Kelopak Cinta Di Ujung Senja

Kelopak Cinta Di Ujung Senja
gue cintanya sama .... ......


__ADS_3

"kita mau kemana mah?" tanya Fani sambil menyetir motornya


"loe pengennya kemana?" Ni'mah menanyainya balik di belakang Fani.


"makan yuk mah"


"raf, baru aja kita selesai makan. perut karet emang loe" Ni'mah tidak terlalu heran karena fani memang doyan makan apalagi kalau masalah sedang banyak banyaknya


"yauda, terserah nyonya mau kemana" Fani mengerucutkan bibirnya


"mall aja deh .. yuk"


"baik nyonyaa, sesuai maps ya" canda Fani


"sial loe Raf" Ni'mah menoyor kepala Fani dari belakang karena tidak terima dipanggil nyonya.


selang beberapa menit motor Fani memasuki parkiran mall. mereka berjalan menuju lobby untuk masuk ke dalam mall.


"bentar Raf, gue telpun dia dulu" Ni'mah menghentikan langkahnya kemudian mengeluarkan hp


"hah? dia siapa? kita ga cuma berdua kesininya?" Fani bertanya karena tidak tahu rencana ni'mah. tapi ni'mah tidak menjawab karena ia berjalan menjauh dan sudah sibuk dengan panggilan teleponnya.


setelah selesai menelpon, ni'mah kembali menghampiri Fani yang masi berdiri heran menatapnya


"loe utang penjelasan ya sama gue" Fani menatap tajam Ni'mah

__ADS_1


"iyaaaa... gue nelpun Fredi"


"hah? Fredi temen PPL loe yang nembak loe dulu?" Fani kaget. karena seingat fani hanya ada 1 nama fredi yang pernah Ni'mah ceritain. dan itu 2,5 tahun lalu pas semester 6 saat mereka PPL. saat itu Fredi mengajak Ni'mah jadi pacarnya tapi langsung ditolak sama ni'mah karena mereka baru kenal beberapa hari.


"iyaa fredi yang itu" Ni'mah menjawab sambil berlalu. ia menahan senyum


"mo ngapain mah?" Fani menyamakan langkah kakinya dengan ni'mah mereka berjalan menuju foodcourt


"gue jadian sama dia" Ni'mah menjawab sambil senyum menampakan gigi giginya. senyumnya suda tidak lagi bisa ia tahan


"hah dari kapan?? kok gue ngga tau"


"2 minggu yang lalu"


"sial lo mah 2 minggu backstreet dari gue. jahat lo mah" Fani memukul pelan pundak Ni'mah


"loe tu maesaroh"


sesampai di foodcourt Ni'mah segera mencari tempat sedangkan Fani memesan makanan ke booth.


"nitip apa loe mah?"


"es teh aja 2, masi kenyang gue"


"lah, kenyang kok es teh nya 2 mau jadi sapi loe?" ledek Fani

__ADS_1


"asem loe raf, kan yang satu buat si fredi"


"oiya lupa gue"


"apa coba yang loe pikirin, damar mulu si di otak loe"


"apa si mah, ngga dong yaa ..." Fani berlalu ke arah booth es teh kemudian ke booth ayam geprek. sedangkan Ni'mah sambil senyum senyum terus memainkan hp nya.


📤yank aku sama Rafa duduk di depan booth es buah ya. langsung sini aja😍


📥iyaa yank, ini dah jalan masuk, bentar lagi sampe lift😊


📤aku tunggu yank 😘


📥oke yank😘


"woyy kering gigi loe senyam senyum kayak gitu" Fani datang membawa 3 cup es teh yang ditenteng dengan kresek dan 1 porsi jumbo nasi ayam geprek level 3 yang setara dengan 18 cabe.


"gilaa lu Raf, bau makanan loe nusuk banget ke hidung gue"


"apa sih mah enak taukk, harum"


"harum apaan bau cabe gitu, mules mules tar tau rasa loe"


"penting enak di lidah, gue uda bahagia. kalo di dunia ini uda ngga ada apa apa cuma ada ayam geprek sama damar, suda pasti gue pilih ayam geprek" Fani menyantap nasi ayam gepreknya dengan penuh kebahagiaan.

__ADS_1


"ih, jahat loe Raf"


"biarin, gue cintanya sama ayam geprek soalnya" Fani membalas sekenanya sambil menyantap ayam gepreknya


__ADS_2