
Orang tua nisa yang melihat anaknya sudah cantik dan rapi. Yang menghampiri mereka di ruang tv.
" Yah bu, nisa pamit dulu. Nisa mau bertemu dengan lia dan tia. Katanya mereka kangen sama aku. Boleh kan nisa keluar hari ini " kata nisa.
" Tapi kamu harus hati hati di jalan. Ingat kamu engga sendiri sekarang. Di perut mu ada si munggil " kata ibu.
" Benar kata ibu mu nak. Ayah ga mau terjadi apapun sama anak dan cucu ayah " kata ayah.
" Insya allah nisa bisa jaga diri kok. Kan cuma ketemu sama lia dan tia doang kok " kata nisa.
" Ya sudah ayah dan ibu izinkan. Ingat pulang sebelum maghrib "
" Oke bos. Siap laksanakan. Kalau begitu nisa pamit dulu. Assalamualaikum " kata nisa sambil memberi hormat ke ayah dan ibu.
" Waalaikusalam " kata ayah dan ibu
Baru keluar lagi dari rumah semenjak kejadiaan naas tersebut. Hanya sesekali ia keluar itu pun untuk mengecek kandungannya saja.
Tak butuh lama nisa telah sampai di tempat janjian. Nisa melihat ke segala arah untuk mencari keberadaan ke dua temannya itu.
" Nisa. Sebelah sini " kata lia dengan melambaikan tangan
Nisa yang melihatnya langsung menghampirinya. Mereka berdua terkejut melihat nisa. Apa lagi di bagian perutnya.
" Nis, ka kamu hamil? " tanya lia.
Di jawab dengan anggukan kepala nisa. Tia dan lia keheranan. Sejak kapan nisa menikah. Banyak pertanyaan yang ingin mereka tanyakan ke nisa.
" Sudah berapa bulan nis? Dan maaf kapan kamu menikahnya? Bahkan kami tak di undang " tanya tia
" Satu satu dulu tanya nya. Pertama kandungan ku sudah masuk bulan ke 6. Dan yang ke dua aku belum menikah sama sekali " jawab nisa.
" Lalu kalau belum menikah terus ini gimana jadinya " kata lia menunjuk ke perut nisa
" Kita makan dulu. Abis itu aku ceritain ke kalian. Kenapa aku bisa begini. Oke 👌 " kata nisa
Lia dan tia melihat nisa yang sedang melahap makanannya. Mereka saling pandang. Apa semenjak nisa hamil nafsu makannya bertambah. Mereka tau selama ini nisa susah sekali untuk makan.
__ADS_1
" Pelan pelan saja nis makannya. Tidak ada yang akan mengambilnya " kata tia.
" Tau kami nis. Seperti orang yang tidak makan beberapa hari saja " kata lia
" Aku sudah lama tak makan makanan ini. Kalian tau semenajak aku hamil aku tak pernah keluar rumah. " kata nisa yang masih mengunyah makanannya.
" Kenapa? " tanya lia
" Tak di izinkan oleh ayah dan ibu. Aku sendiri tak tau kenapanya. Ya aku ikutin aja permintaan mereka untuk tidak keluar rumah " kata nisa sambil menjelaskan.
Mereka bertiga sudah selesai makan. Tia dan lia masih menunggu penejelasnya nisa.
" Terus kapan kamu mau cerita ke kita. Kami menunggu loh nis " kata lia
" Oke oke aku jelaskan. Jadi gini bla bla bla bla. Begitu lah ceritanya. Dan jadi lah si mungil ini " sambil mengelus perutnya.
" Kita turut bahagia kalau kamu bahagia nis. Kita mohon kalau kamu punya masalah bisa cerita ke kita. Kamu tidak sendiri. Kamu punya kita yang akan selalu ada buat kamu nis " kata lia sambil memeluk nis.
Nisa sangat terharu plus bahagia mempunyai sahabat yang benar benar perduli akan dirinya.
