
"Alex, maksudku jiwa Alex sekarang ini sudah tenang di alam lain. Aku, Aku yang menggunakan tubuhnya sejak dia keluar dari ruangan ICU. Hingga akhirnya dia dinyatakan hidup kembali, bahkan sembuh total."
Aizen mendengarkan penjelasan dari Nhao Zhiro, dengan seksama. Memperhatikan bagaimana roh tersebut, yang memiliki aura kuat. Karena adanya dendam yang begitu jelas, menguasai roh Nhao Zhiro.
"Aku sudah menduganya sejak saat itu. Tapi, Aku belum bisa membuktikannya, dan kini telah terbukti. Aku bisa membantumu masuk ke tubuh Tuan Muda lagi. Selagi suhu tubuhnya masih hangat, jiwamu masih bisa masuk. Tanpa ada banyak kendala."
Mata Nhao Zhiro menyipit, mendengar perkataan Aizen. Yang dia pikir sok tahu, padahal sosok Aizen tidak pernah masuk ke dalam daftar perhatiannya selama ini.
"Bagaimana caranya? Ada jimat dari Benjiro, yang menghalangi rohku mendekat ke tubuhnya Alex lagi."
"Jimat?" tanya Aizen, yang tidak mengetahui adanya kekuatan jimat hitam. Yang saat ini sedang di pegang oleh asisten Artha.
"Aku terpental keluar dari tubuh Alex, karena pengaruh jimat hitam itu. Saat ini, jimat hitam miliknya Benjiro di simpan oleh asisten Artha. Dia tidak mengetahui tentang pengaruh besar jimat tersebut. Jadi, bisakah Kamu membantuku?" tanya Nhao Zhiro, yang berharap pada asisten Aizen. Agar bisa membantunya kembali masuk ke tubuhnya Alexander Noir.
"Tentu saja. Aku akan usahakan. Tapi, menurut pengetahuan ku, jika roh sudah pernah memasuki tubuh seseorang, kemudian keluar. Roh tersebut tidak akan bisa masuk lagi dengan mudahnya, karena tubuh tersebut sebenarnya sudah mati. Kecuali kalau jiwa atau roh asli dari tubuhnya itu masih ada, roh yang lain justru bisa merebut dan menempati tubuh orang itu."
Mendengar penjelasan yang diberikan oleh asisten Aizen, Nhao Zhiro membelalakkan matanya. Dia tidak pernah menyangka, jika dia tidak akan bisa masuk lagi ke dalam tubuhnya Alex.
Itu artinya, dia tidak bisa melakukan apa-apa, supaya bisa balas dendam pada Benjiro. Jika dia dalam kondisi yang seperti ini.
Dia ingin memberi pelajaran kepada rekannya yang sudah berkhianat itu, yang pada kenyataannya memang benar-benar sangat licik. Baik terhadap dirinya, maupun dengan keluarga Noir.
"Kamu tadi bilang, jika bisa membantuku?" tagih Nhao Zhiro, dengan perkataan asisten Aizen.
"Aku punya kekuatan. Tapi jika kenyataannya seperti tadi, adanya Jimat hitam, Aku tidak tahu. Apakah bisa berhasil atau tidak."
"Kekuatanku berasal dari dua hal, yaitu dari bawaan lahir dan juga pemikiran. Aku memiliki Reiatsu ( Tekanan Roh ) yang luar biasa. Karena sedemikian luar biasanya, Aku bisa membantu Nhao Zhiro, supaya bisa kembali ke dalam tubuh Tuan Muda Alex. Tapi, kamu akan selamanya menjadi Tuan Muda ku, tidak sama seperti kemarin-kemarin. Atau kembali menjadi dirimu yang dulu." Terang asisten Aizen, yang membuat Nhao Zhiro mengerutkan keningnya bingung, disaat mendengar semua penjelasan yang diberikan olehnya.
__ADS_1
"Aku tidak paham maksudmu." Nhao Zhiro berterus terang, dengan kebingungannya.
Akhirnya asisten Aizen, memberikan penjelasan lagi bahwa, Nhao Zhiro bisa masuk ke dalam tubuh Alex lagi. Tapi hanya untuk tujuan bales dendamnya saja, dia ingat jika dia adalah Nhao Zhiro.
Tapi di saat dendamnya itu sudah terbalaskan, maka jiwanya atau roh nya Nhao Zhiro, akan bersatu dengan kehidupan dari Alexander Noir secara utuh.
