
“diri tadi kita cari tapi belum juga ketemu bukti kecurangan rian” ucap tiara.
“apa tidak ada cctv sama sekali ya di wilayah ini” ucap aqila.
“gue juga tidak tau dari tadi cari tapi tidak ada” ucap kirana.
“apa jangan-jangan rian udah atur semua ini terus rian udah tau kalau disini tu tidak ada cctv makannya mereka menyerang kita disini” ucap neta menebak.
“bisa jadi” ucap aqila setuju.
“gimana kalau kita cari makan aja, gue udah lapar, sekalian kita tanya-tanya ke orang-orang kali aja ada yang bisa jadi saksi ya kan” ucap kirana memberi usulan.
“boleh juga, ayo kita cari makan” ajak tiara setuju.
. . .
“dari mana saja kamu” tanya rita marah.
Belum juga lala masuk rumah rita sudah memarahinya.
“habis cari uang ma” jawab lala.
“terus sekarang mana uangnya ?” tanya rita.
Lala memberikan selembar uang merah kepada rita.
“hanya segini” ucap rita mengambil uang dari lala.
“iya tante, hanya tinggal segitu tante” ucap lala.
“itu dalam kantong kamu beli apa ?” tanya rita menunjuk kantong yang ada ditangan lala.
“ini bahan untuk bikin gorengan tante dan juga lauk” jawab lala.
“ya sudah sana, kamu masak kami lapar” ucap rita mendorong lala, hampir saja lala jatuh namun untungnya lala masih bisa menjaga keseimbangan badannya.
“iya tante” jawab lala.
Sebelum lala pulang, lala pergi membeli bahan untuk berjualan, walau bagaimanapun dia tidak mungkin bisa secepat itu untuk mendapatkan rekaman cctv itu. Lala juga tidak mungkin memberitahukan bahwa dia mendapatkan uang dari kakak yang menolongnya.
Jadi lala memutuskan untuk membeli bahan gorengan dan selembar uang merah untuk mama tirinya itu. Lala bukannya takut tapi lala hanya mencari aman saja.
. . .
“gimana apa yang lo dapat” tanya dion kepada gino, altan, luis dan rion setelah dia sampai di titik kumpul
“tidak ada, tidak ada, disini juga tidak ada cctv, dan sepertinya tidak ada sakti bahwa rian itu curang” ucap gino.
__ADS_1
“eh, eh itu rion yang curang waktu pertandingan kan” ucap salah satu pemuda.
“wah emang dasar jahat ya, hanya karena ingin menang sangup buat curang” ucap temannya.
“emang tidak punya malu, huu” ucap seorang cewek.
“orang seperti itu mana ada dia punya malu” ucap teman cewek.
Mereka yang ada memegang botol air pun melemparkannya ke arah dion, bukan hanya botol air, tapi mereka juga melempar benda lain ke arah dion, untungnya gion dan dion dengan sigap melindungi rion.
“jangan asal bicara ya kalian” ucap luis.
“cari tau dulu kebenarannya jangan asal nuduh kalian” sambung altan.
Namun mereka tidak berhenti menghina rion, gino pun berusaha membawa rion ke mobil. Ya mereka memutuskan untuk mengunakan mobil saja untuk mencari bukti.
Mereka memutuskan pergi dari sana, rion semakin terpuruk, rion sangat sedih, masalah yang dihadapinya sangat. Teman dan saudara rion yang melihat itu pun turut prihatin. Mereka tau rion pasti sangat sedih saat ini.
Mereka juga binggung harus melakukan apa untuk menghibur rion. Mereka hanya bisa menguatkan rion.
Altan memutuskan untuk mengajak angota elang untuk berkumpul di basecamp kembali. Mereka akan membahas masalah ini lagi di basecamp.
. . .
“kenapa la ?” tanya marisa yang meyetir mobil.
Lula, luna dan marisa satu mobil. Genk elang memutuskan untuk mencari bukti dan saksi atas kecurangan yang dilakukan riang mengunakan mobil.
“apa mereka sudah menemukan bukti kecurangan rian ya” ucap luna.
“mungkin saja” ucap lula.
“ya udah kita ke basecamp” ucap luna.
