
lelaki paru baya itu terkejut melihat tuannya sudah beranjak masuk ke dalam ruang kerjanya iapun bergegas menyusulnya " air hangat tuan muda sudah siap" ujarnya "paman Go aku sudah menemukannya" lelaki itu terkejut " Menemukan apa tuan muda?" " Bidadari emas" "bagus tuan muda berarti nyonya akan segera bisa di selamatkan" "tapi..." " tapi apa tuan muda?" "dia masuk ke dalam jiwa wanita asing. wanita yang sama sekali tidak ku kenal" " tuan siapapun dia yang terpenting adalah dia bidadari emas ratu keabadian. yang selama ini tuan muda tunggu selama beratus tahun"
" tapi baimana dengan Rea. aku sudah bertunangan dengannya dan kami menjalani hubungan selama lima tahun" " tapi apakah hati tuan muda berdebar saat bersamanya?" sela paman Go "tidak kan.... bahkan menciumyapun tuan muda tidak pernah... tetapi malah mencium wanita untuk pertama kalinya dan sangat agresif dan wanita itu seorang IBU. bukankah itu sudah jelas tuan muda" Lin Yo menatap paman Go sedang lelaki tua itu hanya tersenyum lembut penuh kasih menatap anak asuhannya itu.
keesokan harinya aku berangkat ke kantorku dan menemukan sebuah amplop email diatas mejaku. sebuah misi ya aku bekerjasama dengan agen rahasi menjadi pembunuh bayaran bersama dengan paman Yuan. sebuah misi untuk merebut sebuah chip yang berisi informasi organisasi Dragon. "pasti akan banyak geng komplotan lainnya yang ikut termasuk geng Devil" gumamku. tak lama suara ketukan pintu terdengar dan kembali menyadarkanku seraya menoleh ke belakang. astaga!!!si iblis Lin Yo datang sepagi ini ke kantorku apakah dia sedang bermimpi? atau sedang tidur berjalan " apa kau sedang tidur berjalan? atau kau tersesat lupa arah kantormu?" selaku mengejek " sepertinya aku mengganggu imajinasimu" ia melangkah kembali mendekatiku seperti yang ia lakukan kemarin "jaga jarakmu aku tidak mau jadi tersangka lagi atas kelemahanmu" ia tetap tersenyum dan semakin dekat denganku.
__ADS_1
tak lama tanganya meraih tanganku dan menyeret ku keluar dari kantorku. tentu pemandangan itu menarik perhatian semua karyawan di perusahaanku bahkan asistenku Mimi tak bisa berbuat apa-apa hanya melihat keheranan.
" sudah ku duga kau salah minum obat rupaya semalam atau kau yang sedang berimajinasi"
tanpa menghiraukan sekitarnya Lin Yo membawaku ke dalam mobilnya lalu ia pun meminta asistenya tuan Jimm untuk tidak mengikutinya. iapun membawa mobil sendiri melaju tanpa mengatakan sepatah katapun. aku semakin bingung dan takut entah apa yang akan dilakukan oleh iblis ini. ia terkenal dengan sifat dingin dan kejamnya. aku tidak heran kalau banyak dari rekan bisnisnya yang ingin menjatuhkannya
__ADS_1
sesampai di sana ia langsung melemparku ke atas ranjang. entah apa yang merasukinya dan aku juga bingung kepada diriku sendiri. entah kenapa kekuatanku tak bereaksi di hadapan laki-laki ini tenagaku tiba- tiba melemah dan tak bisa melakukan perlawanan apapun.
kemampuan teleportasiku hilang seketika. dan jabtungku berdetak kencang tak beraturan. semakin dekat semakin tak terkendali dan aku hanya pasrah atas apa yang akan dilakukan lelaki iblis ini.
dengan kasar ia mulai melucuti semua pakaianku dan begitu juga dia. tanganya kuat memegang tanganku. menghimpit tubuhku hingga tak bisa berkutik lagi. Bahkan teriakanku tak ada gunanya. Aku hanya bisa meronta dan melawan semampuku. ya kami melakukan ITU hari itu dengan perasaan yang merajai pikiran kami. gelora gairah yang tiba-tiba bergejolak di antara kami.
__ADS_1
sesekali terdengar rintihanku dan teriakanku dan begitu juga desahan nafas Lin Yo. suara beratnya membuatku semakin tak berdaya. Apa yang terjadi Terjadilah. Tuhan siapa laki-laki ini?, kenapa aku tak berdaya di hadapannya, kekuatanku hilang, sayapku? , mana sayapku?, kenapa tidak muncul..siapa laki-laki ini...ahhh kuat sekali dia Gumamku dalam hati