Kemampuan Istimewa (Manusia Pilihan)

Kemampuan Istimewa (Manusia Pilihan)
bab 17


__ADS_3

“Nenek !” ucap aqila.


“ada apa coba kasih tau nenek” ucap nenek anisa yang duduk di sofa.


Mereka binggung harus menjawab apa, mereka hanya bisa saling pandang.


“ada apa ini sebenarnya kenapa kalian diam” ucap nenek anisa yang penasaran.


Mau tidak mau mereka menceritakannya kepada nenek anisa. Cepat atau lambat nenek anisa pasti akan tau.


Tiara memebritahukan bahwa ada berita yang mengatakan bahwa rion menang karena curang. Tiarapun menunjukkan berita itu kepada nenek anisa.


“ya allah tega sekali mereka memfitnah rion” ucap nenek anisa.


“ya itu kah nenek, padahalkan rion menang itu murni bukan curang” ucap dion.


“siapa yang sudah tega memfitnah rion” ucap nenek anisa bertanya kepada cucunya.


“kami juga tidak tau nek” ucap nenek anisa.


“kami pasti akan cari tau soal ini nek” ucap gino.


“ya kalian harus bantu rion untuk membersihkan namanya” ucap nenek anisa.


“nenek juga akan membantu kalian” ucap nenek anisa.


“ya udah nek kita mau pergi dulu, kita mau samperin rion dan bahas soal ini nek” ucap aqila berpamitan.


“iya kalian hati hati ya” ucap nenek anisa. Mereka pun menyalami nenek anisa.


“Assalamualikum nek” ucap mereka kompak.


“waalaikum salam, jangan gebut gebut ya” ucap nenek anisa.


. . .


“permisi ratu” ucap orang keprcayaan ratu kebaikan.


“ada apa kamu kesini ?” tanya ratu kebaikan.


“rion lagi terkena masalah ratu” lapor orang keprcayaan ratu kebaikan.


“ya saya sudah tau, bantula rion agar masalahnya cepat selesai” perintah ratu kebaikan.


“baik ratu” ucap orang keprcayaan ratu kebaikan.


. . .


Sekarang genk rajwali sudah sampai di rumah rian. Setelah mereka melihat berita tentang rion yang curang. Mereka memutuskan untuk pergi ke rumah rian. Walaupun tidak Mereka yakin ini pasti ulah rian.


“kalian” ucap rian kaget, soalnya hampir semua anggota rajawali datang ke rumahnya.


“gimana kondisi lo” ucap ica.


Mereka sudah berada di ruang tamu rumah rian.


“gue udah baikan” ucap rian.


“bro ini ulah lo” tanya dimas menunjuk berita yang menyatakan bahwa rion curang.


“iya” jawab rian singkat.


“gerak cepat juga lo” ucap dimas.


“gue tidak bisa isrirahat dengan nyenyak kalau belum melihat lawan gue tenang dan juga senang” ucap rian.

__ADS_1


“anak-anak kampus juga banyak yang bahas berita ini” Ucap ica.


“dari mana lo tau ?” tanya rian.


“ya tau lah, nih liat notifikasi selalu masuk dari group membahas soal berita yang lo sebar itu” ucap ica.


“bagus, semakin tersebar berita ini maka semakin menderita juga rion” ucap rian.


. . .


“aduh, tu genk rajawali tidak ada habisnya menganggu orang” ucap aqila.


Di perjalanan menuju rumah luis mereka tidak sengaja melihat genk rajawali mengerjai seorang anak yang sedang berjualan gorengan.


“anak kecil saja masih mereka ganggu” ucap tiara.


Mereka mengunakan mobil untuk pergi kerumah luis. Dimana tiara, aqila dan kirana satu mobil. Sedangkan gino dan dion satu mobil.


Gino dan dion tidak pergi ke rumah luis karena hari ini mereka harus kuliah.


“ya elah, nenek nenek saja mereka ganggu apalagi anak anak” ucap kirana.


“kita bantu anak itu yuk” ajak aqila.


“ayo” ucap mereka berdua kompak.


. . .


“permisi ratu” ucap orang kepercayaan ratu kegelapan.


“ada apa kamu kesini ?” tanya ratu kegelapan.


“rian menuduh bahwa rion curang dalam pertandingan ratu” lapor orang kepercayaan ratu kegelapan.


“baik ratu” ucap orang kepercayaan ratu kegelapan.


“sekarang kamu bantu mereka, siapa namanya itu genk” ucap ratu kegelapan lupa akan nama genk yang selalu membuat onar itu.


“genk rajawali” ucap orang kepercayaan ratu kegelapan menebak.


“aaa, iya bantu mereka, kamu lihat sekarang mereka sedang menganggu anak kecil, pastikan ketiga perempuan itu tidak bisa membantu anak kecil itu” perintah ratu kegelapan.


“baik ratu” ucap orang kepercayaan ratu kegelapan. Setelah itu dia langsung pergi untuk menghalangi tiara, kirana dan aqila membantu anak kecil itu.


Disaat tiara, kirana dan aqila sudah turun dari mobil tiba tiba saja ada orang yang menghalagi mereka. Orang itu memakai jubah hitam, dan juga mengunakan penutup wajah warna hitam, yang terlihat hanya mata dan sedikit wajahnya saja.


