
Kini mereka sedang berada di sebuah arena balapan dan terdapat seorang wanita yang sedang bersiap menghitung.
1
2
3
Brummm...
Semuanya langsung mengemudikan motornya dengan cepat termasuk pembalap dari genk rajawali. Kini pembalap dari genk rajawali berada di posisi pertama dan pembalap dari genk rajawali memenangkan balapan itu dan langsung mendapatkan hadiah besar sekitar dua puluh juta.
“sahabat gue ni keren banget” ucap temannya memuji
“traktir nih” ucap temannya.
“lo tu yah, traktir aja yang di pikiran lo” ucap temannya sengit.
“ya suka-suka gue lah” ucap temannya songong.
“udah-udah guys kita lihat pertandingan selanjutnya” ucap ica.
mereka fokus kembali melihat pertandingan balapan antar wanita itu, lagi genk rajawali yang menang.
“lo memang hebat dalam balapan ca” ucap ica memuji caca.
“ya dong gue kan juaranya” ucap caca sombong.
“udah yuk gays kita cabut dari sini” ucap bastian berlalu menuju motornya.
Yang lainnya juga mengikuti bastian untuk pergi dari sana.
. . .
Selesai shalat subuh mereka lari pagi di sekitar komplek baru setelah itu mereka bersih-bersih, bersiap-siap untuk ke kampus namun sebelum itu mereka sarapan bersama terlebih dahulu.
“pagi nek, gays” ucap kirana.
“pagi kirana” ucap tiara.
“kalian semua kuliah hari ini ?” tanya nenek anisa.
“ya nek” jawab aqila.
“oh ya nenek hari ini mau kemana ?” tanya dion.
“nenek akan pergi ke super market sama restoran untuk cek soalnya nenek sudah lama tidak ke sana” ucap nenek anisa.
“ok hati-hati ya nek, kalau ada apa-apa kabari kami ya” ucap gino.
“iya” ucap nenek anisa.
“nenek di temani siapa ke sana ?” tanya aqila.
__ADS_1
“nenek di temani bik inah sama pak ujang” ucap nenek anisa.
Bik inah dan pak ujang adalah orang yang selalu menemani nenek anisa. Sebenarnya bik inah dan pak ujang bukan lah pembantu melainkan asisten pribadi nenek anisa.
Namun mereka juga sering membantu pekerjaan para pembantu lebih tepatnya bik inah hanya membantu memasak saja sedangkan pak ujang sering menjadi supir nenek anisa.
Nenek anisa memiliki dua pembantu perempuan dan dua laki-laki.
Mereka saja yang meminta di panggil bik inah dan pak ujang oleh vania sinahara dan juga kenzo raharja. Entah kenapa mereka meminta di panggil bik ijah dan juga pak ujang.
Tugas utama vania sinahara dan juga kenzo raharja mengurus usaha nenek anisa baik yang ada di kota ini maupun di luar kota.
“aku udah selesai, nenek aku berangkat dulu ya” ucap aqila menyalami nenek anisa dengan takzim.
“kita juga sudah, kita berangkat bareng aja” ucap rion.
“bik inah pak ujang jagain nenek ya” ucap gino.
Mereka sudah rapi dengan setelan baju kerjanya.
“siap den, aman” ucap pak ujang.
“tenang saja pasti kami akan menjaga nenek anisa” ucap bik inah.
Mereka pun berpamitan untuk pergi kuliah.
“Assalamualaikum” ucap mereka kompak.
“waalaikumsalam” ucap nenek anisa, pak ujang dan juga bik ijah.
. . .
Reno dan fifian pun menghentikan langkah mereka
“ada apa” ucap reno datar.
“apa maksud lo menyebarkan vidio ini” ucap dimas menunjukkan vidio viral itu.
Genk rajawali sudah menemukan penyebar vidio itu, anak buah bastian lah yang memberikan informasi itu.
“tidak ada” jawab reno datar.
Karena kesal tanpa aba-aba dimas langsung memberikan Bogeman mentah kepada reno. Reno hanya menyeka darah yang keluar dari sudut bibirnya.
“lo udah cari samalah dengan genk rajawali” ucap dimas.
