Kemampuan Istimewa (Manusia Pilihan)

Kemampuan Istimewa (Manusia Pilihan)
bab 36


__ADS_3

“permisi non” ucap pembantu itu.


“kenapa bi ?” tanya fifian.


“di ruang tamu ada teman non” ucap pembantu itu.


“siapa bi ?” tanya fifian


Fifian masih sibuk mengecek file perusahaannya. Tanpa melihat ke arah pembantunya.


“saya juga kurang tau non” ucap pembantu itu.


“ya udah aku akan ke bawah, bibi siapin meniman untuk mereka” ucap fifian turun ke lantai bawah.


“lama banget fifian” ucap kirana.


“sabar, namanya juga orang sibuk” ucap tiara.


“loh kalian ngapain di sini” ucap reno heran.


“ada yang mau kita omongin sama kalian” ucap kirana.


“apa ?” tanya reno.


“tunggu fifian dulu lah” ucap tiara.


“tu dia fifian” ucap reno.


“ada apa gays ?” tanya fifian setelai duduk di sofa single


“Jadi gini, kita mau ajak kalian untuk gabung di genk elang” ucap kirana.


“genk elang, genk baru itu” ucap reno.


“iya” jawab tiara.


“kalian gabung di genk elang ?” tanya fifian.


“iya, jadi gimana kalian mau ?” tanya kirana.


“ok boleh juga” ucap reno.


“ok kalau gitu gue kabarin kalian nanti” ucap tiara.


(Via telepon)


Hallo kenapa ra


Gue mau kasih tau kalau reno sama fifian mau bergabung dengan genk elang


Bagus kalau begitu, nanti gue kasih tau ke yang lainnya.


Ok, bye


Bye


Tut


Tut


Pangilan pun di akhiri oleh rion.


“kenapa tiara telpon ?” tanya lula


“ada dua orang lagi yang mau bergabung dengan genk elang, mereka teman kita, mereka juga hebat dalam beladiri” ucap rion.


“boleh-boleh aja, bagus juga kan kalau genk elang banyak anggota apalagi mereka bisa beladiri” ucap altan.


“siapa nama mereka ?” tanya lula.


“fifian dan juga reno” ucap rion.

__ADS_1


“fifian, reno” ucap luna kaget.


. . .


“kana kenapa lo minta waktu ke mereka ?” tanya rani kesal. Mereka masih di sekitaran cafe lebih tepatnya di parkiran.


“gue merasa tidak pantas bergabung dengan mereka” ucap kana dengan wajah lugunya


“siapa bilang kita tidak pantas kan, lo aja bisa beladiri tapi lonya aja yang tidak mau melawan mereka lo pilih diam dan menerima mereka membully lo” ucap rani.


Rani dan kana berpura-pura lugu dan polos, mereka tidak sepenuhnya berpenampilan cupu, hanya mereka mengunakan kaca mata dan rambut yang sering di kepang. Namun tidak dalam hal pakaian, mereka mengunakan pakaian yang bagus.


Kana memang bisa ilmu beladiri. Kana lah yang selalu melindungi rani. Rani lah yang selalu di bully sedangkan kana awalnya tidak di bully tapi semenjak dia menolong rani. Semenjak saat itu kana juga ikut kena bully.


Namun jika kana tidak bersama rani maka kana akan melawan pembully itu tapi jika bersama rani kana seolah-olah anak yang tidak mau membalas meskipun dia mampu membalas orang yang membullynya.


Awalnya rani tidak tau kalau kana bisa ilmu beladiri, rani tidak sengaja melihat kana melawan genk rajawali, semenjak saat itu rani tau kalau kana bisa ilmu beladiri.


Disaat ditanya rani pada saat itu, kana hanya menjawab bahwa dia tidak mau memperbesar masalah.


“lo bayangkan aja kalau kita gabung dengan genk elang sudah pasti kita akan banyak masalah” ucap kana.


“tanpa kita bergabung dengan mereka aja, kita sudah punya masalah kana” ucap rani.


“ya justru itu, sekarang aja kita sudah punya banyak masalah jika kita bergabung dengan mereka sudah pasti masalah kita bertambah” ucap kana kekeh tetap berusaha untuk menolak bergabung.


“ayo rani berusaha lebih keras lagi bujuk gue untuk bergabung dengan mereka” ucap kana senang melihat rani yang terus membujuknya untuk bergabung di genk elang.


“kana sampai kapan kita harus dibully, kalau kita bergabung dengan genk elang pasti mereka melindungi kita kana” ucap rani masih berusaha membujuk kana untuk bergabung.


