
“gue sudah tidak bisa mempengaruhi pika dan gue tidak bisa lagi mengendalikan pika” ucap seorang wanita.
Selama ini pika di kendalikan oleh seorang wanita keprcayaan ratu kegelapan. Itu lah sebabnya salah satu dari ke enam bersaudara itu merasa bahwa pika adalah orang kepercayaan ratu kegelapan.
“kenapa lo tidak bisa lagi mengendalikan pika ?” tanya dimas.
“semenjak dia bergabung dengan genk elang dia sering berbuat kebaikan dan juga rajin beribadah” jelas seorang wanita.
“tapi bagus juga kalau lo gabung jadinya kan gue punya partner di genk elang” ucap ciko.
“ya udah lanjutin tugas lo” ucap dimas.
“ciko lo tidak pulang ?” tanya seorang wanita.
“malas gue pulang” ucap ciko.
“kenapa ?” tanya dimas.
“tante gue selalu saja ngomel, pusing gue dengarnya” ucap ciko.
Ciko sudah tidak memiliki orang tua. Ciko tinggal bersama tantenya. Adik dari papa ciko. Padahal ciko di perlakukan dengan baik oleh tante dan sepupunya.
Flashback on
“bagus ya, jam segini baru pulang” ucap tante ciko.
Ciko hanya diam tidak menjawab apa ucapan tantenya.
“dari mana kamu hah ?” tanya tante ciko.
“dari rumah teman tante” jawab ciko seadanya.
“kalau kamu masih mau tinggal di rumah ini ikuti peraturan rumah ini” ucap anggun marah.
Nama tante ciko adalah anggi. Anggun memiliki anak bernama hani. Umur hani dan ciko tidak jauh beda hanya berbeda tiga bulan.
“aku kan Cuma main rumah teman kenapa tante marah sih” ucap ciko kesal pergi meningalkan anggun menuju kamarnya di lantai dua.
“ma udah ma. Ini udah malam” ucap hani.
“justru itu karena ciko pulang udah malam banget kamu tidak lihat jam, jam sekarang sudah jam dua belas malam han, apa coba yang dia lakukan di rumah temannya sampai selarut ini” ucap anggun.
“sabar ma, kita harus sabar menghadapi ciko” ucap hani menenagkan mamanya
“semenjak ciko tau kedua orang tuanya meninggal akobat di bunu*h, ciko berubah drastis” ucap anggun teringat kembali akan kematian kakak dan kakak iparnya.
Semenjak saat itu ciko berubah dan beberapa hari setelah orang tuanya meninggal ciko kalut dan sering membuat onar di jalanan.
Ratu kegelapan yang melihat itu pun memanfaatkan ciko.
“sepertinya anak ini bisa aku manfaatkan” ucap ratu kegelapan tersenyum licik.
Ratu kegelapan menghampiri ciko menawarkan bantuan untuk membalas dendam kepada orang yang telah membun*h orang tuanya.
Tentu saja saat itu ciko langsung mau. Ciko memang ingin membalas dendam kepada orang yang sudah menghabisi orang tuanya.
Ratu kegelapan memang membantu ciko membalas dendam. Hal itu tentu saja menguntungkan bagi ratu kegelapan karena tindakan itu merupakan kejahatan yang bisa menambah kekuatannya
__ADS_1
Ciko di bantu ratu kegelapan menghabisi semua orang yang terlibat dalam pembun*han kedua orang tuanya. Semenjak saat itu ciko menjadi pengikut ratu kegelapan dan ratu kegelapan juga memberikan sedikit kekuatan kepada ciko.
Flashback of
“ya udah lo tinggal disini saja” ucap dimas.
“kalau gitu gue pulang dulu” ucap seorang wanita.
“ok, hati-hati” ucap dimas.
. . .
“gue benar-benar kesal sama dimas” ucap rian.
“kesal kenapa lo ?” ucap bastian.
“gue merasa dia mempermainkan kita tau ngak” ucap rian.
“kenapa lo berpikir seperti itu ?” tanya bastian.
“ya iyalah kita sudah menunggu lama tapi apa, genk elang sama sekali tidak menyerang” ucap rian yang kesal ketika menginggat kembali akan dimas yang menurutnya telah membohongi genk rajawali.
“iya juga sih, semua sudah berkumpul tapi tidak ada penyerangan sama sekali” ucap bastian yang juga ikut kesal. Jika teringat kembali akan dimas yang menurutnya telah membuang waktu genk rajawali.
“udah lah tidak usah mengingat itu kesal gue jadinya” ucap rian.
“kan elo tadi yang mulai bahas ini” ucap bastian.
“ngomongin tentang genk elang, sekarang mereka sudah memiliki banyak anggota” ucap rian.
“ya lo benar, mana yang gabung bisa ilmu beladiri semua lagi” ucap bastian.
“ya lo benar” ucap bastian.
. . .
