Kembalinya Sang Mafia

Kembalinya Sang Mafia
Akhirnya


__ADS_3

Pertempuran berikutnya benar-benar tidak bisa ditunda lagi, dengan dendam masing-masing, yang ingin mengalahkan satu sama lainnya. Membuktikan bahwa mereka adalah yang paling kuat.


"Mati Kau!"


"Hiyattt..."


Breggg...


Keratakkk... blugh!


Tarrr... pyarrr...


Glughhh...


Benjiro mengeluarkan seluruh kekuatan Nekomata, yang sudah dikumpulkan, sehingga mengeluarkan suara yang bergemuruh di sekitar tempatnya berada.


Dinding dan tanah yang menjadi pijakan, seakan-akan bergetar, menanggung beban kekuatan tersebut.


Asisten Aizen, yang saat ini sudah bersatu dengan Nhao Zhiro, menjadi Alex yang sebenarnya, menanggapi hal itu dengan senyuman miring.


"Anata wa jibun ga saikyōda to omoimasu ka? Kamu pikir, Kamu adalah yang paling kuat? Tentu saja tidak! Hahaha..."


Alex dengan enteng menanggapi kesombongan dan sesumbar Benjiro, yang mengaku lebih kuat dibandingkan dengan yang lainnya, termasuk kekuatannya saat ini.


Dengan gerakan cepat dan pasti, Alex memutar tangannya, dari belakang ke depan, kemudian menariknya ke atas. Tampak cahaya putih dan menyilaukan mata, kumpul di atas tempat Alex berdiri.


Melihat hal tersebut, Benjiro membelalakkan matanya. Dia tidak percaya begitu saja, dengan apa yang dilihatnya kali ini.


"Kekuatan apa ini? Jika orang-orang biasa yang melihatnya, pasti tidak akan bisa melihat lagi karena silau sinar putih tersebut."


"Hahhh! Anak buahnya dan anak buah ku juga terkena dampaknya semua tidak terkecuali. Aku tidak berdampak karena memiliki kekuatan ini." gumam Benjiro, yang mengagumi kekuatan baru Nhao Zhiro.


Dia tidak mengetahui tentang penyatuan roh Nhao Zhiro bersama dengan asisten Aizen, hingga menjadi satu sebagai Alex.


Tubuh Alex yang selama ini tidak pernah digunakan untuk kegiatan seperti para pemuda pada umumnya, tentu saja masih sangat bagus untuk kekuatan tulang kelenturan otot dan sebagainya sehingga bisa menerima kekuatan yang sangat besar ini.


Alex memiliki kelebihan dalam hal fisik, sehingga kedua roh tersebut langsung bisa menyesuaikan diri.


Hal ini menjadi nilai plus bagi mereka bertiga yang bersatu, meskipun berbeda sebenarnya mereka beda alam dan umur mereka juga tidak sama satu sama lain.


Akhirnya Alex dan Benjiro sama-sama saling menyerang dengan menggunakan kekuatan masing-masing sesuai dengan kapasitas yang mereka miliki. Tapi anak buah mereka, tiba-tiba saja seperti daun kering yang berguguran di musim gugur, jatuh tidak sadarkan diri, terkena imbas dari kekuatan mereka berdua.

__ADS_1


Jadi keduanya benar-benar bertempur satu lawan satu, dengan kekuatan supranatural mereka. Tanpa ada sentuhan fisik antara satu sama lainnya.


Bunyi gemuruh guntur dan kilatan cahaya seperti petir, tampak berlomba dengan awan hitam yang menyelimuti sekeliling mereka berdua. Sehingga tidak terlihat dari jarak jauh.


Seandainya ada orang yang melihatnya dari jawa sekitar 20 atau 25 meter, mereka hanya melihat bola hitam besar besar, yang mengandung listrik.


Kilatan demi kilatan cahaya petir tersebut sama sekali arus listrik, sehingga dari kejauhan justru bola besar hitam itu tampak menarik untuk dilihat.


Hingga tiba-tiba...


Duaaar!


Bola hitam itu pecah, setelah sebuah cahaya putih yang lurus dan besar, bergerak cepat seakan-akan membelah bola tersebut.


Tubuh Benjiro yang mengeluarkan asap hitam pekat tadi, sekarang berserakan. Menyebar di sekeliling tempat tersebut. Sedangkan Alex, terkulai lemas dan ambruk.


Brukkk!


Kini, tempat tersebut sepi dan tidak ada pertempuran lagi, sedangkan anak buah mereka yang tadi tidak sadarkan diri, mulai siuman.


"Apa yang terjadi?"


"Itu Tuan Muda!"