“siapa lo” ucap tiara datar.


“aku, kalian tidak perlu tau siapa gue” ucap pria itu.


“apa mau lo hah” ucap kirana datar.


“mau gue, gue akan menghalangi kalian untuk membantu anak kecil itu” ucap pria itu.


“apa dia salah satu bagian ratu kegelapan” ucap aqila berbicara pelan, antah terdengar oleh pria itu entah tidak.


“mungkin, lihat pakaiannya hitam udah itu dia menghalangi kita untuk menolong anak kecil itu” ucap tiara yang menjawab dengan suara pelan.


“ini kayaknya semuanya hitam deh” ucap kirana yang membuat kedua saudaranya itu binggung.


“maksud lo apa ?” tanya aqila binggung.


“ya semuanya baju udah hitam penutup wajah juga hitam, untung wajahnya juga tidak hitam, hatinya pasti juga hitam makanya dia tidak mempunyai belas kasih sama sekali” ucap kirana.


“lo ngomong apa sih kirana, fokus dong, ini lawan dihadapan kita lo malah ngomong yang aneh” ucap aqila.

__ADS_1


Ya yang menghalangi mereka adalah orang kepercayaan ratu kegelapan yang menemui ratunya tadi.


orang kepercayaan ratu kegelapan merasa kesal karena tidak dianggap oleh kirana, aqila dan tiara. Mereka malah asik mengobrol bertiga tanpa menghiraukan lawan di hadapannya.


“woy, kalian dengar gue ngomong tidak sih” ucap pria itu kesal.


Tidak ingin membuang waktu, pria itu langsung menyerang kirana, aqila dan tiara. kirana, aqila dan tiara tidak mengunakan kekuatan mereka. kirana, aqila dan tiara hanya menghindar dari serangan pria itu.


Bahkan mereka terkena serang namun masih tetap berusaha untuk tidak mengunakan kekuatan mereka. Mereka masih berusaha untuk menghindar saja. Sampai seorang yang mengunakan jubah putih dan penutup wajah putih datang.


“bantulah anak itu” ucap seorang wanita.


“baiklah, terima kasih telah datang membantu” ucap tiara.


Wanita itu hanya mengangguk sebagai jawaban.


Walaupun mereka belum tau pasti apakah wanita berjubah putih itu baik atau tidak tapi yang pasti saat ini mereka merasa dia orang baik.


Disaat salah satu genk rajawali ingin mengambil lagi gorengan yang di jual anak itu, tiara pun menendang orang itu.


Sedangkan anak kecil itu sudah menagis ketakutan, bahkan tangannya memerah, mungkin karena mempertahankan dagangannya agar tidak diambil oleh genk rajawali.


Bahkan telapak tangannya terluka mungkin karena terjatuh. Bahakan jidatnya juga memar.


“apa maksdu lo hah tendang gue” ucap salah satu anggota genk rajawali.


“tidak bermaksud apa apa” ucap kirana santai.


Jawaban kirana membuat genk rajawali kesal dan juga marah.


Genk rajawali pun langsung menyerang kirana, aqila dan tiara.


Mau tidak mau kirana, aqila dan tiara harus menghadapi genk rajawali. Walaupun mereka merasa lelah karena baru saja di serang oleh orang kepercayaan ratu kegelapan mereka tetap berusaha melawan genk rajawali. Walaupun terkena serangan dari lawan namun tidak membuat mereka menyerah.


kirana, aqila dan tiara terus menghadapi genk rajawali. Sudah lelah mengahadapi musuh mereka terpaksa mengunakan kekuatan mereka. Tentu saja mereka mengunakan kekuatan itu secara diam diam.


Akhirnya genk rajawali kalah dan pergi dari sana. Saat ini kondisi kirana, aqila dan tiara juga tidak baik baik saja, ada beberapa luka pada kirana, aqila dan tiara.


“kenapa lo menghalangi gue hah” ucap pria berjubah itu.


“karena lo memghalangi orang untuk berbuat baik” ucap wanita berjubah itu.


“tidak usah sok baik deh lo” ucap pria berjubah itu.


“lo tu yang jangan menyebar kejahatan terus” ucap wanita berjubah yang tidak mau mengalah.


Tidak mau membuang waktu pria berjubah hitam langsung menyerang wanitah berjubah putih.


Terjadi perkelahian yang imbang karena sama sama mengunakan kekuatan.


Cukup lama mereka saling menyerang, sama terluka namun pada akhirnya dimenangkan oleh wanita berjubah putih.


“kali ini lo menang tapi awas saja nanti, gue akan bikin lo tiada” ucap pria berjubah hitam itu mengancam menunjuk ke arah wanita berjubah putih.


“adek ayo berdiri” ucap aqila menghampiri anak kecil itu.


Tiara membantu anak kecil itu untuk berdiri.


“udah ya jangan nagis lagi” ucap kirana.


“maksih kak udah mau tolongin aku” ucap anak kecil itu.


“iya sama sama, udah jangan nagis laginya” ucap aqila menghampus air mata anak kecil itu.


“dagangan aku hancur kak” ucap anak kecil itu yang belum berhenti menagis.

__ADS_1


__ADS_2