Kembalinya Sang Mafia

Kembalinya Sang Mafia
Tekad Benjiro


__ADS_3

Di Jepang ada sebuah gunung yang bernama Osore terletak di Ujung semenanjung Shimokita, dibagian Tohoku Utara.


Gunung ini dianggap tempat yang mirip dengan bulan, tandus dan tidak ada pepohonan.


Disamping itu mengalir mata air sulfur yang mendidih yang menebarkan bau yang tidak sedap, dengan adanya kawah ditengah-tengah. Yang tebentang ke danau Usori. Memancarkan suasana sunyi dan suram bagi bagian orang.


Orang-orang Jepang percaya, bahwa orang yang menyebrangni danau itu, mereka tidak akan pernah bisa kembali untuk selama-lamanya.


Pemandangan danau itu menggambarkan imajiner alam neraka.


Gunung tersebut juga dipercaya sebagai tempat, dimana orang yang masih hidup bisa bertemu dengan orang yang sudah mati.


Dalam istilah lokal, orang yang sudah mati berarti “Telah pergi ke Gunung." Di gunung inilah orang bisa melakukan kontak dengan keluarga yang sudah meninggal.


Dimasa kini, di Jepang, dalam hal melakukan kontak dengan orang-orang yang sudah meninggal diadakan sebuah pestival khusus, yang diadakan dua kali dalam setahun.


Even yang utamanya adalah Festival Ozorezan Jizo di musim panas yang dioadakan di kota di kota Mutsu, dari tanggal 20 hingga 24 Juli.


Festival yang kedua diadaskan pada Oktober dari tanggal 9 hingga tanggal 11.


Orang-orang yang ingin melakukan kontak dengan keluarga yang sudah mati, harus berkonsultasi dengan dukun-dukun atau cenayang.


Cenayang ini biasanya para wanita tua yang dikenal sebagai Itako. Sama seperti yang dilakukan oleh Benjiro saat ini.


Syarat untuk menjadi Itako harus seorang gadis yang belum mengalami menstruasi, harus menyelesaikan ritual Kamitsuke seperti mempelajari nyanyian, doa-doa, dan juga berbagai jenis ramalan.


Wanita yang menjadi Itako ini diyakini telah melakukan pernikahan suci, sinkon. Dalam festival ini, para Itako berkumpul digerbang masuk ke gunung Osore, untuk menjalankan prakteknya.


Alasan orang-orang mengunjungi tempat ini ada yang ingin bertemu dengan anggota keluarganya yang sudah meninggal, tetapi ada juga yang sekedar untuk berlibur saja.


Tidak semua permintaan mengadakan kontak itu berhasil, sebab ketika festival berakhir, para Itako pulang ke rumahnya, dan di sana mengadakan praktek atau konsultasi seperti.


Misalnya saja pemanggilan dewa, pengobatan penyakit, juga dengan cara mengenali roh, penyebab sakit, kemudian mengeluarkan roh yang bersarang dan kekuatan hitam.

__ADS_1


Selain percaya perdukunan, ada bukti agama di tempat suci yang sudah berabad-abad usianya ini.


Di gunung itu juga ada Kuil Entsuji, yang dikelola oleh aliran Budha Zen.


Perngaruh ajaran Budha jelas nampak dengan adanya sejumlah patung Jizo.


Jizo adalah dewa penjaga anak-anak.


Pada musim panas berakhir, patung ditutupi dengan pakaian bayi. Ada makanan, minuman, dan mainan-mainan kecil juga sebagai bentuk persembahan yang dimaksudkan untuk membantu dewa tersebut, dalam merawat anak-anak yang telah meninggal dan berjuang untuk dunia berikutnya.


Di Jepang di kenal dengan jam sibuk para dewa-dewa, sebab banyaknya tugas yang mereka kerjakan.


Dikatakan ada delapan juta dewa, bukan ada di surga, tapi ada di bumi ini. Para dewa juga disebut dengan kami.


Istilah kami adalah gelar bagi roh yang suci dan terhormat, yang juga berpeluang menjadi kami.


Para kami dapat ditemukan di mana saja, termasuk di toilet. Dewa tidak semua baik, sebab dewa ada juga yang jahat, sebagai penggambaran sisi gelap manusia.


