Kemampuan Istimewa (Manusia Pilihan)

Kemampuan Istimewa (Manusia Pilihan)
bab 51


__ADS_3

Gays, nenek” panggil tiara kepada saudara dan neneknya yang sedang berbincang.


Mendengar suara tiara mereka langsung melihat ke arah tiara dan membuat mereka diam terpaku memandang dress yang di pakai oleh tiara.


“sayang ini kamu ?” tanya nenek anisa yang melihat ke cantikan cucunya itu.


“iya nek, ini tiara, masa lupa sama tiara sih” ucap tiara berpura-pura sedih.


“astaga sayang aku benar-benar cantik malam ini” puji kirana.


“benar banget, gue aja sampai pangling” ucap aqila tersenyum.


“adik gue ni, cantik banget” ucap rion sambil tersenyum.


“udah ah, bisa-bisa gue terbang nanti” ucap tiara sambil terkekeh melihat reaksi saudara dan neneknya yang ada dihadapannya saat ini. Bahkan mereka tidak berkedip sama sekali.


Memang benar tiara sangat cantik malam ini, bisa di bilang langka melihat saudaranya menggunakan dress dan terlihat cantik saat ini. Saking jarangnya mereka mengunakan dess bahkan Bisa di hitung dengan jari pada saat tiara, kirana dan aqila mengunakan dress.


“lo akan berangkat sekarang ?” tanya gino.


“iya, gue pamit dulu yah” ucap tiara pamit.


“luis jemput lo atau kalian ketemu di rumah sera ?” tanya dion.


“luis jemput gue ke sini, palingan bentar lagi lagi luisnya datang” ucap tiara.


“ya udah hati-hati ya kamu” ucap nenek anisa.


Tok


Tok


Tok


“siapa itu ?” ucap rion berjalan membuka pintu.


Setelah rion membuka pintu ternyata yang datang luis.


“assalamualaikum” ucap luis mengucapkan salam.


“waalaikumsalam masuk luis” ucap rion.


Luis masuk ke dalam rumah bersama rion dan menyalami nenek anisa.


“ini yang namanya luis” ucap nenek anisa setelah luis menyalami nenek anisa.


“iya nek, ini luis teman kita” ucap dion memperkenalkan luis.


“Nenek titip tiara, tolong jaga tiara ya” ucap nenek anisa lembut di sertai senyum.


“nenek tenang saja, saya pasti akan jaga tiara” ucap luis dengan senyuman


“ya udah gays nenek aku pamit dulu” pamit tiara lalu tiara dan luis menyalami tangan nenek anisa dan bertos ke kelima saudara tiara satu per satu.


“assalamualaikum” ucap mereka kompak.

__ADS_1


“waalaikumsalam” jawab saudara dan nenek tiara.


“jagain saudara kita kalau ada apa-apa kabarin kita” ucap rion.


“ok” ucap tiara sedangkan luis hanya mengacungkan jempolnya.


“hati-hati yah jangan larut pulangnya” peringat nenek anisa.


“iya nek” ucap tiara dan masuk ke dalam mobil. Tiara menurunkan kaca mobil dan melambaikan tangannya.


Kini tiara sedang sibuk melihat pemandangan luar jendela mobil namun lamunanya terganggu ketika luis mengajak tiara mengobrol.


. . .


Reno dan fifian sudah sampai di rumah sera, namun reno menunggu di luar. Mereka masih di dalam mobil. Menunggu tiara dan luis datang.


Reno terpaksa mengajak fifian karena dia tidak tau siapa yang harus dia ajak.


“bang kenapa tidak langsung masuk ?” tanya fifian.


reno diam tidak menjawab.


“pasti nunggu tiara, emang dasar gengsi tinggi lo bang” ucap fifian dalam hati.


Fifian tidak mengetahui bahwa reno sudah mengajak tiara namun reno kalah cepat dari luis.


Di saat mereka masih menunggu luis dan tiara, fifian tidak sengaja melihat bastian dan caca. Sedangkan caca dan bastian baru saja datang.


