Kemampuan Istimewa (Manusia Pilihan)

Kemampuan Istimewa (Manusia Pilihan)
bab 29


__ADS_3

Setelah shalat nenek anisa pun menanyakan tentang lala.


“bagaimana dengan lala ?” tanya nenek anisa.


“lala baik-baik saja” ucap tiara.


Tiara pun menceritakan semuanya ke pada nenek anisa.


“alhamdulillah, semoga lala bahagia ya tinggal bersama sekar” ucap nenek anisa.


“amin” ucap mereka kompak sama-sama mendoakan agar lala hidup bahagia bersama sekar.


“ya udah kalian istirahat, besok kan kalian mau kuliah” ucap nenek anisa.


“ya nek” ucap kirana.


Mereka membubarkan diri dari ruang keluarga.


“apa yang sedang kamu pikirkan ?” tanya kirana yang duduk di sebelah rion.


Mereka duduk di kursi depan rumah.


“sebenarnya gue masih penasaran” ucap rion menatap lurus ke depan


“lo penasaran akan apa ?” tanya kirana.


“gue penasaran, kenapa kita tiba-tiba mendapatkan kekuatan ini” ucap rion.


“soal itu gue juga tidak tau” ucap kirana.


“anggap saja ini anugrah buat kita” ucap tiara yang tiba tiba saja langsung bicara yang membuat kirana dan rion kaget.


“lo bisa tidak sih ti, tidak bikin kita kaget” ucap kirana kesal.


“maaf, gue tidak bermaksud bikin kalian kaget” ucap tiara.


“kalau di pikir-pikir iya juga ya, aneh aja kenapa kita tiba-tiba memiliki kekuatan” ucap dion.


“kan gue udah bilang jangan di pikirin, anggap aja ini anungrah, dan kita harus jaga dan gunakan kekuatan ini untuk kebaikan untuk menolong orang” ucap tiara panjang lebar.


“mungkin kita manusia yang terpilih untuk menghadapi ratu kegelapan yang ingin menyebar kejahatan” ucap aqila.


“apa pun itu kita harus mensyukuri apa yang kita dapat dan miliki” ucap gino.


“kita juga harus selalu menyebar kebaikan agar kekuatan kita bertamabah dan kita bisa mengahadapi ratu kegelapan” ucap rion

__ADS_1


“tapi gue jadi takut kalau kita tidak bisa menghadapi ratu kegelapan gue takut kita kalah dan akhirnya ratu kegelapan menguasai dunia dan menyebar kejahatan” ucap kirana.


“kita harus yakin dan percaya bahwa allah akan membantu kita. Nenek juga bilang bahwa ada ratu kebiakan dan pelindung yang juga membantu kita” ucap gino.


“gue jadi penasaran siapa ratu kebaikan dan pelindung kita dan juga ratu kegelapan itu” ucap aqila.


“nenek juga pernah bilang bahwa ratu kegelapan memiliki pengikut” ucap tiara.


“siapa ya pengikut ratu kegelapan” ucap rion.


“apa jangan-jangan pengikut ratu kegelapan itu genk rajawali” ucap dion menebak.


“kenapa lo bisa tiba-tiba bilang kalau genk rajawali itu pengikut ratu kegelapan” penasaran aqila.


“ya kalian lihat sendiri kan kalau genk rajawali selalu berbuat kejahatan” ucap dion.


“iya juga sih” ucap tiara.


“tapi yang gue lihat mereka itu seperti di pengaruhi untuk berbuat jahat” ucap kirana.


“gue rasa salah satu dari genk rajawali itu pengikut ratu kegelapan. Dia mempengaruhi anggota genk rajawali lainnya untuk berbuat jahat” ucap aqila.


“ya gue setuju dengan aqila, pasti salah satu dari genk rajawali itu pengikut ratu kegelapan” ucap gino setuju dengan aqila.


“kita harus mencari tau siapa pengikut ratu kegelapan yang ada di genk rajawali itu” ucap rion


“gue yakin pengikut ratu kegelapan adalah orang yang berpengaruh di genk rajawali” ucap kirana.


“pasti salah satu inti rajawali itu lah pengikut ratu kegelapan” ucap aqila yakin.


“sepertinya kita harus mencari tau tentang ke lima inti rajawali itu” ucap tiara.


