
Ya allah kuat kan iman ku agar tidak tergoda dengan keindahan ciptaanmu yang ada di depanku ini. Dia sungguh cantik dan mempesona dengan pakaian seperti itu ( dalam hati naufal )
Nisa pun keheranan melihat bosnya yang melamun dan senyum senyum sendiri. " Dasar bos aneh masih pagi sudah melamun. Pasti lagi melamunin yang jorok jorok deh. Lihat sayja ekspresinya itu " kata nisa dengan suara pelan.
Semua berkas sudah di kerjakan nisa tinggal meminta tanda tangan bosnya itu. Berjalan ke meja bosnya yang masih saja melamun.
" Maaf pak mengganggu. Saya ini berkas yang harus di tanda tangani oleh bapak " berdiri di depan naufal.
Naufal pun masih saja melamun dan tak bergerak sama sekali. Membuat nisa keheranan dan sekali lagi nisa memanggil manggil bosnya itu.
" Permisi pak. Ini ada berkas yang harus di tanda tangani bapak " kata nisa sedikit berteriak. Teriakan nisa membuat naufal kaget dan membuyarkan lamunannya. " Astaga nisa. Kamu bisa tidak engga teriak teriak. Ini kantor dan ruang kerja saya. Kenapa mesti teriak teriak sih " kata naufal sedikit marah.
__ADS_1
" Abisnya bapak di panggil diem aja. Lagi mikirin apa sih pak. Sampai sampai mesem mesem sendiri gitu " kata nisa yang sedikit kepo.
" Kamu tak perlu tau. Cukup kerjakan saja pekerjaanmu " kata naufal yang mentanda tangani berkas berkas itu.
" Dasar bos aneh. Mungkin dia lagi mikirin yang engga engga deh " kata nisa dengan suara pelan namun sedikit terdengar oleh naufal. " Kamu bilang apa tadi? Saya aneh. Kalau saya aneh saya ga akan punya perusahaaan ini dan semua pegawai pegawainyan Dan kamu juga tidak akan bekerja disini. " kata naufal yang marah.
" Maaaf pak sekali lagi saya minta maaf " sedikit menundukan kepala ( Astaga pada hal alu ngomongnya pelan tapi masih saja di dengar. Di dalam hati nisa )
" mmmmm. Ini berkas berkas kamu saya sudah tanda tangani semuanya " kata naufal memberi kertas kertas ke nisa
Nisa pun berjalan ke meja kerjanya. Ia tak sadar kalau sedari tadi naufal memperhatikannya dari ujung rambut hingga kaki. Membuat naufal sedikit bergairah.
__ADS_1
Ddddddddrrrrrrrrrt. Hp naufal berbunyi salah satu temannya telpon
" Hai bro. Gimana kabarnya ? Maming nongkrong yuk di club xxxxxxx sama anak anak lainnya. Ntar gua calling mereka satu persatuya" kata salah satu temannya
" Ok. Jam berapa ? Kalau sudah pasti kabarin gue aja'a. Sekarang gue lagi sibuk bgt. Sorry bukan gamau telponan tapi pekerjaaan yang menumpuk " Penjelasan naufal.
" Santuy aja sih bro. Gue juga tau lu CEO terkaya di kota ini. Pasti pekerjaanya segunung tapi lu gaa suntuk di kantor mulu " kata teman naufal.
" Suntuk mah pasti. Ya sudahnya gue matiin dulu teleponnya. Sorrynya bro. Nanti kabarin lagi aja. Dimana dan jam berapanya " kata naufal dan mematikan handphoneny.
Naufal melihat kenisa yang tengah sibuk dengan pekerjaannya. Naufal berkhayal yang tidak tidak tentang nisa hari ini. Membuat naufal bergairah dan hasratnya meninggi.
__ADS_1
Nisa yang di perhatikan oleh bosnya merasa tak nyaman. Ia pun langsung berdiri dan berjalan ke arah kamar mandi yang ada di dalam ruangan tersebut.
Naufal yang melihat nisa berjalan ke arah kamar mandi pun merasa nisa tau kalau dia sedang memperhatikannya