Jadi, semua memory ingatan Nhao Zhiro pada masa lalu dirinya sendiri sebagai seorang Nhao Zhiro, hilang. Dan gantikan dengan memorinya Alexander Noir sendiri. Sebagai pemilik tubuh.
"Jika Kamu setuju, Aku akan membantumu. Sebab, sebenarnya Aku memang bertugas melindungi Tuan Muda Alex."
Sekarang Nhao Zhiro harus berpikir cepat, dengan apa yang akan diputuskannya.
"Aku setuju!"
Asisten Aizen, melihat ke arah roh Nhao Zhiro, yang sudah membuat keputusan.
Ini karena asisten Aizen tidak mau jika, Nhao Zhiro akan berbuat sesuatu pada tubuh Alexander Noir, begitu dendamnya terbalaskan. Hanya karena Nhao Zhiro tidak mau menjadi Alexander Noir yang masih sangat muda, menurut Nhao Zhiro sendiri.
Apalagi kedua orang tuanya Alex, juga masih lebih muda dibandingkan dengan Nhao Zhiro.
"Ya. Aku sangat yakin."
Ternyata Nhao Zhiro tetap membuat keputusan yang sama, yaitu mengambil segala resiko. Jika dia tidak bisa mengingat masa lalunya lagi, di saat dia menjadi Nhao Zhiro. Tapi dia seakan-akan terlahir kembali, sebagai Alexander Noir.
Intinya, meskipun jiwanya adalah roh dari Nhao Zhiro, tapi dia tetap menjadi Alexander Noir, sesuai dengan tubuh yang dia gunakan sekarang ini.
Setelah mendengar jawaban yang diberikan oleh Nhao Zhiro, asisten Aizen meminta kepadanya untuk diam di tempatnya sekarang. "Anda diam saja di sini, sampai saat nanti Saya panggil," pinta asisten Aizen, memberikan penjelasan. Sebelum dia berjalan mendekat ke arah asisten Artha.
__ADS_1
Nhao Zhiro menurut. Dia menunggu asisten Aizen, yang akan berusaha untuk mengambil jimat hitam itu. Supaya dia bisa kembali masuk ke dalam tubuh Alex, yang sekarang sedang terbaring di tempat tidur.
*****
"Asisten Artha."
Artha menoleh, saat asisten Aizen menyapa dirinya. "Kamu sudah sampai?" tanya Artha, karena dia memang menghubungi asisten Aizen tadi.
"Bagaimana keadaan Tuan Muda?" tanya asisten Aizen, yang pura-pura tidak tahu. Dan ingin mendengar penjelasan dari asisten Artha, yang ternyata adalah anak angkat dari Tuan Besar-nya, Kenji Hiragama Noir.
Dengan raut wajah yang sedih bercampur marah, asisten Artha menceritakan kembali kejadian yang terjadi di kamar hotel. Di mana tadi Benjiro yang tiba-tiba muncul dan mengacaukan segalanya.
"Apa Anda menemukan sesuatu asisten Artha?" tanya asisten Aizen, memancing Artha, dengan jimat hitam yang telah dia simpan di saku jasnya.
"Aku, Aku tidak menemukan apapun."
Kening asisten Aizen mengerut, mendengar jawaban yang diberikan oleh asisten Artha. Sebab, dari cerita yang disampaikan oleh roh Nhao Zhiro tadi, Artha lah yang menyimpan jimat hitam miliknya Benjiro. Yang udah membuatnya keluar dari tubuh Alex.
"Tadi Aku tiba di kamar Tuan Besar, di saat semuanya sudah berantakan."
Asisten Aizen mendengarkan cerita asisten Artha, dengan atensi penuh. Sebab, cerita versi dari roh Nhao Zhiro dengan asisten Artha ada perbedaan.
Tapi dia rasakan aura panas dan hitam, yang menyelimuti asisten Artha.
'Apakah ini pengaruh dari jimat hitam itu, atau memang ada yang ditutup-tutupi asisten Artha?' tanya batin asisten Aizen, karena merasakan ketidak beresan dari asistennya Nhao Zhiro ini.
Namun asisten Aizen sedikit lebih lega, di saat tangannya menyentuh tubuh tuan Muda-nya Alex, ternyata masih terasa hangat.
__ADS_1
Itu artinya, Nhao Zhiro masih punya kesempatan untuk bisa bersatu kembali dengan tubuh Alexander Noir. Sesuai dengan apa yang tadi dia katakan pada roh Nhao Zhiro.