“eh tunggu dulu deh gays” ucap marisa.
“kenapa sa ?” tanya luna.
“itu bukannya ciko” ucap marisa menunjuk ke arah ciko yang sedang berbicara dengan seseorang.
“iya, benar itu ciko, kita samperin yuk” ucap lula.
“tu anak ya, kita capek cari dia eh, malah dia lagi asyik nongkrong di cafe” ucap luna.
Ciko duduk diluar jadi mereka bisa melihat ciko di cafe itu.
Marisa, lula dan luna menghampiri ciko dan teman ciko itu. Belum terlalu dekat dengan ciko, mereka menghentikan langkah saat ciko menyebutkan rion dan ratu kegelapan.
__ADS_1
“jadi rion lagi di serang habis-habisan sekarang” ucap pria itu.
“iya, anak kampus aja menghina rion karena rion curang di pertandingan, gue yakin rion pasti akan jadi dibenci oleh anak kampus” ucap ciko.
“bagus, ratu kegelapan pasti senang, semakin banyak yang berbuat jahat makan semakin bertambah kuat ratu kita” ucap lawan bicara ciko.
Sedangkan lula, luna dan marisa mengenali suara lawan bicara ciko.
“itu bukannya siara dimas ya” ucap lula.
“iya itu suara dimas, apa maksud mereka bicara seperti itu” ucap luna.
“jadi ciko itu penghianat” ucap marisa tidak menyangka.
“gue tidak tau pasti” ucap lula.
Ciko dan dimas tidak mengetahui bahwa ada lula, luna dan juga marisa, luna juga sudah memvidiokan ciko dan dimas pada saat bicara.
“terus buat mental rion hancur, buat dia frustasi lalu pengaruhi dia untuk membalas orang yang menghinanya dengan begitu semakin banyak orang yang berbuat kejahatan” ucap dimas.
“sudah pasti gue akan melakukan itu, ya udah gue mau pergi dulu, altan mengajak berkumpul di basecamp” ucap ciko.
“ya sudah aku akan menemui ratu untuk memberikan informasi ini” ucap dimas.
Dimas dan ciko adalah orang kepercayaan ratu kegelapan. Ciko sengaja masuk ke genk elang karena ratu kegelapan yakin bahwa ada orang kepercayaan ratu kebikan disana.
Namun sampai saat ini ciko belum juga mengetahui siapa orang kepercayaan ratu kebikan itu, selain ciko ada satu orang lagi orang keprcayaan ratu kegelapan.
Sedangkan dimas, ratu kegelapan sengaja menyuruh dimas masuk ke genk rajawali karena ratu kegelapan pernah beberapa kali melihat mereka berbuat kejahatan dan ratu melihat di jaket mereka bertuliskan rajawali.
Ratu kegelapan menyuruh dimas untuk mencari tau, setelah dimas mengetahui dan melaporkannya kepada ratu kegelapan, ratu kegelapan menyuruh dimas bergabung dengan genk itu.
Sekarang genk rajawali semakin menjadi. Dulunya mereka hanya menganggu pedagang, mereka meminta uang dengan dalih uang keamanan tapi semenjak ada dimas. Mereka semakin benjadi-jadi. Mereka tidak segan menyakiti pedagang itu jika tidak memberikan uang, mereka tidak memandang apakah pedagang itu anak kecil, orang dewasa atau pun orang tua.
“eh mereka mau pergi tu” ucap marisa.
“ya udah ayo kita pergi, sebelum kita ketahuan” ucap lula.
Mereka memutuskan pergi dari sana, mereka akan memberitahukan informasi ini kepada yang lainnya.
. . .
“gue dapat informasi dari anak buah gue kalau rion di lempari oleh orang” ucap bastian memberikan informasi yang dia dapat kepada teman-temannya.
“bagus, biar tau rasa dia” ucao rian senang.
“sepertinya semakin banyak yang membenci rion” ucap bastian
__ADS_1
“semakin banyak yang menghina dia semakin hancur si rion itu, masa bod*h mau dia gil* juga gue tidak peduli” ucap rian merasa senang.
Rian sama sekali tidak merasa bersalah dengan rion akan apa yang telah dia lakukan kepada rion.