Terima kasih ya allah aku di berikan sahabat sahabat seperti mereka. Aku ingin terus seperti ini ya allah. batin nisa
Nisa pulang dengan menggunakan taxi online. Sembari menunggu ia memainkan ponselnya. Ia melihat salah satu berita yang sedang trending. Yaitu kedekatan naufal dengan seorang perempuan dari keluarga surya.
Tak ada rasa bersalah sedikit pun kamu mas. Aku di sini tersiksa. Setiap pagi aku mual dan muntah. Itu karna kamu meninggalkan benih mu di rahimku. Dan kini dia sedang berkembang. Tak ada niatan sedikit kamu meminta maaf kepadaku mas. Malah kamu dekat dengan perempuan lain. Sakit mas hati ku melihat berita ini. Entah sejak kapan aku punya perasaan ini sama kamu. Mungkin allah menggantikan kamu dengan anak kamu mas. Dia yang akan menjaga aku. batin nisa.
Nisa tak kuasa untuk membendung air matanya. Akhirnya tumpah ruah di pipi nisa. Ia merasakan benar benar sakit hati untuk kali ini.
Taxi yang nisa pesan sudah datang. Tapi nisa tak menyadarinha. Malah abang taxi sampai mengklakson nisa berkali kali. Nisa yang mendengar klakson langsung menoleh. Dan langsung menghampiri taxi tersebut dan masuk.
" Maaf pak. Saya tidak mendengar suara klakson bapak " kata nisa sembari meminta maaf.
" Tidak apa apa neng. Yang penting kasih bintang 5nya aja. Neng abis nangisnya? Kok matanya merah " tanya pak supir.
" Tidak pak. Saya hanya kelilipan saja " jawab nisa
30 menit kemudian
__ADS_1
Mobil yang membawa nisa telah sampai di depan rumah nisa.
" Berhenti pak. Saya turun di sini saja " kata nisa yang memberhentikan taxi
Akhirnya taxi itu pun berhenti tepat di depan rumah nisa. Nisa segera turun dan memberi ongkos taxi.
Nisa langsung masuk ke rumahnya dan masuk ke kamarnya. Karna keadaan rumah sedang sepi. Ia tak tahu kemana ayah dan ibunya.
Di ceritakan lia yang geram melihat naufal yang sedang bersama perempuan. Ia teringat dengan nasib temannya itu.
Dia enak enakan dengan perempuan lain. Sedangkan nisa lagi kesusahan karna ulahnya. Seandainya aku bisa menampar pipinya aku tak akan menyianyikan kesempatan ini. batin lia.
Naufal yang risih kalau berdekatan dengan cantika. Jelas jelas ia sudah memutuskan tidak menerima perjodohan itu. Kenapa cantika mulai mendekatinya.
" Bisa lepaskan engga tangan lu. Ini di kantor banyak yang liat " kata naufal.
" Berarti kalau di luar kantor aku bisa dong pegangan sama kamu " kata cantika sambil tersenyum.
" Bukan begitu. Disini gue harus kerja. Dan ini masih jam kantor " kata naufal yang berusaha melepaskan tangannya dari cantika
" Biarin aja. Kamu kan CEO di sini. Setahu aku kalau CEO itu kerjanya bebas. " kata cantika
" Tau dari mana kamu " tanya naufal.
" Aku sering baca novel. Kebanyakan kisahnya begitu. Malah kerjaannya di kasih ke sekertarisnya " jawab cantika
" Itu dunia novel. Jadi suka suka penulisnya bikin cerita seperti apa. Ini dunia nyata cantika. Ini dunia nyata. Bukan dunia novel " kata naufal.
Pada hal dia juga begitu. Terkadang iyang yang mengerjakan pekerjaannya. Kali ini dia telah lelah kalau terus di deket cantika. Membuat ia risih akan sikap cantika.
Tinggalkan jejak kalian.
Sebelumnya tekan 🖒 utk like
dan ❤ utk favorit sama jangan lupa kasih komentarnya.
Agar author semangat untuk menulis dan update ceritanya.
__ADS_1
TERIMA KASIH