“ok mulai besok kita akan mencari tahu tentang mereka” ucap rion.


“ya apapun itu, intinya kita harus saling menjaga dan saling percaya, jangan sampai terpecah karena itu bisa memberi peluang ratu kegelapan untuk mempengaruhi kita untuk berbuat jahat atau mengambil kekuatan kita” ucap dion.


“dan yang terpenting kita harus selalu berbuat kebaikan” ucap rion.


“sekarang kita mendapat kekuatan baru yaitu kita bisa saling berkomunikasi. Bisa di bilang sekarang kita memiliki kekuatan telepati” ucap gino.


“jika ada apa-apa cepat beri tahu, apa lagi sekarang kita mudah untuk berkomunikasi karena sekarang kita memiliki kekuatan telepati.


Setelaj mereka menolong lala mereka merasakan adanya kekuatan baru pada diri mereka mendapatkan petunjuk bajaan bahwa mereka semua memiliki kekuatan baru yaitu telepati.


“kayaknya kita tidak perlu lagi ponsel dengan telepati kita bisa berkomunikasi” ucap tiara polos.

__ADS_1


“aduh mulai ni anak” ucap rion menepuk jidatnya.


“tiara ponsel itu penting juga kalau kita hanya mengunakan kekuatan untuk berkomunikasi yang ada orang-orang akan merasa aneh nanti” ucap kirana.


“masa nanti kita tiba-tiba tau kondisi diantara kita berenam ini sementara kita tidak punya ponsel. Nanti yang ada orang malah curiga kalau kita ini memiliki kekuatan yang ada nanti berbahaya untuk kita” Ucap aqila.


“udah gays tidak, lebih baik kita istirahat, ini udah malam banget” ucap rion menyudahi pembicaraan mereka menganai kekuatan yang mereka miliki.


Mereka akhirnya pergi ke kamar masing-masing untuk istirahat.


. . .


“apa ratu yakin akan mengenalkan mereka satu sama lain” ucap seseorang wanita yang bersama ratu kebaikan.


“sudah seharusnya mereka saling mengenal” ucap ratu kebaikan.


Mereka hanya mengangguk pertanda setuju.


Ya selama ini mereka tidak saling. Mereka hanya menebak saja temannya pada saat menjalankan misi dari ratu kebaikan.


Entah bagaimana caranya ratu bisa membuat mereka tidak saling mengenal. Walau terkadang mereka merasa kenal. Di lihat dari postur tubuhnya mereka merasa mengenalinya. Namun mereka selalu saja tidak bisa memastikan itu.


Ada sesuatu hal yang menghalangi mereka untuk saling mengenali namun ada juga yang saling menganal satu sama lain.


Ratu kebaikan menjadikan mereka empat kelompok dengan dua orang dalam satu kelompok dan tentu saja mereka saling mengenal.


Namun ada juga yang tidak sengaja saling mengenal pada saat mereka mengunakan kekuatan. Namun mereka saling berjanji untuk tetap merahasikan identitas mereka sampai tiba disaat, dimana ratu kebikan memperkenal kan mereka satu sama lain.


Kekuatan para pelindung tidak lah sehebat kekuatan ke enam bersaudara itu.


Orang-orang kepercayaan ratu kebaikan itu pun tidak lagi berusaha mencari tau rekan kerjanya dalam menjalankan misi yang di berikan oleh ratu.


Mereka hanya megenali ratu kebaikan dan dua orang yang selalu bersama ratu kebaikan.


“selamat pagi ratu” ucap marisa.


“ada apa ratu mengumpulkan kami kesini” ucap neta


“apa lagi ini masih pagi ratu, apa nanti mereka tidak akan curiga” ucap seorang laki-laki.


“tidak mereka tidak akan curiga karena mereka sudah berangkat ke kampus” ucap ratu kebaikan.


Pagi ini ratu kebikan mengumpul kan mereka semuanya. Tekat ratu kebaikan sudah bulat untuk saling mengenalkan mereka. Bagi ratu kebiakan sudah saatnya mereka saling mengenal.


“bukalah kain penutup wajah kalian sekarang” perintah ratu ke baikan.

__ADS_1


Tanpa membantah mereka menuruti ucapan sang ratu. Mereka semua sama-sama kaget karena mereka tidak menyangka ternyata selama ini mereka saling mengenal.


__ADS_2