
Flash back on.
“Sekar, aku ingin bicara dengan kamu” ucap ranti.
“ada apa ranti, kenapa kamu ketakutan seperti ini ?” tanya sekar binggung melihat tingkah sahabatnya itu.
“aku mendengar rita mau menghabisi ku, rita ingin merebut apa yang ku miliki” ucap ranti mulai menangis.
“ya benar kamu, kamu tau dari mana ?” tanya sekar yang masih belum yakin dengan yang di ucapkan rianti.
“tadi aku dengar rita berbicara seseorang, sekar kalau benar ini akan terjadi tolong jaga anakku ya” ucap rianti.
“hus, udah kamu jangan ngomong seperti itu, udah kamu tenangkan diri dulu ya, mungkin kamu Cuma salah dengar” ucap sekar memberi saran.
“ya mungkin saja tapi aku takut saja kalau ini akan terjadi” ucap rianti.
“udah tidak usah dipikirin, mana mungkin rita mau melakukan itu, dia itu kan baik orangnya” ucap sekar.
Rita selalu baik dengan orang orang sekitarnya termasuk sekar dan juga rianti. Rita selalu membantu rianti, rianti memiliki toko sembako yang sangat laris, setiap harinya ada banyak yang belanja di sana.
Rita lah yang selalu membantunya, rita juga sering menjaga anaknya rianti, bahkan rita memasakkan makanan untuk keluarga rianti. Bukan Cuma rianti yang sering di bantu oleh rita tapi sekar juga sering dibantu oleh rita.
Itulah yang membuat rianti dan sekar tidak percaya akan apa yang dilakukan oleh rita.
Rianti pun berusaha membuang rasa takut dan berusaha yakin bahwa apa yang di dengarnya itu salah. Rianti ke rumah rita karena ingin memberikan makanan karena hari ini rianti masak banyak namun urung pada saat rianti mendengar rita ingin membun*hnya.
Rianti pun pulang ke rumahnya namun tanpa rianti sadari ada motor yang melaju kencang dan menabrak rianti. Sekar yang mendengar adanya kecelakaan dari seorang ibu ibu pun ikut pergi ke sana untuk melihat. Sekar sangat terkejut karena yang tertabrak adalah sahabatnya.
Lala juga tidak kalah terkejutnya karena lala menyaksikan sendiri mamanya ditabrak. Pada saat itu lala baru pulang sekolah dan lala ingin memangil mamanya namun mamanya sudah ditabrak oleh orang mengunakan motor.
Lala menangis sejadi jadinya. Sebelum meninggal mama lala kembali meminta sekar untuk menjaga anaknya.
Semenjak mama lala meninggal, lala lebih banyak diam tidak seceria dulu lagi. Rita pun lebih sering ke rumah lala. Menemani dan menghibur lala. Papa lala yang melihat itu pun merasa bahwa lala membutuhkan. Sosok ibu. Akhirnya papa lala menikahi rita.
Rita semakin dekat dengan tujuannya. Sekar sahabat rianti merasa ada yang janggal dengan kematian sahabatnya itu pun mencari tau semuanya. Cukup lama sekar mencari tau akhirnya sekar mengetahui dalang dari kematian sahabatnya.
Sekar pada saat itu kurang yakin bahwa rita lah pelakunya, namun mengingat sekar tidak sengaja melihat rita jahat kepada lala dan teringat akan ucapan sahabatnya itu pun mulai memata-matai rita.
Sekar pun mendengar sendiri pada saat rita berbicara dengan lawan bicaranya bahwa dialah yang menbun*h rianti. Sekar juga sempat merekam pembicaraan rita.
Bukan hanya sekar yang mengetahui semua itu tapi juga papa lala. Terjadi pertengkaran hebat, sekar juga melihat seorang laki-laki membun*h papa lala. Sekar mengenali laki-laki itu. Laki-laki yang berbicara dengan rita waktu itu di rumah rita.
Setelah membun*h papa lala mereka semua pergi termasuk rita. Sekar pun buru buru membuka pintu dan melihat papa lala yang tergeletak penuh darah. Sekar pun langsung teriak yang membuat orang orang datang ke sana.
