Kemampuan Istimewa (Manusia Pilihan)

Kemampuan Istimewa (Manusia Pilihan)
bab 27


__ADS_3

“ah, apes baget aku malah ketinggalan lagi sertifikatnya” ucap rita kesal.


Rita sekarang berada di dalam taksi menuju rumahnya.


Sedangkan lala sudah pergi dari rumah itu. Lala sudah mendapatkan sertifikat serta rekaman cctv yang dia cari.


Kinan, aqila dan gino menemani lala ke kantor polisi untuk menyerahkan bukti itu. Tadi kinan telah menelpon supir untuk menjemput mereka. Kinan bersama lala dan sekar satu mobil sedangkan aqila dan gino menaiki motor.


Sebelum mereka berangkat ke kantor polisi mereka pergi ke rumah sekar terlebih dahulu. Walaupun awalnya sekar kaget melihat kedatangan lala dan tiga orang asing bagi kinan.


“lala siapa mereka ?” tanya sekar.


“ini kakak yang udah tolongin lala tante” jelas lala.


Mereka pun saling mengenalkan nama mereka. Sekar pun menyuruh mereka masuk.


Lala langsung menceritakan semuanya kepada sekar. Sekar yang mengetahui cctv sudah di dapatkan oleh lala, sekar pun langsung mengajak mereka ke kantor polisi.


. . .


“halo gays” ucap dion menyapa yang lainnya.


“loh kok lo sendiri ?” ucap brenden.


“sorry gays” ucap dion.


Dion pun menceritakan semuanya kepada genk elang soal mereka yang tidak bisa datang dan hanya dion saja yang datang.


Mereka pun menangakan soal rion. Dion pun menceritakan semuanya kepada genk elang. Genk elang senang karena sekarang rion sudah tidak lagi di hina oleh orang-orang.


“jadi sekarang rion sudah tidak perlu takut lagi untuk keluar rumah” ucap luna.


Rion sempat terpuruk bahkan tidak berani keluar rumah setelah kejadian di tempat pertandingan ke duanya itu. Makanya saudaranya memutuskan mengunakan kekuatan saja untuk meyelesaikan masalah rion. Mereka tidak tega melihat rion yang terpuruk.


“ya sekarang tidak ada lagi menghina rion” ucap dion.


“bagus deh” ucap lula.


“jadi sekarang mereka lagi menolong lala” ucap neta.


“iya” ucap dion.


“ya udah kalau gitu kita bantuin mereka aja” ucap marisa.


“tidak usah, tadi saudara gue sudah mengabari, masalahnya bisa mereka atasi” ucap dion.

__ADS_1


“oh ya jadi kita mau bahas apa ?” ucap dion menanyakan kepada yang lainnya.


. . .


Rita telah sampai di rumah. Rita melihat rumah sudah kosong tidak ada orang. Bahkan lala juga tidak terlihat.


Bagi rita ini hal bagus, rita pun langsung mencari sertifikat rumah itu. Rita sudah mencari kemana-mana tapi tidak juga ketemu. Bahkan rumah yang awalnya rapi kini sudah berantakan.


Rita mengerutu kesal karena rita sangat yakin tadi sertifikatnya ada. Bahkan tadi ada di tangannya Cuma dia lupa memasukkan sertifikat itu ke dalam tas karena kedatangan lala.


“apa jangan-jangan lala yang ambil sertifikat rumah” pikir rita.


“ya aku yakin pasti lala yang mengambil sertifikat rumah ini, kan dia yang terakhir berada di rumah ini” ucap rita sangat yakin.


“eh tapi tunggu dulu tadi ada juga enam orang yang bersama lala, apa jangan-jangan mereka lagi. Mereka Cuma pura-pura baik tapi sebenarnya mereka itu adalah pencuri” ucap rita berbicara sendiri, menebak-nebak siapa yang sudah mengambil sertifikat rumah yang ingin dia jual.


Rita benar benar pusing memikirkan sertifikat itu.


“aku harus mencari lala, lala pasti di rumah sekar” ucap rita yakin.