Ada yang dinamakan setan Jambalang/ jin (goblin) yang berhidung panjang, yang selalu di pajang di kuil-kuil yang ada gunung di Jepang. Setan ini dikenal Tengu, karena kekuatan gaib yang dimilikya, maka Tengu ini dijadikan tokoh dalam legenda dan cerita-ceita rakyat jepang dulu kala.


Tengu ini sering menyamar menjadi biksu atau biksuni, dengan tujuannya untuk menjerumuskan para biksu. Dia juga dianggap sebagai penyebab penyakit.


Tengu merupakan reinkarnasi dari biksu jahat yang dihukum karena sombang dan tamak.


Tapi Tengu juga ada yang berguna, sebab menurut legenda, para tengu mengajari beberapa rahasia beladiri dan strategi militer.


Tengu dan pembasmi Iblis adalah hasil impor kebudayaan luar Jepang, yaitu Kappa. Yang memiliki sifat Jahat, dengan memikat anak-anak dan pencuci wanita ke dalam air, kemudian menenggelamkan mereka.


Untuk menghindari hal itu, seseorang harus menyapa dengan menunduk agar cairan ajaib yang ada di mahkota kepalanya tumpah dan kehilangan kesaksiannya. Atau menawarkan makanan kesukaannya, yaitu ketimun.


Hewan juga memiliki peran yang sangat penting dalam dunia supranatural Jepang.


Mahluk yang mempunyai keajaiban ialah rubah hewan sejenis Tanuki, dan Ular.

__ADS_1


Selain itu banyak lagi seperti kodok, kucing, hingga cacing tanah yang dianggap paling rendah.


Rubah adalah penipu ulung. Dia bisa menipu siapa saja, dan bisa menyamar sebagai siapa saja, untuk menjerumuskan manusia.


Di sisi lain, Rubah juga memiliki sifat murah hati sebagai pembawa pesan dewa. Dengan panen padi yang melimpah, dan sebagai penjaga kuil di Jepang.


Penipu ulung lainnya adalah Tanuki.


Tanuki ini lebih nakal dari iblis sesungguhnya, sebab ketika Tanuki berumur mencapai seribuan tahun, dia akan mendapat kekuatan supranatural yang bisa mengubah wujudnya menjadi benda atau mahluk hidup.


Tapi kekuatan mistik secara khusus dimiliki oleh hewan ular.


Untuk sekarang ini, dalam masyarakat yang penuh dengan ke kontrasan dan kontradiksi ini yang tinggi, tampak melebur dengan kepekaan yang kuat terhadap kemungkinan supranatural.


Orang Jepang yang mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, tetap saja ada sebagian dari mereka, yang kemungkinan besar dalam dompetnya menyimpan jimat.


Hal ini menggambarkan orang-orang Jepang, yang tidak lepas dari dunia Supranatural.


Dan contohnya adalah Benjiro sendiri, yang saat ini sedang menerima kekuatan roh dari luar, yang ditransfer oleh Itako.


Kekuatan roh ini, akan digunakan Benjiro untuk mengalahkan Nhao Zhiro, yang sebenarnya sudah mati di tangannya sendiri beberapa bulan yang lalu akibat tembakkan senjata apinya.


"Aku tidak mau jika Nhao Zhiro tetap menempati tubuh Alex. Aku tidak akan pernah rela!"


Dengan demikian, Benjiro harus memiliki kekuatan yang lebih besar dibandingkan hanya sekedar jimat hitam kemarin.


Dia tidak mau ada kegagalan lagi, sehingga musuhnya itu masih bisa tertawa dan berbangga hati karena tidak bisa dikalahkan olehnya.


Apalagi kalau sampai Nhao Zhiro jauh lebih kuat, setelah mendapatkan tubuh alex yang sempurna.


Benjiro juga dendam dengan adanya asisten Aizen, yang menemani dan menjaga tubuh Alex. Sehingga dia tidak bisa melakukan apa-apa, untuk mencelakai roh Nhao Zhiro maupun tubuhnya Alex sendiri. Agar mereka berdua tidak bisa bersatu lagi. Sebab bikinan besar, jika Nhao Zhiro bisa menggunakan tubuh Alex secara maksimal, maka kekuatannya akan berlipat ganda.


Benjiro tidak tahu, jika kekuatan yang dia inginkan juga memiliki pengaruh negatif untuk tubuhnya sendiri.

__ADS_1


__ADS_2