KENANGAN BURUK

KENANGAN BURUK
Part 15


__ADS_3

Setelah mandi dan bermakeup ria. Nisa pun keluar kamar menuju meja makan di sana sudah ada ayah dan ibu nisa yang tengah menunggu nisa.


" Paagi semua " kataku sambil tersenyum ke ayah dan ibu. " Pagi juga sayang " kata ayah dan ibu. Kami pun sarapan bersama dan mengobrol bercerita kegiatan kami kemaren.


" Ibu ayah, nisa berangkat duluannya takut telat. Nisa mau naik ojek online aja. Nisa gaa bareng ayah lagi kasian sama ayah kalau nganterin nisa dulu ke kantor " kataku sambil mencium tangan kedua orang tuaku lalu berjalan ke arah pintu


" Eeeh tunggu sayang. Kamu ke kantor mau berpakaian seperti itu " kata ibu melihat baju kerjaku. Nisa pun berbalik dan melihat pakaiannya " Emang ada yang anehnya bu nisa pakai ini. Kan biasanya nisa berpakaian begini kalau mau kerja " anehku.


Ibunya nisa berjalan mendekat ke anak cantiknya dan memunjukan ke baju kerja nisa yang sedikit ke pendekan " Ini looh sayang rok kamu kependekan. Emang kamu gaa risih pake rok seperti itu. Nanti banyak laki laki yang melihat " kata ibu.

__ADS_1


" Ooooh itu. Emang rok nisa kependekannya bu " pertanyaanku ke ibu. " Iya kependekan menurut ibu. Emang baju kerja kamu pada kemana " kata itu berbalik tanya ke aku. " Ibu lupanya kan baju kerja aku pada kotor dan belum di cuci sama ibu. Ya udah nisa pake yang ini kalau gitu nanti nisa ke mall deh sama tia dan lia. Siapa tau mereka mau mengantar sekalian shoping dan jalan jalan " penjelasanku.


" Ya sudah terserah kamu saja. Ibu ga mau terjadi apa apa sama anak cantik ibu ini " sambil membelai rambutku. " Sudah sudah cepet berangkat nisa katanya takut telat " kata ayah yang masih duduk di meja makan.


Sesampainya di kantor semua orang sampe ke office boy dan girls pun turut memperhatikannya yang cantik dan sedikit seksi.


Sesampainya di ruangan CEO nisa takut memasuki ruangan tersebut. Takutnya di sebut penggoda bos besar. Sekertarisnya pun melihat nisa dengan tatapan tajam ke arahnya.


" Huuuuft sudahlah nisa masuk saja. Semoga saja pak naufal belum datang atau tidak masuk hari ini " gurauannya. Sebelum nisa masuk pintu itu pun terbuka betapa kagetnya nisa melihat bosnya sudah datang dan berdiri di depannya saat ini.

__ADS_1


" Ngapain kamu masih berdiri di situ cepat masuk. Pekerjaan mu sudah menanti saya tidak menggaji kamu untuk bermalas malasannya " katanya dengan ketus kepadaku.


" Iiiiya pak. Ini juga saya mau masuk tapi bapak sudah keluar duluan. Kan saya jadi kaget. Ya sudah kalau gitu saya masuk duluan pak " sedikit gugup. Nisa pun masuk ke ruangannya disusul oleh naufal


Tanpa nisa sadari naufal sedari tadi memperhatikannya dari ujung rambut hingga ujung kaki.


Cantik dan sekasi sekali kamu. Semoga iman saya kuat untuk tidak melakukan hal buruk ke kamu. Sungguh aku terpesona akan kecantikanmu kali ini. kata naufal sambil mengikuti nisa di depannya.


Naufal pun sekali kali mencuri pandang ke nisa yang tengah sibuk dengan pekerjaannya. Lagi lagi naufal menelan ludahnya. Ia pun mempertahankan imannya agar tidak tergoda

__ADS_1


__ADS_2