Nenek anisa sedang duduk di kursi sambil melihat foto keluarga dimana ada dirinya, anak cucu dan menantu.
“ibu merindukan kalian, kenapa kalian meningalkan ibu” ucap nenek anisa mengusap foto anaknya.
“walaupun kamu bukan anakku tapi kamu telah memberikan banyak ke bahagiaan untuk ibu” ucap nenek anisa.
Ya anak yang selama ini bersamanya adalah anak angkat
Flashback on
Pada saat perjalanan pulang dari lestoran nenek anisa tidak sengaja bertemu dengan seoranga anak yang menagis di taman.
“Ada apa nak, kenapa kamu menagis ?” tanya nenek anisa.
“aku tidak di inginkan oleh orang ku tante” ucap seorang wanita.
“kenapa kamu bicara seperti itu, mereka pasti menginginkan kamu nak, mana ada orang tau yang tidak menginginkan anaknya” ucap nenek anisa.
“ada tante, buktinya aku, papa dan keluarganya tidak menginginkan aku tante” ucap wanita itu yang tidak berhenti menagis.
Nenek anisa tidak tau harus menasehatinya bagaimana karena dia belum tau apa yang sebenarnya terjadi.
__ADS_1
“coba kamu cerita, mungkin tante bisa bantu kamu” ucap nenek anisa.
Wanita itu bimbang apakah orang ini bisa di percaya karena baru saja bertemu bahkan namanya saja dia tidak tau.
Nenek anisa menyadari kebimbangan seorang wanita itu.
“saya paham apa yang kamu pikirkan, sebelumnya kenalkan nama tante anisa” ucap nenek anisa memperkenalkan dirinya wanita itu juga mengenalkan namanya.
“namaku sena tante” ucap sena mengulurkan tangannya.
“kalau kamu butuh teman curhat kamu bisa temui tante, ini alamat tante” nenek anisa memberikan kartu namanya.
Nenek anisa juga melihat sena membawa koper, sena yang menyadari nenek anisa melihat ke arah koper pun memberi tahu tanpa nenek anisa tanya.
“aku di usir dari rumah, mereka bilang aku anak pembawa sial” ucap sena.
“kamu yang sabar ya nak, bagaimana kalau kamu tinggal bersama saya, saya sebantang kara sudah tidak memiki keluarga lagi” ucap nenek anisa sendu.
Hening
Cukup lama sena berfikir akhirnya sena pun mau tinggal bersama nenek anisa.
“ya aku mau tante” ucap sena sambil tersenyum.
Sena pun mau, sena merasa mereka barnasib sama. Semenjak saat itu sena tinggal bersama nenek anisa. Sena juga tidak ragu lagi untuk mencaritakan masalahnya. Mereka hidup saling memahami dan saling melindungi.
Sebenarnya sena mampu menyewa atau pun membeli rumah untuk dirinya. Dia duduk di taman hanya untuk menenagkan dirinya saja.
Sena pun memutuskan membantu bisnis nenek anisa. Sehingga menjadi berkembang dan memiliki cabang di beberapa tempat. Yang mengurus bisnis itu adalah orang kepercayaan nenek anisa.
Sena membatu bisnis nenek anisa Sebagai ucapan terima kasih karena telah mau menerimanya sebagai kelaurga, bahkan sena sudah memangil nenek anisa dengan sebutan mama.
Almarhumah mama sena meningalkan uang yang tidak sedikit untuk sena. Uang itu ada di dalam buku tabungan milik sena dan tidak di ketahui oleh papa dan keluarga papanya sama sekali.
Bisnis nenek anisa juga berkembang pesat. Sena juga sudah menikah tapi tanpa di saksikan oleh keluarganya hanya nenek anisa yang menjadi pihak keluarga sena.
Walau pun nenek anisa pernah memberi saran kepada sena namun sena tetap tidak mau. Mungkin luka yang di torehkan oleh keluarga sangat besar sehingga sena enggan untuk memberitahukan kabar gembira ini kepada keluarganya.
“sena” ucap nenek anisa duduk di sebah sena.
Sena dan nenek anisa sedang berada di kamar sena. Mereka duduk di atas ranjang milik sena.
“ya ma, ada apa ma ?” tanya sena.
“sena, apa sebaiknya kamu memberitahu keluarga kamu kalau kamu akan menikah nak” ucap nenek anisa lembut.
“tidak ma” ucap sena singkat.
“kenapa nak ?” tanya nenek anisa.
“percuma aku kasih tau mereka pasti juga tidak akan mau datang” ucap sena sendu.
Nenek anisa yang paham pun tidak memaksakan sena untuk memberitahu keluaeganya.
“ya sudah jika itu keputusan kamu” ucap nenek anisa.
Sampai akhir hayat sena hanya menganggap nenek anisa keluarganya. sena tidak memberitahukan sama sekali tentang keluarga kandungnya kepada suami dan juga anaknya, suaminya juga tidak ingin membahas masalah itu.
__ADS_1
Flashback off.