"Ehhh, ini kan sepatu Tuan Benjiro!"


Sekarang mereka semua sibuk mengidentifikasi Tuan mereka masing-masing. Berbeda dengan anak buahnya Nhao Zhiro, yang langsung bisa menemukan tubuhnya Alex.


Mereka segera membawanya ke rumah sakit, begitu juga dengan teman-teman mereka yang mengalami luka-luka akibat perkelahian mereka tadi.


*****


Tiga hari kemudian.


Alex tampak berada di sebuah rumah duka, berikan penghormatan terakhir untuk pamannya, yaitu Benjiro.


Meskipun anggota tubuhnya Benjiro berserakan, tapi anak buahnya berhasil menemukan dan menyatukannya kembali, sehingga bisa disusun di dalam peti, sebelum dilakukan kremasi.


Semua keluarga Noir datang, termasuk asisten Artha, yang masih berada di atas kursi roda. Dia mengalami luka yang cukup serius pada perutnya, sehingga tidak bisa berdiri secara normal beberapa waktu ke depan nanti.


Dia ikut datang dalam acara Shukkan, karena dia juga termasuk keluarga Noir sekaligus ayah biologisnya Alex.

__ADS_1


Shukkan adalah prosesi dimana keluarga untuk terakhir kalinya mengucapkan salam perpisahan kepada orang yang telah meninggal. Kemudian, seluruh petinya akan dipenuhi dengan bunga. Lalu peti akan dibawa menuju krematorium untuk dikremasi.


"Maaf, dan terima kasih sudah menjaga Alex selama ini," ucap asisten Artha pada Rian Noir, begitu mereka selesai melakukan acara Shukkan.


"Kakak tidak perlu merasa bersalah, karena semua ini bukan kesalahan kakak 100%. Ayah juga ikut andil dalam keadaan ini."


Akhirnya semua misteri tentang Alex terbuka, setelah Kenji Hiragama Noir sadar dan menceritakan semuanya pada anaknya, yaitu Rian Noir. Dia menyembunyikan sebuah rahasia tentang Alex, karena ancamannya yang dilakukan oleh Benjiro. Sebab di awal dia merintis usaha, dia ada bisnis kotor untuk menambah keuntungan modal.


Di tambah lagi dengan rahasia kecelakaan yang mengakibatkan Reina Matsushima akhirnya menjadi yatim piatu, karena ayah dan ibunya meninggal dunia di tempat pada saat kecelakaan tersebut. Dan itu penyebabnya adalah Kenji Hiragama Noir juga.


Ternyata semua yang terjadi ini berkaitan dengan Benjiro dengan Kenji. Mereka berdua adalah kunci dari semua permasalahan mereka selama ini.


Saat ini, Kenji masih dalam keadaan koma di rumah sakit, sedangkan Yukito Noir, adiknya Alex, sudah sembuh dan ikut mereka dalam acara Shukkan.


Mereka semua akhirnya saling memaafkan, atas kesalahpahaman mereka di masa lalu. Reina Matsushima juga meminta maaf kepada mantan kekasihnya, asisten Artha, karena menuduh dirinya kabur dan tidak mau bertanggung jawab.


Artha juga meminta maaf pada mamanya Alex, karena salah paham dan tidak meminta konfirmasi terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk kabur dari rumah.


Sekarang semuanya kembali pulang, karena acara terima kasih masih dilakukan 6 jam kemudian.


"Setelah Aku sembuh, Aku ingin pensiun dan hidup ikut bersama kalian di Jakarta."


Asisten Artha mengatakan keinginannya untuk hidup bersama dengan alex di Jakarta. Mengantikan posisi Rian Noir jalankan usahanya di Indonesia.


Sedangkan Rian Noir bersama dengan isterinya, akan berada di jepang, memimpin perusahaan keluarga nari yang ada di sini. Menjaga Kenji Hiragama Noir, bersama dengan anak gadisnya.


"Kapan rencana Alex ke Indonesia?" tanya asisten Artha, untuk mengetahui kepastian keberangkatan anaknya.


"Mungkin seminggu lagi. Jika Paman belum bisa ikut berangkat bersamaku, nanti bisa menyusul atau aku jemput lagi."


Alex tidak bisa memanggil asisten Artha dengan sebutan ayah atau papa, tapi memutuskan dengan memanggilnya Paman.


"Baiklah. Aku akan menunggu hingga aku sembuh," ujar asisten Artha memutuskan.


Semua orang tersenyum, menyambut kebahagiaan keluarga mereka kembali.


***


# Ini end ya gaesss 👏👏👏


Terima kasih atas semua dukungannya 😍😍🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2