
" Ma.. Maksud mas apa menghubungi keluargamu ?" tanya nisa.
" Aku memberi kabar bahagia ini kepada kedua orang tuaku nis. Apa kamu keberatan dengan itu " tanya balik ke nisa.
" A.. Aku tak tahu mas " nisa menjawab dengan bimbang.
Apa ini sudah waktunya? Apa tidak terlalu cepat memberi tahukan semua ini kepada keluarga'a? Apakah mereka akan menerima ku dan juga anakku ini. Ya allah sejujurnya aku belum siap. batin nisa.
" Setelah ini aku ingin menikahimu nis. Sejujurnya aku suka sama kamu dari dulu kita sekolah SMA. Dan entah kenapa aku mulai tergoda denganmu. A..Aku minta maaf atas kesalahanku yang amat banyak ini nis " kata naufal dengan mata yang berkaca kaca.
" Apa keluarga mas akan menerimaku juga bayiku. Dan akankah mereka juga merestui hubungan kita ini mas. Aku tak ingin menikah tanpa restu dari orang tua kita mas " jawab nisa dengan lantang.
" Akan ku pastikan mereka akan menerimamu dan anak kita nis " kata naufal dengan percaya diri.
" T..Tapi aku takut mas. Aku tak bisa membayangkan itu semua " ketakutan nisa.
" Kamu percaya sama aku nis. Walau mereka tak merestui kita. Kita tetap akan menikah. Ada atau tidaknya restu mereka " jawaban naufal.
Naufal yang melihat nisa yang gugup segera menghampiri dan membawanya ke dada bidangnya lalu memeluknya.
__ADS_1
Nisa yang dalam pelukan naufal merasakan sesuatu di hatinya. Ada perasaan yang aneh untuk saat ini. Jantungnya pun seakan lari secepat mungkin.
1 Jam kemudian
Tok tok tok
( ceklek ) terbuka.
Lia dan tia masuk keruangan inap dan betapa terkejutnya mereka. Dengan apa yang mereka lihat saat ini.
Nisa sedang di peluk oleh bos. Nisa dan Naufal tak menyadari kehadiran mereka berdua.
Sontak naufal melepaskan pelukkannya. Dan terkejut dengan kedatangan karyawannya sekaligus teman nisa.
" Tia, sepertinya kita datang di waktu yang tidak tepatnya " tanya lia ke tia.
" Betul. Kalau begitu kami permisi dulu. Dan lanjutkan apa yang tertunda tadi " kata tia yang menggoda nisa
Wajah nisa memerah mendengar ucapan dari temannya itu. Ia tak habis pikir kenapa dia terbuai akan pelukan yang di berikan naufal.
__ADS_1
" Tidak. Tidak kalian duduk lah dulu. Aku keluar sebentar. Kalian mengobrol lah dulu " kata naufal sambil berjalan ke arah pintu.
Lia dan tia saling memandang satu sama lain. Banyak pertanyaan untuk di pertanyakan kepada nisa.
" Li, Sepertinya bosmu suka sama nisa deh. Liat sendirikan mereka ngapain tadi " tia membisikkan sesuatu.
" Sepertinya begitu. Ntahlah aku tak tahu. Apa kita tanyakan langsung ke nisa " jawab lia
" Jangan. Kita liat aja kisah cinta ini. " kata tia.
Nisa yang memperhatikan 2 sahabatnya yang asyik berbisik bisik di depannya. Entah apa yang mereka berdua bicarakan saat ini.
" Kalian bisik bisik apa siih. Kok aku gaa di ajak siih " kata nisa yang cemberut.
" Kepo. Hahahahahhaha 😁😁😁 " jawaban lia dan tia.
" Kalian curang iiih. Kan aku juga penasaran " kata nisa 😑😑
" 🤔🤔🤔 Nis, sebenarnya apa hubunganmu dengan pak naufal. Aku sendiri tak tahu kalau beliau ada di sini " kata lia yang meletakkan kado yang mereka bawa untuk baby boy.
__ADS_1
" Aku aku tidak punya hubungan apa apa dengan pak naufal " kata nisa yang gugup