Belum juga rita keluar, rita mendapatkan telpon bahwa anaknya masuk ke rumah sakit. Rita sangat syok, cemas dan khawatir. Rita langsung pergi keluar untuk langsung menuju ke rumah sakit.


Namun di luar sudah ada polisi yang akan menangkap rita. Awalnya rita kaget karena lala bersama polisi dan ada juga sekar dan ada juga kinan, gino, aqila, tiara dan rion


Rita yang tidak mau membuang waktu karena ingin cepat-cepat ke rumah sakit untuk melihat anaknya pun langsung menanyakan kepada polisi kenapa datang ke rumahnya.


Rita yang tidak bisa berbuat apa-apa hanya bisa memohon untuk di bebaskan namun sepertinya polisi tidak mengindahkan permohonan rita.


Rita pun pasrah, namun rita memohon kepada polisi untuk memberikan ke sempatan untuk melihat anaknya di rumah sakit.


Sontak saja lala kaget. Sekar pun menanyakan kenapa kinan bisa masuk ke rumah sakit. Rita pun memberitahu semuanya kepada lala dan juga sekar.


Polisi pun mengizinkan rita ke rumah sakit untuk melihat anaknya. Di rumah sakit rita menangis histeris karena anaknya tidak dapat di selamatkan.


Rita di berikan izin untuk ikut pemakaman anaknya. Setelah pemakaman rita langsung di bawa ke kantor polisi. Namun sebelum itu rita meminta maaf kepada lala.


Rita menyesali semua yang dia lakukan dan siap menerima hukuman atas perbuatan yang dia lakukan. Lala juga sudah memaafkan rita.


Sekarang lala tinggal bersama sekar sedangkan rumahnya akan di kotrakkan.


“gue senang akhirnya maslah lala beres dan lala bisa hidup tenang dan bisa sekolah” ucap aqila.


Sekarang mereka berada di cafe.


“iya, tapi kasihan juga ya mamanya lala” ucap kirana.

__ADS_1


“iya juga sih, kehilangan anaknya dan dia juga di penjara” ucap aqila.


“apa pun itu semua ada hikmahnya” ucap tiara.


“ya udah sekarang mendinggan kita ke basecamp elang aja” ucap rion.


“ya gue setuju” ucap gino.


Mereka pun menuju ke base camp elang. Dimana kirana, aqila dan tiara menaiki mobil sedangkan gino dan rion menaiki motor.


. . .


“kita mau membahas soal genk rajawali” ucap lula.


“kenapa dengan genk rajawali ?” tanya dion.


“jadi gini, kita harus menghalangi genk rajawali membuat kerusuhan, kasihankan pedagang, selalu di ganggu oleh mereka” ucap brenden.


“gimana caranya ?” tanya dion.


“na itu yang akan kita bahas” ucap luna.


“itu sebabnya kita ninggu kalian” ucap neta.


“saudara gue sih dalam perjalanan ke sini” ucap dion.


“ya udah kita tunggu mereka saja” ucap altan.


“oh ya gays, soal ciko gimana, dia kan penghianat” ucap marisa.


“gimana kalau kita keluarkan saja ciko dari genk elang” ucap malvin.


“ya gue setuju” ucap lula.


“tapi kita harus mendapatkan bukti lain soal ciko yang bekerja sama dengan dimas” ucap altan.


“bukti apa lagi, yang di dapat oleh marisa itu udah jelas tan” ucap malvin.


“gue yakin dia masih bisa mengelak, kita harus memergoki dia pada saat dia bersama dimas” ucap altan.


“gimana caranya coba” ucap marisa.


Mereka sedang memikirkan bagaimana caranya agar bisa memergoki bahwa ciko bekerja sama dengan dimas.


“gini aja, lo telpon ciko suruh kesini, lo bilang kita kumpul untuk membahas rencana untuk menyerang genk rajawali” ucap neta memberi ide.

__ADS_1


“ide bagus” ucap malvin.


Malvin pun menelpon ciko untuk ke basecamp. Memberitahukan bahwa mereka akan membuat rencana untuk menyerang genk rajawali.


__ADS_2