“itukan caca sama bastian bang” ucap fifian menunjuk ke arah bastian dan caca.


“itu bang, masa abang tidak lihat sih” tunjuk fifian, fifian di buat kesal oleh reno.


“lo kan tau bastian dan juga caca satu jurusan dan satu kelas sama gue” ucap reno acuh tak acuh.


“apa genk rajawali akan bikin rusuh” ucap fifian menebak.


“ya mana abang tau” ucap reno enteng.


Fifian sangat kesal dengan reno


“menyebalkan banget sih abang reno, diajak bicara malah jawab seperti itu” ucap fifian mengerutu dalam hati.


Fifian di buat kesal dengan sikap reno saat ini. Fifian juga berharap genk rajawali tidak membuat masalah.


Sedangkan tiara dan luis baru saja datang. Reno lamgsung turun dari mobil di ikuti oleh fifian menghampiri luis dan tiara.


“hai fi, ren, lo datang juga ke acara sera” sapa tiara yang turun dari mobil.


“iya, gue menemani abang reno” ucap fifian.


“lo kenapa, seperti kesal gitu” ucap tiara.


“gue tidak kesal kok, gue Cuma khawatir nanti genk rajawali bikin hancur acara sera lagi” ucap fifian.


Fifian tidak mungkin bilang bahwa dia kesal karena abangnya menunggu tiara datang.

__ADS_1


“genk rajawali ada disini ?” tanya tiara.


“tadi gue Cuma lihat bastian sama caca” ucap fifian.


“semoga saja mereka tidak membuat kacau acara sera”, Ucap tiara.


“amin, ya udah yuk kita masuk” ajak luis.


Mereka berempat masuk ke dalam rumah sera menuju tempat pesta ulang tahun. Pesta yang diadakan di tepi kolam renang


“selamat datang gays” ucap sera


Fifian, reno, tiara dan juga luis bergantian mengucapkan ulang tahun dan berdoa untuk sera. Sera mengaminkan doa teman-teman itu.


Tak lupa Fifian, reno, tiara dan juga luis memberikan kado ulang tahun untuk sera, sera mengambil kado itu dan sera mengucapkan terima kasih.


Sera juga mempersilakan teman-temannya itu menikmati makanan yang di hidangkan.


“kita awasi bastian dan juga caca gays” ucap tiara.


Mereka kompak menganguk sebagai jawaban.


“tapi jangan sampai kelihatan kalau kita mwngawasi mereka” ucap fifian.


“sepertinya disini Cuma ada bastian sama caca tidak ada angota rajawali lainnya” ucap luis yang tidak melihat adanya angota genk rajawali lainnya.


Mereka memutuskan untuk berpencar mulai menikmati makanan yang di hidangkan serta mencari apakah ada angota genk rajawali lainnya di pesta sera.


“gue tidak menemukan genk rajawali lainnya selain bastian sama caca” ucap fifian.


“sama abang juga” ucap reno sambil meminum minumannya.


“ya udah kita tunggu kabar dari tiara sama luis saja” ucap fifian memakan makanan yang ada di depannya.


Mereka duduk di salah satu meja yang tersedia.


“gue sama sekali tidak lihat angota genk rajawali lainnya” ucap tiara.


“gue yakin mereka tidak mungkin berdua” ucap luis.


“ya udah lah kita samperin fifian sama reno aja yuk” ajak tiara.


“bas lo merasa tidak kalau genk elang sedang mengawasi kita” ucap caca.


“ya gue merasakannya” ucap bastian.


“gue yakin mereka belum percaya kalau kita menepati janji kita” ucap bastian melihat ke arah reno dan fifian.


“ya udahlah kita tidak usah peduliin, kita nikmati pesta ini aja” ucap caca.


“gue mau ambil makanan sama minuman dulu” sambung caca.


“gue juga mau cari makan, bareng aja” ucap bastian berdiri dan mulai mencari makanan yang caca dan bastian inginkan.


Tanpa mereka sadari genk black dragon sudah mulai menjalankan rencana mereka.

__ADS_1


__ADS_2