
Mulan nampak mondar mandir di ruang kerja Lin. Perasaanya gundah gulana mengetahio Lin tidak di sampingnya apalagi setelah mengetahui keberadaan Annora yang muncul dalam pesta bisnis kemarin " Aneeh sejak pertemuannya dengan Annora Lin menghindariku. aku rasa kali ini pun ia pasti bersama Annora" gerutu Mulan sambil berpikir keras. Namun tak lama suara Jimm memecah konsentrasinya " Nona Mulan... nona memanggil saya??" selanya beranjak masuk ruangan " Jimm apa kau yakin Lin pergi untuk perjalanan bisnis??" " betul nona" jawab Jimm sambil mengangguk hormat.
Mulan melangkah mendekati Jimm seolah berusaha mencari kejujuran di wajah pengawal setia Lin itu. Hati Jimm berdebar tak karuan karena ia takut kalau kebohongannya diketahui oleh Mulan. Tapi untungnya paman Go datang memberitahu kalau ada seorang tamu yang datang ingin menemui Mulan. " Nona ada seseorang yang ingin menemui anda" jelas paman Go " aku akan segera menemuinya" sela Mulan langsung meninggalkan Jimm yang masih menyembunyikan wajahnya. Begitu bayanga tubuh Mulan menghilang dari balik pintu Jimm langsung menoleh lega memandangi paman Go " Paman... untung kau datang,," selanya mengurut dada " Kau ini.. sebaiknya mulai sekarang kau harus hati- hati" nasehat paman Go menepuk pundak Jimm.
Mulan terkejut melihat sosok yang bersembunyi di balik topi bundar itu sesaat mata Mulan menjelajah mengamati sekujur tubuh pemuda itu dari atas ke bawah dan kembali lagi. Matanya menangkap tato di dekat mata tangan kanan laki-laki itu. dan ia langsung mendekat menyeret laki-laki itu ke taman belakang " Yuan apa yang kau lakukan di sini?" selanya berbisik " Kenapa?, kau sudah menghianatiku kau bilang kau tidak akan kembali dengan Lin dan membantuku merebut tahtanya tapi sekarang..."
Sejak peperangan antariksa lima ratus tahun yang lalu dan sejak Yuan mengutuk kedua orang tuan Lin dan menaklukkan kerajaannya Mulan memang berpaling dari Lin dan datang ke pelukan Yuan. demi keamanan dirinya ia mencari perlindungan pada Yuan dan meninggalkan pertunangannya dengan Lin waktu itu. penghianatan yang dilakukan Mulan diketahui oleh Paman Go dan langsung mengabari Lin. itulah sebabnya Lin harus menunggu ratusan tahun untuk berengkarnasi demi menemukan bidadari bersayap emas dan membalaskan dendam pada Mulan dan Yuan.
__ADS_1
Mulan yang masa itu mengetahui kalau Lin masih hidup pun berusaha mencari tau keberadaannya demi membantu Yuan. Namun mendengar Lin jatuh cinta pada seorang wanita Mulan menjadi murka dan sifat posesifnya muncul untum merebut Lin lagi. itulah Mulan wanita yang egois, posesif dan licik. demi kesenangan dirinya ia akan melakukan apapun tak peduli dengan orang lain. baginya apa yang ia inginkan harus ia dapatkan termasuk Lin dan menghancurkan kehidupan Annora.
Demi menyandang gelar calon permaisuri kerajaan bintang lagi ia mendekati Lin lagi dan membuang Yuan yang sudah kalak telak dengan Lin di pertempurannya beberapa waktu lalu.
menyusun siasat bersama Yuan Mulan berhasil membuat Lin lumpuh dan mengemis kepadanya untuk kesembuhannya. Karena itulah ia membuat Annora harus menukarkan cintanya dengan kesembuhan Lin. Waktu ternyata bercerita lain, Lewat Jin Annora dan Lin dipertemukan kembali bahkan karena cinta Lin melanggar setiap kata-kata yang pérnah ia ucapkan kepada Annora saat bercerai dulu.
Yuan hanya tersenyum sinis dan mengejek ke arah Mulan yang masih menatapnya dengan sangat tajam " Apa kau tidak menerima keberadaan bidadari emas?, kau pikir dengan membunuh bidadari emas kau akan menjadi wanita penguasa jagat ini?!, tidak Mulan!! kau hanya wanita yang sangat menyedihkan" Yuan tak berhenti memaki Mulan karena kekesalannya. mengetahui dirinya dipermainkan Mulan ia semakin membenci wanita itu, iapun tak mau menjadi korban karena itu ia datang menemui Mulan dan mengancamnya dengan sangat keras. Yuan dan Mulan masih sibuk dengan percakapan serius mereka. Saking sibuknya mereka tak menyadari keberadaan Jimm yang diam-diam menguping percakapan mereka Ternyata semua ini ulah Mulan. aku harus memberitahu tuan muda.pikir Jimm.