“dim, jangan bikin keributan di sini, lo tidak lihat, anak kampus pada lihatin kita” ucap caca.
Namun caca malah mendapat dorongan dari dimas. Hampir saja caca jatuh untungnya cepat di tangkap oleh rian. Cukup lama mereka saling pandang. Namun cepat-cepat caca mengalihkan pandangannya.
“makasih” ucap caca.
“hmm” hanya deheman saja dari rian.
__ADS_1
“kapan gue cari masalah dengan kalian ?” ucap reno datar.
“dengan lo menyebarkan vidio itu sama saja lo udah cari masalah dengan genk rajawali” ucap dimas.
Namun reno tidak menanggapi malah terkesan cuek tidak peduli.
“Lo emang udah menantang genk rajawali” ucap dimas menunjuk reno.
Lagi reno tidak menanggapi ucapan dimas, yang membuat dimas semakin kesal dan semakin menambah emosi dimas.
“sombong banget lo, baru aja gabung dengan genk elang yang lemah itu lo bangga” ucap dimas mengejek.
Ingin membuat reno marah dan kesal namu tetap saja reno bersikap tenang dan santai. Yang membuat dimas semakin kesal.
“sial, ternyata dia tidak mudah untuk di pancing emosinya” ucap dimas dalam hati.
“kalau lo emang hebat lo datang ke balapan nanti malam, kalau lo dan adik lo itu menang gue akan turuti semua kemauan lo tapi kalau lo kalah lo harus membuat pernyataan soal vidio ini” ucap dimas berlalu pergi dari sana.
Kesal karena tidak berhasil membuat reno marah, atau pun membuat reno bicara yang buruk tentang genk rajawali yang bisa menyulut emosi genk rajawali
. . .
Setelah jam pelajaran selesai dion, aqila dan gino pergi ke kantin untuk menemui kana dan rani. Sedangkan yang lain masih ada kelas dan ada juga yang langsung ke markas genk elang.
“hai kana, rani” sapa aqila.
“silakan duduk” ucap rani lembut. Penampilan mereka benar-benar culun dengan kacamata bulat dan rambut di kepang dua. Begitu juga kana tapi kana rambutnya tidak di kepang dua. Rambutnya hanya di kepang saru.
“apa mereka punya kepribadian ganda ya, beda banget sikap mereka waktu di restoran dengan di sini, gaya mereka cupu habis padahal waktu di restoran gaya mereka ok banget” ucap aqila dalam hati.
“jadi apa keputusan kalian ?” tanya gino to the points.
“aku mau bergabung dengan genk elang” ucap rani cepat. Rani tidak ingin hilang ke kesempatan. Namun dia menjawab dengan menunduk.
“ini kesempatan gue untuk bisa masuk ke genk elang dan menjalankan tugas dari ratu” ucap rani dalam hati.
Tentu saja di dengar oleh dion “tugas apa, dan ratu yang mana ya, ratu kebaikan apa ratu kegelapan” ucap dion dalam hati bertanya-tanya.
“gercep juga ni anak” ucap kana dalam hati.
“kana, apa keputusan kamu ?” tanya dion melihat ke arah kana.
“gue, gue mau” Ucap kana menunduk, khas seperti orang takut. Bahkan suaranya saja tidak terdengar jelas.
“hei kalian jangan menunduk dong, jangan takut kan kalian udah jadi bagian elang” ucap aqila.
Seketika mereka tidak lagi menunduk dan melihat lawan bicara mereka. Aqila juga memberikan alamat markas genk elang.
“jadi benar yang di bilang pika kalau genk elang pindah ke markas milik reno” ucap kana dalam hati.
“ternyata ciko tidak bohong, sekarang genk elang benar pindah tidak lagi di tempat lama” ucap rani dalam hati.
Sedangkan dion mendengarkan ungkapan ungkapan mereka dalam hati.
__ADS_1
“wah sepertinya gue menemukan pelindung dan pengikut ratu kegelapan” ucap dion.
“ya udah kalau gitu aku pergi dulu, gue masih ada kelas, nanti pasti gue datang ke alamat ini” ucap rani dan pergi dari sana.