bisakah kamu percaya padaku. Kenapa kamu cepat pergi, tidak bisakah kau bersabar Aaaannn..." Lin terus memaki kesal tak lama sosok Mulan muncul masuk menerobos ke ruang kerja Lin " Lin... akhirnya kau pulang" selanya sambil berlari ke pelukan Lin namun secepat mungkin Lin menepis tangan Mulan. Mulan kaget dengan sikap aneh Lin yang tiba-tiba kasar kepadanya " Ada apa denganmu Lin.?" Mulan memperhatikan wajah Lin " Apa yang membuatmu kesal?" tanyanya lagi meraih wajah Lin " Sebaiknya kamu cepat pergi dari kehidupanku Mulan.Jika tidak aku tidak bisa menjamin keselamatanmu lagi" ketusnya mengancam Mulan.


Mulan melepas genggamannya , ia menyadari kalau Lin saat ini sudah tau akal busuknya dan Lin yang ada di hadapannya sekarang adalah seekor monster yang siap meangsa siapa saja yang mendekatinya " Lin.. kau..." selanya menjauh " Ya.. pergi atau aku akan kejam terhadapmu" sela Lin " Apa kau belum puas membuatku sengsara?, apa kau pikir aku ini mainan mu Mulan?, yang bisa kau perlakukan seenak hatimu?!," Mulan dan Lin mulai berdebat dan beradu mulut keduanya kini sudah saling mengetahui akal busuk masing-masing.Mulan mengemas barang-barangnya dan pergi dari rumah ) Lin " Urusan kita belum selesai Lin... jika aku tidak bisa memilikimu maka siapapun tidak berhak atas dirimu" ancamnya

__ADS_1


__ADS_2