__ADS_1
Mulan dan Yuan berduel mereka segera mengambil tempat yang tak jauh dari kediaman Lin. Paman Go yang memperhatikan dari basemen atas berusaha merekamnya untuk ia perlihatkan kepada Lin. Sementara di Villa Lin aku dan semua suasana bahagia dalam hatiku masih menghabiskan waktu bersama Lin. Malam itu kami memandang langit bersama-sama di depan basemen kamar kami. Sambil berbaring aku dan Lin membagi cerita di balik lentera malam itu " Apa kau tidak merindulan kedua orang tuamu?" tanyaku memandang ke atas langit " Sangat... tapi aku tidak bisa kembali sekarang kak Yuan masih berkeliaran jika dia belum tertangkap atau mati ketenangan kerajaanku masih terganggu dan orang tuaku masih dalam bahaya. jadi.. tidak ada gunanya aku kembali"jelasnya menarik nafas panjang " Apa sebenarnya yang diincar Yuan terhadapmu?" tanyaku lagi " Kamu dan tahtaku"
Aku menopang kepalaku dan Linpun bangun juga ikut menopang kepalanya "Aku?, Kenapa aku?, apakah di kehidupan dulu aku ada hubungan istimewa denganya?, kenapa aku mesti berurusan denganya" Lin menlukis senyum manis di wajah tampannya lantas telunjuknya menyentil hidung mungilku " Hm... entahlah... jangan-jangan.. benar mungkin kamu adalah pacarnya di kehidupan dulu" gelak tawa Lin yang lepas menggambarkan gurauannya kepadaku.
Aku berbalik merajuk dan Lin kembali mencuri pandang kepadaku "Ha..ha..haa..., kau ini... begitu saja kau anggap serius..." ejeknya mengeraskan suara tawanya " Sayap emasku hanya bisa digunakan apabila si pemohon benar-benar tulus dari lubuk hati yang paling dalam" jelasku " Tapi kamu lupa, sayap emasmu memang memiliki kesaktian yang tak tertandingi tapi sayangnya kelemahannya adalah kamu... " jelas Lin " Aku?,,, memangnya aku kenapa?" " Sayap emas sudah menyatu dalam dirimu tapi kelemahanmu karena memiliki prisai diri yang masih lemah. Ada beberapa hal yang masih membuatmu melemah jadi kau harus banyak berlatih dulu" lanjut Lin menjelaskan apa yang harus aku lakukan dengan kekuatanku " Bagaimana caranya?" aku memperjelas kebingunganku pada maksud yang tersembunyi " Energimu terlalu berlebihan sedang wadahmu lemah. sehingga kekuatan sayap emas dan kekuatan bidadarimu menjadi tidak seimbang" jelasnya." Jadi kau harus membagi energi itu baru bisa kamu mengendalikan sayap emas dengan sempurna" " Membaginya?, denhan siapa?" " Dengan genetik yang sama darimu" jawabnya singkat " Maksudmu keturunanku gitu?" Lin mengangguk meyakinkan aku " Bagaimana dengan Han Yu dan Han wa?"
Lin membuang pandangannya sambil menyengir tidak begitu yakin " Mmmm... mungkin bisa tapi tentu tidak akan sesempurna dari keturunan setelah kamu memiliki kekuatan itu". Mendengar semua penjelasan Lin dari awal hingga kesimpulan yang ia berikan aku termenung dan mulai memikirkan nasip kedua putraku dan masa depan yang ingin aku rajut.
__ADS_1
kedua anakku memang sangat menyayangiku dan tidak pernah memaksa atau membebaniku dengan tuntutan apapun tapi aku sangat menghawatirkan mereka dan masa depan mereka jika aku pergi. Apalagi keluargaku sudah tau keberadaanku sekarang dan perjalanan karirku selama ini. suasana menjadi hening sejenak, kami masih menikmati lautan bintang yang terhampar luas di depan pelupuk mata kami. Suara hiruk pikuk kota malam tak kami hiraukan. yang ada di benakku saat ini adalah kehidupanku yang sekarang dan yang akan datang bersama Lin dari dunia lain.