__ADS_1
Lagi lagi sebelum meninggal papa lala menitipkan lala kepada sekar. Dan memberitahukan bahwa ada CCTV tersembunyi di rumah itu namun papa lala belum sempat mengatakan semuanya papa lala sudah tiada.
Rita yang baru datang pun berpura pura kaget akan keadaan suaminya.
Flash back of.
Lala hanya bisa menangis setelah sekar menceritakan semuanya.
“maafin tante ya sayang” ucap sekar yang juga sedih.
“sekarang kamu tinggal sama tante ya” ucap sekar.
“nggak tante” ucap lala yang sudah tidak memeluk sekar lagi.
“kenapa sayang tante tidak mau kamu kenapa-napa sayang” ucap sekar.
“aku akan ke sana untuk mengambil rekaman CCTV itu tante, aku akan cari” ucap lala penuh tekat.
“tapi bahaya sayang” ucap sekar khawatir.
“aku akan baik-baik saja tante” ucap lala menyakinkan sekar.
“ok, tapi kamu harus hati hati, ini ada hp tante yg udah tidak terpakai, kamu simpan ini, jangan sampai ketahuan sama rita, kalau kamu ada apa apa cepat hubungi tante, disini ada nomor tante” ucap sekar.
“ini ada uang buat kamu” ucap sekar.
“tidak usah tante, aku punya uang” ucap lala.
“kamu dapat uang dari mana sayang” tanya sekar.
“tadi kakak yang tolong aku kasih uang tante” ucap lala.
Lala pun berpamitan untuk pulang kepada sekar.
“assalamualaikum tante” ucap lala menyalami sekar.
“waalaikumsalam hati-hati” ucap sekar.
Sekar sangat khawatir dengan lala tapi sekar yakin rita tidak akan mencelakai lala karena rita pasti butuh uang karena semenjak papa lala meningal, lala lah yang mencari uang.
Apalagi toko itu sudah di jual sudah pasti mereka tidak ada sumber ke uanggan lagi.
. . .
__ADS_1
“assalamualaikum” ucap aqila, kirana dan juga tiara secara bersamaan.
“waalaikumsalam” ucap seorang pembantu.
“silakan masuk non” ucap pembantu lius mempersilakan mereka masuk.
“makasih ya bik” ucap tiara tersenyum, begitu pun
Disaat mereka sampai di ruang tamu, mereka melihat sudah banyak anggota elang yang datang. Mereka juga melihat rion terlihat lesu.
“kita tau ini sulit buat lo rion” ucap tiara.
“gue tidak tau, siapa yang sudah melakukan ini kepada gue” ucap rion sendu.
“lo yang sabar ya” ucap kirana.
“gue rasanya tidak berani keluar rumah” ucap rion masih sendu.
“kita tau ini berat buat lo” ucap kirana.
“gue yakin mereka pasti akan menghina gue, di group aja banyak yang ngomongin itu, bahkan ada yang terang terangan nuduh gue curang, bahkan ada yang telpon gue” ucap rion.
“kita akan bantu lo untuk cari tau siapa pelakunya” ucap tiara.
Ya sekarang mereka sudah memiliki anak buah. Walaupun belum banyak tapi setidaknya mereka bisa bantu.
“terus lo angkat” tanya aqila.
“tidak, gue belum siap dengar hinaan dari mereka” ucap rion.
“tapi bisa saja mereka cuma cari tahu kebenarannya doang, bukan maksud menghina lo” ucap tiara bijak.
“gue, gue saat ini tidak tau harus gimana” ucap rion gundah.
“gino sama dion dimana ?” tanya luis mengalihkan pembicaraan agar mereka tidak lagi membahas hal itu. Setidaknya untuk sementara waktu.
“mereka pergi kampus, palingan bentar lagi pulang. Mereka akan langsung ke sini kok” ucap kirana.
“kita harus cari pelaku penyebar fitnah ini” ucap marisa.
Luis pun langsung melihat ke arah marisa. Marisa yang paham akan tatapan luis pun merasa bersalah.
“gue tau siapa pelakunya” ucap aqila.
__ADS_1
“siapa” tanya rion seketika semua melihat ke arah aqila. Bukan hanya rion tapi yang lainnya juga melihat ke arah aqila.