Bahkan sekarang rani sangat kesal dengan kana karena kana sangat sulit untuk di bujuk.


“iih kana bikin kesabaran gue semakin menipis” ucap rani dalam hati menahan kesal.


“ya kalau soal itu gue juga tidak tau” ucap kana enteng. Ucapan kana membuat rani semakin kesal.


“terserah lo aja deh tapi gue akan tetap mau bergabung dengan genk elang” ucap rani kesal meninggalkan kana sendiri.


Kana hanya tersenyum senang karena berhasil membuat rani kesal.


“rani, rani kesabaran kamu tipis banget ya” ucap kana mengelengkan kepalanya.


“lebih baik aku menemui pika” ucap kana. Masuk ke dalam mobil menuju rumah pika


. . .


“gays enaknya kita ngapain ya” ucap dimas.


“gimana kalau kita ikut balapan liar” ucap bastian.


“boleh juga tu, sudah lama kita tidak ikut balapan liar” ucap dimas.


“ok siapa saja yang mau ikut balapan liar ?” tanya ica.


“gue aja” ucap dimas


“satu orang lagi ?” tanya caca


Sala satu genk rajawali pun mengajukan diri untuk ikut balapan liar.


“ok, kalian bersiap-siap, malam nanti kita ikut balapan liar” ucap rian.


Sedangkan di basecamp elang, mereka masih membahas anggota baru.


“Kalian kenal dengan fifian dan reno ?” tanya dion.


“mereka itu pernah kita tawarin untuk bergabung tapi mereka tidak mau” ucap luna.


“tapi kenapa saat kalian yang tawarin bergabung mereka mau ?” tanya luna.


“kita sudah lama kenal dengan mereka” ucap rion.

__ADS_1


“ya udah ajak mereka kesini aja, buat kumpul bareng, yang lainnya juga bentar lagi sampai di sini” ucap luna.


“ya udah kalau gitu gue akan hubungi tiara” ucap rion.


Panggilan pertama tidak di angkat oleh tiara, baru pada saat pangilan ke dua panggilan dari rion di angkatboleh tiara.


(Via telepon)


Hallo rion, kenapa ?


Ajak fifian dan juga reno ke basecamp elang.


Ok, gue ajak mereka ke basecamp


Ya udah kita tunggu kalian.


Ok, bye


Bye


“kenapa ?” tanya reno.


“rion bilang untuk ajak kalian ke basecamp elang” ucap tiara.


“ya udah ayo kita ke basecamp elang” ajak kirana.


Mereka pun ke basecamp elang mengunakan motor.


“kalian pakai motor sport ?” tanya reno yang juga mengeluarkan motor sport.


“iya emang kenapa ?” tanya tiara binggung.


Tiara satu motor dengan kirana.


“bisa lo bawa tu motor ?” tanya reno meremehkan tiara


“lo jangan meremehkan gue ya, gini-gini gue bisa kali bawa ni motor” ucap tiara kesal.


“ya, ya deh gue percaya” ucap reno namun masih seperti mengejek.


“udah yuk ah, kita ke basecamp elang, tidak usah ribut” ucap fifian menengahi.


“gue heran sama kalian dari dulu sampai sekarang kalian tidak pernah tidak depat sama berantem, setiap ketemu pasti kalian selalu saja berantem” ucap kirana tidak habis pikir.


“udah tidak usah heran, ayok lah kita ke basecamp elang” ucap fifian.


Akhirnya mereka pun pergi ke basecamp elang dengan fifian yang di boncengi oleh reno.


. . .


“apa kamu mendengar hal yang sam seperti yang aku dengar ?” tany aqila.


Ternyata aqila dan gino belum pergi dari cafe itu. Aqila dan gino mendengar semua percakapan antara rani dan juga kana.


“iya aku dengar” ucap gino.


“aku merasakan kalau kana memiliki kekuatan begitu juga dengan rani” ucap aqila.


“tapi rani di selimuti kegelapan, apa mungkin rani itu pengikut ratu kegelapan ya” ucap gino menebak.


“bisa jadi, tapi kana mengenal pika” ucap aqila.


“aku jadi penasaran ada hubungan apa antara kana dan pika” sambung aqila.


“kita akan kasih tau ke yang lainnya, kita juga harus menyelidiki kana dan pika” ucap gino.


“ya aku setuju” ucap aqila.


“ya udah yuk kita pergi ke basecamp elang sekarang” ajak gino.


Aqila pun menaiki motor dan pergi menuju basecamp elang.

__ADS_1


__ADS_2