
sejenak kami perhatikan nampak percakapan mereka sangat serius meskipun kami tidak bisa mendengar apa yang mereka bicarakan namun dapat dipastikan ada kerjasama terselubung di antara mereka. aku dan Mimi saling berpandangan seolah memberikan isyarat atas situasi saat itu" nampakya dia sedang merencanakan jebakan buatmu. kau harus berhati-hati Ann" selanya " aku tau mbak. kayaknya aku harus menjaga jarak dengan Lin. tapi..... entah kenapa dia selalu bisa menemukanku"
__ADS_1
Rea meneguk minuman yang sudah sejak tadi tersuguh di depannya sementara laki-laki itu menganggukkan kepala sembari memeriksa foto yang diberikan Rea kepadanya " bereskan wanita itu apapun caranya" selanya " baik" seketika mereka berpisah ke arah masing-masing aku dan Mimi yang mengintai mereka sejak tadi menghampiri Rea. Reapun terkejut dan berusaha menutupi ketegangannya di hadapan kami " Wow... ada nona Rea di tempat umum seperti ini. aku penasaran apa yang dilakukan oleh nona muda perusahaan Shin di tempat ini?, apa tidak takut ketahuan paparazi? " sela Mimi iapun menatap tajam ke arah kami " Ini tempat umum dan aku tidak perlu mengumumkan dunia kenapa aku di tempat ini. mungkin penglihatan nona Annora bermasalah. ini adalah tempat orang menikmati makan siang. jadi sudah jelas kenapa aku di sini" Rea melangkah pergi menjauhi kami dan meninggalkan tempat tersebut. Annora tunggu saja pembalasanku. Aku akan membuatmu menyesal seumur hidupmu bahkan kau tak berani bertemu dengan semua orang. gumam Rea dalam hati seraya mempercepat langkahnya.
__ADS_1
asisten Jimm sudah menyampaikan pesan Lin, tapi nampaknya Rea sangat memaksa hingga ia nekat menerobos masuk " apa kabar tuan Jin.?" sapanya seraya menunduk hormat " aaahh nona muda Shin mari ikut bergabung denga kamj" pinta tuan Jin " ahhh sepertinya aku ada urusan yang sangat penting dengan tuan Lin.... jika tuan Jin tidak keberatan bisakah perayaan ini kita lanjutkan lain waktu?" sela Rea seraya melempar senyum palsunya. Untungnya tuan Jin cukup koperatif. Iapun membiarkan Lin Yo dan Rea pergi. kedua orang itu bergegas nampak ekspresi masam di wajah Lin Yo. tepat di depan lobi restauran mereka bertengkar nampak Lin Yo tak merasa senang terhadap Rea " Lin aku minta maaf atas kesalahanku waktu itu..aku..." "sudahlah Rea aku kecewa padamu kamu membiusku...?" " Lin..aku punya alasan melakukannya. bayangkan bertahun-tahun kita pacaran kau tidak pernah menciumku apalagi menyentuhku. aku juga butuh kehangatanmu" jelas Rea memelas " aku sudah bilang aku akan menikahimu tapi untuk memberimu kehangatan aku belum bisa. aku sendiri tidak tau kenapa" jelas Lin " lalu bagaimana denga Annora?, kenapa kamu..." " entahlah aku sendiri tidak tau. aku sendiri bingung kenapa aku bisa melakukan itu padahal dia bukanlah tipeku. kau adalah wanita yang aku cintai Rea" " benarkah Lin" " percayalah.." Lin menenangkan Rea. ada kelegaan dalam hati Rea namun perasaan Lin semakin gundah dan sangat khawatir, Khawatir kalau Rea berbuat nekat
__ADS_1